Taktik dan Strategi dalam Permainan Bulu tangkis

Taktik dan Strategi dalam Permainan Bulu tangkis

Taktik dan Strategi dalam Permainan Bulu tangkis

Taktik dan strategi adalah komponen yang sangat penting dalam permainan bulu tangkis. Dengan taktik dan strategi yang tepat, seorang pemain dapat memenangkan suatu perrmainan dengan efisien. Taktik dan strategi menunjang pemain untuk bermain secara pandai. Seorang pemain mampu memaksa untuk membuka kelemahan lawannya dan menutupi kelemahannya sendiri dengan tepat. Pemain tidak perlu menghabiskan banyak waktu yang hanya membuangbuang tenaga, ketika taktik yang digunakan mampu menekan lawan. Kalian akan mempelajari taktik dan strategi dalam bermain bulutangkis.

Permainan Bulu tangkis
Permainan Bulu tangkis

Menganalisis Taktik dan Strategi dalam Permainan Bulutangkis

a. Pola Penyerangan dalam Permainan Bulutangkis

Penyerangan yang baik adalah mengunakan tenaga sekecil mungkin untuk mendapatkan poin atau mengalahkan lawan. Oleh karena itu, diperlukan analisis taktik dan strategi dalam bermain agar dapat merealisasikan penyerangan.

Taktik dan strategi penyerangan dalam permainan bulutangkis yang digunakan antara lain dengan menerapkan pola Front and Back, Slide By Slide dan pola Roulier, sedangkan teknik yang dapat digunakan dalam penyerangan adalah pukulan service, pukulan drive, pukulan drop short, pukulan netting, pukulan smash, dan pukulan lob. Agar kalian memahami taktik dan strategi penyerangan dalam permainan bulutangkis, lakukanlah aktivitas belajar berikut ini:

Baca juga :  Prinsip Dasar Pembelajaran Permainan Sepakbola

1) Aktivitas Belajar I

Cobalah kalian lakukan dan analisis permainan 2 lawan 1 berikut ini:

a) Buatlah kelompok masing-masing 3 orang, kemudian tentukan 2 orang sebagai bertahan, 1 orang sebagai penyerang

b) Buatlah lapangan bulutangkis dengan ukuran 4 x 8 meter dengan pembatas tengah net.

c) Pemain penyerang berusaha menyerang ke daerah lawan, sedangkan pemain bertahan berusaha mengembalikan bola agar kembali ke daerah lawan dan tidak jatuh di daerah sendiri.

d) Kalian dapat melakukan permainan tersebut dengan waktu yang ditentukan guru.

e) Pergantian peran penyerang dan bertahan dapat dilakukan untuk memberikan kesempatan pada semuanya.

f) Lakukan permainan itu dengan sungguh-sungguh sambil menerapkan nilai sportivitas, kerjasama, toleransi, dan disiplin.

g) Sebutkan perlengkapan bulutangkis dan ceritakan tentang sejarah singkat bulu tangkis. Lalu buatlah makalah bulu tangkis.

h) Jelaskan perbedaan badminton dengan permainan tenis meja.

Baca juga :

Bermain Bulutangkis dengan Peraturan yang Dimodifikasi

? Variasi Memegang Raket dan Servis

Pola Pertahanan dalam Permainan Bulutangkis

Bertahan adalah cara untuk mempertahankan daerah sendiri, dapat mengembalikan shuttlecock ke daerah lawan melewati atas net dan tidak dapat dikembalikan oleh lawan. Pertahanan yang baik dapat terjadi dengan taktik yang strategi yang tepat. Pola pertahanan antara lain dengan menerapkan pola Front and Back, Slide By Slide dan Roulier. Kebanyakan permainan rally mengharuskan pemain mahir melakukan pukulan lob. Maka pola yang sering dipakai adalah slide by slide yang cenderung bermain lambat, diperlukan daya tahan yang baik, nafas yang panjang, pukulan akurat dan dapat menjelajah sudut-sudut lapangan.

Baca juga :  Keterampilan Gerak Permainan Tenismeja

Agar kalian memahami taktik dan strategi pertahanan dalam permainan bulutangkis, lakukanlah aktivitas belajar berikut ini:

1) Aktivitas Belajar

Cobalah kalian lakukan dan analisis permainan 2 lawan 3 berikut ini:

a) Buatlah kelompok masing-masing 5 orang, kemudian tentukan 2 orang sebagai bertahan, 3 orang sebagai penyerang

b) Buatlah lapangan dengan ukuran 4 x 8 meter dengan pembatas tengah net.

c) Pemain penyerang berusaha menyerang ke daerah lawan, sedangkan pemain bertahan berusaha mengembalikan bola agar kembali ke daerah lawan dan tidak jatuh di daerah sendiri.

d) Kalian dapat melakukan permainan tersebut dengan waktu tertentu atau tergantung dengan banyaknya bola yang masuk di lapangan lawan.

e) Pergantian peran penyerang, bertahan, dapat dilakukan untuk memberikan kesempatan pada semuanya.

f) Lakukan permainan itu dengan sungguh-sungguh sambil menerapkan nilai sportivitas, kerjasama, toleransi, dan disiplin.

Terima kasih telah mengunjungi web kami ! semoga menjadi referensi

 

Random Posts :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *