Arti Penting Bertutur Kata Bersikap dan Berperilaku Sesuai Pancasila

Arti Penting Bertutur Kata Bersikap dan Berperilaku Sesuai Pancasila

Arti Penting Bertutur Kata Bersikap dan Berperilaku Sesuai Pancasila

Bersikap dan Berperilaku
Bersikap dan Berperilaku

Arti Penting Bertutur Kata, Bersikap, dan Berperilaku Sesuai dengan Nilai Pancasila

Bacalah berita berkut ini. Perdebabatan Berujung Perkelahian Berdarah di Lampe Kota Bima, Kahaba .- Perdebatan antara dua orang yang terhitung keluarga di Kelurahan Lampe berbuah perkelahian berdarah. IL (30) harus dirawat intensif di RSUD Bima setelah mengalami luka robek disekujur tubuhnya akibat bacokan pelaku TA (27) yang merupakan ipar nya sendiri.

Berdasarkan kesaksian warga setempat, kedua orang yang bertikai tersebut sebelumnya diketahui terlibat adu mulut di kediaman mertua mereka di Kelurahan Lampe. Pada pukul 19.30 WITA, ketika Ilham dan istrinya hendak pulang menuju Kelurahan Mande, ia dihadang oleh TA yang membawa senjata tajam berjenis parang, sekitar 300 meter dari rumah mertuanya.

Perkelahian yang tidak seimbang pun terjadi, korban dengan tangan kosong tak mampu melawan sehingga jatuh dan menjadi bulanbulanan senjata pelaku. Untungnya, warga yang ada di lokasi berhasil menghentikan dan melerai perkelahian tersebut.

Akibat parang pelaku, korban IL mengalami luka luka bacok pada bagian kepala, tangan, kaki, dan perut. Oleh warga setempat ia kemudian dibawa ke RSUD Bima untuk mendapatkan pertolongan medis, sedangkan pelaku TA melarikan diri dari tempat kejadian.

Terkait permasalahan yang terjadi antara keduanya, pihak keluarga serta sejumlah warga yang ada di lokasi itu enggan menjelaskan.

Istri korban, Emi (29), yang merupakan korban, mengatakan saat kejadian itu dirinya tengah berboncengan dengan suaminya. Setelah dihadang pelaku, Emi mengaku suaminya dikejar pelaku yang membawa parang. Emi melanjutkan, dirinya tidak mengetahui banyak karena saat itu dirinya panik dan menyelamatkan diri.

Sementara itu beberapa saat paska kejadian polisi langsung bergerak melakukan pencarian terhadap pelaku. Anggota Satuan Buru Sergap (Buser) Polres Bima Kota yang dibantu oleh sejumlah warga melakukan penyisiran ke arah pegunungan dekat perkampungan.

Pelaku berhasil diamankan di Kecamatan Wawo saat mencoba kabur menuju Kecamatan Sape. Ia pun telah ditahan di Mapolres Bima Kota untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. [AR*/BS] Sumber : http://kahaba.net/berita-bima/8610/

Apa tanggapan kalian atas peristiwa dalam berita tersebut? Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Apa tanggapan kalian atas peristiwa dalam berita tersebut? Mengapa hal tersebut bisa terjadi?

Peristiwa yang diberitakan di atas merupakan bukti dari begitu pentingnya bertututur kata, bersikap dan berperilaku yang baik sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Hal tersebut merupakan sebuah keharusan bagi mayarakat Indonesia termasuk kalian. Hal ini sangat bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain, dan masyarakat. Manfaat bagi diri sendiri antara lain akan dihargai dan dihormati orang lain, kepribadian akan semakin baik, menimbulkan ketenangan batin, kebahagiaan hidup akan tercapai.

Manfaat bagi orang lain antara lain tidak menyinggung perasaan orang lain, tidak merugikan, tidak mengganggu ketentraman, tidak tersakiti hatinya atau tidak membuat orang lain kecewa atau kesal yang akan menimbulkan kemarahan. Sedangkan manfaat bagi masyarakat antara lain tercipta suasana kehidupan yang harmonis damai dan tentram, apalagi kalau anggota masyarakat melakukannya sesuai ketentuan yang berlaku. Keharmonisan dalam masyarakat sulit tercapai jika anggota-anggota masyarakat tersebut tidak melakukannya sesuai aturan dan tidak memiliki etika serta sopan santun dalam bertutur kata.

Sebaliknya apabila tutur kata, sikap, dan perilaku yang kita tampilkan tidak baik, maka akan memiliki akibat yang merugikan semua pihak. Kasus-kasus perkelahian antarindividu, antarkelompok, atau bahkan antar-kampung sering terjadi karena ketidaksantunan dalam bertutur kata, bersikap dan berperilaku. Saling ejek, saling melontarkan kata-kata kasar, menghina, dan merendahkan lawan bicara dapat memancing emosi yang berujung pada perkelahian. Jangankan kata-kata yang yang memang kasar dan bermuatan penghinaan, kata-kata yang awalnya dimaksudkan untuk bercanda saja pun dapat mengundang datangnya pertengkaran jika disampaikan pada orang lain dan saat yang tidak tepat.

Dengan menggunakan bahasa yang santun, bersikap dan berperilaku yang baik kepada orang lain, berarti kalian telah menunjukkan sikap penghargaannya kepada orang lain serta memperlakukan manusia sebagaimana seharusnya manusia. Sebagai anggota masyarakat, sudah selayaknya jika kalian melatih diri untuk santun dalamberbahasa, bersikap dan berperilaku. Dalam keseharian, kalian bersosialisasi tidak hanya dengan teman sebaya namun juga dengan orang-orang yang lebih tua. Banyak ditemukan kasus terjadinya ketidakhamonisan dan kesalahpahaman antara seseorang dengan orang di sekitarnya, terutama yang lebih tua, karena masalah bertutur kata, bersikap dan berperilaku.

Santun bertutur kata terutama dalam mengemukakan pendapat, begitu juga bersikap dan berperilaku dapat menghindarkan terjadinya kesalah pahaman antara orang-orang yang melakukan kegiatan tersebut. Pendapat yang kita sampaikan harus dilandasi kebebasan yang bertanggung jawab, tujuannya agar pendapat tersebut dapat menyelesaikan masalah, disampaikan secara baik dan benar, mengandung nilai-nilai kebenaran serta tidak menyinggung perasaan pribadi maupun SARA.

TUGAS MANDIRI

1. Amatilah dengan cermat berbagai peristiwa di sekitar kalian, seperti unjuk rasa, penggunaan media sosial melalui internet, pawai, kampanye, dan sebagainya. Pilih salah satu tema untuk menjadi tema kajian kelompok kalian. Kumpulkan berbagai berita atau peristiwa yang terjadi lingkungan kalian yang sesuai tema kelompok. Berita dapat juga diperoleh dari berbagai media cetak, radio, dan televisi.

2. Susun pertanyaan tentang tema yang kalian pilih sesuai materi pembejaran, seperti apa, mengapa, bagaimana, kapan, dan di mana peristiwa tersebut terjadi. Apa akibat dari peristiwa tersebut. Kembangkan rasa ingin tahu dan kritis kalian.

3. Carilah informasi melalui pengamatan, wawancara atau membaca berbagai sumber untuk menjawab pertanyaan yang kalian susun.

4. Diskusikan dengan kelompok hubungan berbagai informasi yang kalian peroleh, seperti persamaan dan perbedaan faktor penyebab, akibat yang ditimbulkan. Buatlah kesimpulan tentang tema kelompok kalian.

5. Susunlah hasil pengamatan dan telaah sesuai tema kalian secara tertulis, dan sajikan di depan kelas.

Bertutur Kata, Bersikap dan Berperilaku Sesuai dengan Nilai-Nilai Pancasila

Bersikap dan Berperilaku

Mengapa bangsa Indonesia harus berbudi pekerti sesuai nilai-nilai Pancasila? Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara merupakan kesepakatan politik ketika negara Indonesia didirikan sampai sekarang memasuki perkembangan global. Sebagai dasar negara tentulah pancasila harus menjadi acuan negara dalam menghadapi tantangan global dunia yang terus berkembang. Pancasila sebagi kepribadian bangsa merupakan ciri atau corak yang membedakan bangsa Indonesia dengan bangsa yang lainnya. Oleh karena itu nilai- nilai Pancasila harus kita wujudkan dalam bertutur kata dan berperilaku kehidupan sehari-hari di manapun berada.

1. Lingkungan Sekolah

Sekolah sebagai wahana Pendidikan kedua setelah keluarga diharapkan mampu berperan serta aktif secara maksimal dalam penanaman nilainilai Pancasila yang saat ini dirasakan terjadi penurunan yang diakibatkan kurangnya kesadaran dari pihak-pihak yang terkait mengenai arti pentingnya berbudi pekerti sesuai nilai-nilai Pancasila. Untuk itu budi pekerti di sekolah harus mencerminkan nilai nilai Pancasila antara lain tidak menghina teman, berbicara sopan, suka menolong, tidak iri atau dengki, dan sebagainya.

2. Lingkungan Pergaulan

Sebagai peserta didik sudah pasti bergaul dengan teman-teman sebaya baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Dalam pergaulan tersebut sebagai warga negara yang baik apalagi sebagai generasi penerus bangsa harus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dengan antara lain tidak menyinggung perasaan orang lain, tidak menyakiti hati orang lain, bergaul tanpa membedakbedakan, dan sebagainya.

Saat ini penggunaan media sosial melalui internet maupun telepon selular menjadi hal yang biasa dalam pergaulan. Beberapa peristiwa terjadi seseorang terjerat hukum karena menggunakan media sosial ini tidak sesuai dengan norma sosial dan hukum yang berlaku. Kita perlu menjaga tutur kata kita baik lisan maupun tulisan agar tetap sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Kebebasan mengelaurkan pendapat tidak berarti bebas bicara apa saja tanpa memperhatikan etika sopan santun yang berlaku.

3. Lingkungan Masyarakat

Dalam kehidupan masyarakat yang beraneka ragam, sudah menjadi keharusan untuk bertutur kata bersikap dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila. Perilaku menghargai penyampaian pendapat secara bebas dan bertanggung jawab di lingkungan masyarakat dapat dilakukan antara lain mengutamakan musyawarah, menghormati perbedaan pendapat, tidak memaksakan kehendak.

4. Lingkungan Bangsa dan Negara

Dalam hidup berbangsa dan bernegara bertutu kata yang sesuai dengan nilai-nilai pancasila sangat diperlukan, mengingat bangsa Indonesia yang beraneka ragam suku, agama, adat istiadat dan golongan. Para penyelengrara negara, atau Dewan Perwakilan Rakyat dalam musyawarah untuk mengambil keputusan sering ter – ja di per bedaan pendapat. Dalam hal ini diperlukan tutur kata yang baik agar tidak menyakiti hati orang lain dan tidak menimbulkan permusuhan.

TUGAS MANDIRI

1. Lakukanlah pengamatan terhadap kehidupan anggota masyarakat di sekitar tempat tinggal kalian berkaitan dengan tutur kata, sikap dan perilaku yang biasa ditampilkan mereka.

2. Tulislah hasil pengamatan kalian dalam bentuk karangan deskripsi sebanyak 6 (enam) sampai 10 (sepuluh) paragraf.

3. Presentasikanlah di depan kelas apabila sudah selesai pengerjaannya.

Refleksi 

Setelah mempelajari berbudi pekerti sesuai nilai-nilai Pancasila, coba kalian renungkan apa yang sudah kalian pelajari? Apa manfaat mempelajari materi tersebut? Apa perubahan sikap yang akan kalian lakukan? Apa tindak lanjut dari pembelajaran ini? Coba kalian ungkapkan di depan kelas atau tulis pada buku tugas masing-masing.

 

Arti Penting Hukum Untuk Kehidupan

Arti Penting Hukum Untuk Kehidupan

Arti Penting Hukum Untuk Kehidupan

Arti Penting Hukum
Arti Penting Hukum

Arti Penting Hukum yang Berlaku dalam Kehidupan Bermasyarakat dan Bernegara

Arti Penting Hukum – Beberapa waktu yang lalu kalian sudah mempelajari hakekat hukum, masih ingatkah apa tujuan hukum? Kali ini akan mempelajari arti penting hukum yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Sebagai mahluk sosial manusia berhadapan dengan lingkungan masyarakat yang memiliki kepentingan dan keinginan yang berbeda-beda.

Arti Penting Hukum – Manusia juga berhadapan dengan sesama manusia yang mempunyai kemerdekaan pribadi, kehendak dan perasaan. Setiap hari manusia saling berhubungan, saling kenal dan saling membutuhkan. Di dalam proses kemasyarakatan itu disamping saling bantu, tolong menolong, tidak jarang terjadi benturan antara satu sama lain, tidak jarang menimbulkan tindakan sewenang-wenang, diskriminatif ketidak adilan yang menggangu hak-hak orang lain dan menimbulkan perselisihan.

Arti Penting Hukum – Perselisihan itu terjadi karena tidak terdapat penyesuaian pendapat atau kehendak. Masing-masing merasa dirugikan oleh yang lain dan masing- masing berpegang pada kebenaran sendiri serta menyalahkan yang lain. Oleh karena itu untuk menghindarkan hal- hal semacam itu, harus ada aturan hukum. Jika warga masyarakat selalu berpegang pada hukum, maka di dalam pergaulan masyarakat akan terjadi suasana tertib dan teratur. Oleh karena itu mentaati hukum adalah kewajiban setiap warga masyarakat.

Arti Penting Hukum – Keberadaan hukum dalam pergaulan hidup bagi warga negara memiliki arti penting dalam membina kerukunan, keamanan, ketenteraman, dan keadilan. Secara singkat, dapat disebutkan arti penting hukum bagi masyarakat, yaitu:

1. Memberikan kepastian hukum bagi warga negara Sebuah peraturan berfungsi untuk memberikan kepastian hukum bagi warga negara. Sebuah negara yang tidak memiliki kepastian hukum sudah pasti akan kacau. Lihatlah negara-negara yang tengah dilanda perang. Perang merupakan salah satu kondisi di mana kepastian hukum telah hancur pada tingkat yang paling rendah.

Arti Penting Hukum – Semua orang dapat bertindak sesuka hatinya, berlaku hukum rimba. Siapa yang kuat akan menguasai yang lemah. Namun dengan adanya hukum maka akan terdapat kepastian hukum.

2. Melindungi dan mengayomi hak-hak warga negara Peraturan hukum juga berfungsi mengayomi dan melindungi hak-hak warga negara. Hakasetiap orang secara kodrati sudah melekat pada diri manusia sebagai anugerah Tuhan. Hukum dibuat untuk menjamin agar hak tersebut terus dijaga. Dengan adanya hukum, orang tidak akan sesuka hati melanggar hak orang lain.

3. Memberikan rasa keadilan bagi warga negara Hukum juga berperan untuk memberikan rasa keadilan bagi warga negara. Hukum tidak hanya menciptakan ketertiban dan ketenteraman, namun juga keadilan bagi warga negara. Keadilan dapat diartikan sebagai dalam keadaan yang sama tiap orang harus menerima bagian yang sama pula. Juga berarti seseorang menerima sesuai dengan hak dan kewajibannya.

4. Menciptakan ketertiban dan ketenteraman Pada akhirnya, hukum menjadi sangat penting karena hukum bisa menciptakan ketertiban dan keterteraman. Masyarakat akan tertib dan teratur apabila terdapat hukum dalam masyarakat yang ditaati oleh warganya. Akan sulit terbayangkan, masyarakat tanpa hukum maka yang terjadi adalah ketidaktertiban dan kehancuran.

1. Amati ketertiban atau ketidaktertiban lingkungan di sekitar kalian, seperti sekolah, pergaulan, masyarakat, bangsa dan negara. Tentukan satu keadaan yang menunjukkan ketertiban atau ketidak tertiban tersebut. 2. Susunlah pertanyaan untuk mengkaji lebih mendalam keadaan tersebut, seperti apa yang sedang terjadi, siapa yang terlibat, apa yang menyebabkan, bagaimana terjadi, apa akibat dari keadaan tersebut, apa manfaat dari keadaan, kapan terjadinya, dan sebagainya. 3. Carilah informasi dengan melakukan pengamatan, wawancara, atau membaca sumber belajar, untuk menjawab pertanyaan kalian. 4. Diskusikan dengan kelompok, hubungan berbagai informasi yang diperoleh dan buatlah kesimpulan tentang arti penting hukum dalam masyarakat 5. Susunlah laporan hasil telaah kalian secara kelompok. Buatlah juga hasil telaah tersebut dalam bentuk bahan tayang secara kelompok. Presentasikan di depan kelas!

Kepatuhan terhadap Hukum dalam Kehidupan Bermasyarakat dan Bernegara

Setiap anggota masyarakat mempunyai berbagai kepentingan, baik kepentingan yang sama maupun berbeda. Tidak jarang di masyarakat perbedaan kepentingan sering menimbulkan pertentangan yang menyebabkab timbulnya suasana yang tidak tertib dan tidak teratur. Dengan demikian untuk mencegah timbulnya ketidaktertiban dan ketidakteraturan dalam masyarakat diperlukan sikap positif untuk menaati setiap norma atau hukum yang berlaku di masyarakat.

Pada bagian ini kalian akan diajak untuk mempelajari materi tentang kepatuhan terhadap hukum. Setelah mempelajari bagian ini, diharapkan kalian mampu menunjukkan contoh perilaku taat terhadap hukum; menganalisis macam-macam perbuatan yang bertentangan dengan hukum; dan menganalisis macam-macam sanksi yang sesuai dengan hukum yang berlaku.

1. Perilaku yang Sesuai dengan Hukum Setelah kalian mengetahui makna hukum dan peranan dari lembaga peradilan, sudah saatnya kalian mengaktualisasikan pengetahuan kalian tentang hal tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Sambil kalian mengaktualisasikan pengetahuan kalian tersebut, melalui buku ini kalian akan dibimbing dan GLDMDNXQWXNPHQJLGHQWL¿NDVLSHUEXDWDQSHUEXWDQ\DQJVHVXDLGHQJDQKXNXP yang berlaku. Dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, kita tidak akan bisa mengabaikan semua aturan atau hukum yang berlaku.

Sebagai makhluk sosial yang selalu berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya, kita senantiasa akan membentuk suatu komunitas bersama guna menciptakan lingkungan yang aman, tertib dan damai. Untuk menuju hal tersebut, diperlukan suatu kebersamaan dalam hidup dengan menaati peraturan atau hukum yang tertulis maupun tidak tertulis. Ketaatan atau kepatuhan terhadap hukum yang berlaku merupakan konsep nyata dalam diri seseorang yang diwujudkan dalam perilaku yang sesuai dengan sistem hukum yang berlaku. Tingkat kepatuhan hukum yang diperlihatkan oleh seorang warga negara, secara langsung menunjukkan tingkat kesadaran hukum yang dimilikinya.

Kepatuhan hukum mengandung arti bahwa seseorang memiliki kesadaran untuk: a. memahami dan menggunakan peraturan perundangan yang berlaku; b. mempertahankan tertib hukum yang ada c. menegakkan kepastian hukum. Adapun ciri-ciri seseorang yang berperilaku sesuai dengan hukum yang berlaku dapat dilihat dari perilaku yang diperbuatnya: a. disenangi oleh masyarakt pada umumnya.

b. tidak menimbulkan kerugian bagi diri sendiri dan orang lain. c. tidak menyinggung perasaan orang lain d. menciptakan keselarasan e. mencerminkan sikap sadar hukum f. mencerminkan kepatuhan terhadap hukum Perilaku yang mencerminkan sikap patuh terhadap hukum harus kita tampilkan dalam kehidupan sehari baik di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, bangsa dan negara. Berikut ini contoh perilaku yang mencerminkan kepatuhan terhadap hukum yang berlaku.

a. Dalam kehidupan di lingkungan keluarga, diantaranya: 1). mematuhi perintah orang tua 2). ibadah tepat waktu 3). menghormati anggota keluarga yang lain seperti ayah, ibu, kakak, adik dan sebagainya 4). melaksanakan aturan yang dibuat dan disepakati keluarga

b. Dalam kehidupan di lingkungan sekolah, diantaranya: 1). menghormati kepala sekolah, guru dan karyawan lainnya. 2). memakai pakaian seragam yang telah ditentukan 3). tidak mencontek ketika sedang ulangan 4). memperhatikan penjelasan guru 5). mengikuti pelajaran sesuai dengan jadwal yang berlaku 6). tidak kesiangan

c. Dalam kehidupan di lingkungan masyarakat, diantaranya: 1). melaksanakan setiap norma yang berlaku di masyarakat. 2). melaksanakan tugas ronda 3). ikut serta dalam kegiatan kerja bakti 4). menghormati keberadaan tetangga disekitar rumah 5). tidak melakukan perbuatan yang menyebabkan kekacauan di masyarakat seperti tawuran, judi, mabuk-mabukan dan sebagainya. 6). membayar iuran warga

d. Dalam kehidupan di lingkungan bangsa dan negara, diantaranya: 1). bersikap tertib ketika berlalu lintas di jalan raya. 2). memiliki KTP 3). memili SIM 4). ikut serta dalam kegiatan Pemilihan Umum 5). membayar pajak 6). membayar retribusi parkir 7). membuang sampah pada tempatnya.

Untuk mengukur sejauh mana kalian telah berperilaku sesuai dengan hukum yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari, isilah daftar gejala kontinum pelakonan dibawah ini dengan membubuhkan tanda silang (x) pada kolom S (selalu), Sr (sering), K (kadang-kadang), P (pernah) atau TP (tidak pernah) yang sesuai dengan keadaan kalian yang sebenarnya!

Dalam kehidupan di lingkungan keluarga

x mematuhi perintah orang tua

x ibadah tepat waktu

x menghormati anggota keluarga yang lain seperti ayah, ibu, kakak, adik dan sebagainya

x melaksanakan aturan yang dibuat dan disepakati keluarga

Dalam kehidupan di lingkungan sekolah

x menghormati kepala sekolah, guru dan karyawan lainnya.

x memakai pakaian seragam yang telah ditentukan

x tidak mencontek ketika sedang ulangan

x memperhatikan penjelasan guru

x mengikuti pelajaran sesuai dengan jadwal yang berlaku x tidak kesiangan

Dalam kehidupan di lingkungan masyarakat

x melaksanakan setiap norma yang berlaku di masyarakat.

x ikut serta dalam kegiatan kerja bakti

x menghormati keberadaan tetangga disekitar rumah

x tidak melakukan perbuatan yang menyebabkan kekacauan di masyarakat seperti tawuran, judi, mabuk-mabukan dan sebagainya. Dalam kehidupan di lingkungan bangsa dan negara

x bersikap tertib ketika berlalu lintas di jalan raya.

x membayar pajak x menjaga dan memlihara fasilitas negara x membayar retribusi parkir

x membuang sampah pada tempatnya 2. Perilaku y

 

Prinsip Yang Menghubungkan Arti Persatuan

Prinsip Yang Menghubungkan Arti Persatuan

Prinsip Yang Menghtubungkan Arti Persatuan

Arti Persatuan – Namun, apabila hal-hal yang berhubungan dengan arti dan makna persatuan Indonesia dikaji lebih jauh, terdapat beberapa prinsip yang juga harus kita hayati serta kita pahami, lalu kita amalkan.Prinsip-prinsip yang berhubungan dengan arti dan makna persatuan Indonesia yang dimaksud adalah sebagai berikut.

Arti Persatuan

Arti Persatuan
Arti Persatuan

a. Prinsip Bhinneka Tunggal Ika

Arti Persatuan – Prinsip ini mengharuskan kita mengakui bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang terdiri atas berbagai suku, bahasa, agama, dan adat kebiasaan yang majemuk. Hal itu mewajibkan kita bersatu sebagai bangsa Indonesia.

b. Prinsip Nasionalisme Indonesia

Arti Persatuan – Kita mencintai bangsa kita, tetapi bukan berarti kita mengagung-agungkan bangsa kita sendiri. Nasionalisme tidak berarti bahwa kita merasa lebih unggul daripada bangsa lain. Kita tidak ingin memaksakan kehendak kita kepada bangsa lain karena pandangan seperti itu hanya mencelakakan kita. Selain tidak realistis, sikap seperti itu juga bertentangan dengan sila Ketuhanan Yang Maha Esa dan Kemanusiaan yang adil dan beradab.

c. Prinsip Kebebasan yang Bertanggung jawab

Arti Persatuan – Manusia Indonesia adalah makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Ia memiliki kebebasan dan tanggung jawab tertentu terhadap dirinya, terhadap sesamanya, dan dalam hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa.

d. Prinsip Wawasan Nusantara

Dengan wawasan nusantara itu, kedudukan manusia Indonesia ditempatkan dalam kerangka kesatuan politik, sosial, budaya, ekonomi, serta pertahanan keamanan. Dengan wawasan itu, manusia Indonesia merasa satu, senasib sepenanggungan, sebangsa dan setanah air, serta mempunyai satu tekad dalam mencapai cita-cita pembangunan nasional.

e. Prinsip Persatuan Pembangunan untuk Mewujudkan Cita-cita Reformasi

Dengan semangat persatuan Indonesia, kita harus dapat mengisi kemerdekaan serta melanjutkan pembangunan menuju masyarakat yang adil dan makmur. Persatuan merupakan modal dasar pembangunan nasional.

Arti Penting Persatuan dan Kesatuan serta Bhinneka Tunggal Ika

Mungkinkah mobil tanpa ban dapat melaju di jalan raya? Dapatkah sebatang lidi dijadikan alat untuk membersihkan lantai? Mobil tidak mungkin berjalan tanpa ada ban walaupun baru dan bensinnya penuh. Kita juga mengetahui bahwa puluhan atau ratusan batang lidi yang disatukan akan lebih berguna untuk menjadi alat kebersihan. Itulah gambaran kehidupan. Dalam kehidupan, seorang manusia tidak akan memiliki banyak arti jika ia sendiri. Ketika bersama setiap orang merupakan bagian dari masyarakat harus bersatu padu mendukung tetap berjalannya tata nilai dan keharmonisan masyarakat.

Apabila semua aspek kehidupan manusia ingin terbentuk secara harmonis, sebaiknya didasari oleh nilai persatuan dan kesatuan. Dalam kehidupan bernegara, pengamalan sikap persatuan dan kesatuan diwujudkan dalam bentuk perilaku, antara lain: 1. mempertahankan persatuan dan kesatuan wilayah Indonesia; 2. meningkatkan semangat Bhinneka Tunggal Ika; 3. mengembangkan semangat kekeluargaan; serta 4. menghindari penonjolan SARA.

Lebih dari 84 tahun yang lalu para pemuda Indonesia telah mengikrarkan bentuk perilaku yang mendukung persatuan dan kesatuan. Ikrar kesepakatan para pemuda tersebut diwujudkan dalam sumpah yang dicetuskan pada tanggal 28 Oktober 1928. Menjunjung bahasa persatuan bahasa Indonesia seperti dinyatakan dalam Sumpah Pemuda merupakan bentuk perilaku mengamalkan tetap tegaknya persatuan dan kesatuan. Salah satu contoh perilaku mendukung persatuan dan kesatuan lainnya, yaitu kita memiliki rasa bangga sebagai bangsa dan negara. Bentuk dari rasa bangga terhadap bangsa dan negara diwujudkan dengan sikap mencintai dan menggunakan produk dalam negeri.

Apabila produk dalam negeri digunakan, dengan sendirinya para pengusaha yang menciptakan berbagai produk dan pegawainya akan tetap memiliki penghasilan dan dapat menciptakan kesejahteraan rakyat Indonesia. Masyarakat Indonesia yang sejahtera akan lebih kuat memiliki bangsa dan negara Indonesia jika dibandingkan dengan masyarakat yang tidak sejahtera. Alinea kedua Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menyatakan, “… merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur”. Oleh karena itu, untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan, seluruh tindakan pemerintah, rakyat, dan bangsa Indonesia harus mengarah kepada terciptanya keadilan dan kemakmuran bagi seluruh bangsa Indonesia.

Menikmati kemakmuran merupakan hak seluruh bangsa Indonesia, seperti mendapatkan pendidikan bagi seorang anak usia sekolah. Pemerintah telah menyatakan wajib belajar sembilan tahun. Artinya, seluruh warga negara Indonesia secara peraturan berhak dan wajib menempuh pendidikan sampai ke jenjang SMP/MTs. Namun, di jalanan sering kita melihat ada anak-anak usia sekolah yang menghabiskan waktunya tanpa mengenyam pendidikan dan melakukan hal yang tidak berguna bersama teman-temannya.

Semboyan Bhinneka Tunggal Ika memiliki makna sesuai dengan keberagaman masyarakat Indonesia saat ini. Pada awalnya Bhinneka Tunggal Ika dahulu hanya untuk menyatukan kehidupan di tengah keberagaman beragama dan keyakinan, ternyata semboyan ini masih sangat sesuai dengan keadaan Indonesia saat ini. Masyarakat Indonesia semakin hari semakin memiliki keberagaman yang sangat banyak. Kita tidak hanya beranekaraga dalam agama, suku bangsa, ras, budaya, dan gender. Namun juga semakin beragam dalam cara berpikir, berpendapat, berorganisasi, partai politik, aliran musik, cara berpakaian, dan sebagainya.