Kumpulan Contoh Soal Pelajaran Bahasa Indonesia

Kumpulan Contoh Soal Pelajaran Bahasa Indonesia

Kumpulan Contoh Soal Pelajaran Bahasa Indonesia

Kumpulan Contoh Soal
Kumpulan Contoh Soal

Awali Hari Bugar dengan Saluran Cerna Sehat

Kumpulan Contoh Soal – Tahukah Anda, memulai hari yang menyenangkan dengan tubuh bugar dan sehat diawali dari tidak mengabaikan kesehatan saluran cerna. Mengapa demikian? Karena, saluran cerna merupakan cermin kesehatan umum, dimana sebagian besar produksi imunitas untuk daya tahan tubuh berasal dari sana. Saluran cerna dikatakan sehat jika: 1. dapat mencerna, menyerap dan memanfaatkan nutrisi secara optimal; 2. fungsi sistem imunitas terjaga sehingga daya tahan tubuh kuat; dan 3. keteraturan usus membuang residu (tinja) yang berisi sisa makanan, kelembapan (air), kumankuman termasuk yang patogen serta berbagai toksin. Pembuangan residu yang tidak teratur dan tidak lancar sangat merugikan, karena akan diserap kembali oleh tubuh, termasuk toksin dan kuman patogen yang ada di dalamnya. Jika hal ini berkelanjutan dapat menjadi masalah berkepanjangan, dan dapat mengganggu sistem tubuh. Bagaimana menjaga saluran cerna agar senantiasa sehat? Berbagai langkah dapat Anda lakukan, antara lain: 1. pola hidup sehat; 2. olahraga teratur; 3. konsumsi makanan bergizi seimbang, empat sehat lima sempurna; dan 4. cukup asupan serat.

Kumpulan Contoh Soal

Hal yang penting perlu diperhatikan adalah konsumsi serat Anda yang sering kurang bahkan terlewat dari daftar makanan sehari-hari. Padahal, fungsi serat sangat penting bagi kesehatan tubuh. Berdasarkan sifat kelarutannya, ada serat makanan larut dan tidak larut; keduanya memiliki fungsi saling terkait untuk saluran kesehatan cerna. – Sifat dan fungsi serat tak larut antara lain menahan air, tidak difermentasi, memberi volume dan berat feses, membersihkan usus besar, memberi rasa kenyang serta memperlambat penyerapan gula. – Sifat dan fungsi serat larut adalah pekat sehingga memperlambat waktu pengosongan lambung dan membuat rasa kenyang lebih lama, difermentasi oleh bakteri-baik usus, memperlambat penyerapan karbohidrat dan lemak, mempengaruhi komposisi bakteri usus menjadi lebih baik (efek prebiotik) dan meningkatkan penyerapan kalsium. Penting diingat bahwa serat bersifat menahan air; hal ini bermanfaat untuk melembapkan, melunakkan dan menambah berat feses. Karenanya, perlu minum cukup air agar fungsi serat optimum. Kemajuan teknologi pangan yang berhasil melakukan ekstraksi serat larut dari makanan tertentu, memberi banyak manfaat. Konsumsi serat dengan volume kecil (tidak memenuhi ruang lambung), namun diperoleh jumlah dan manfaat serat yang besar .

Kumpulan Contoh Soal

Sumber: www.infosehat.com

2. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut tanpa melihat kembali kedua teks bacaan tersebut. a. Bagaimana proses terjadinya keriput dini bagi perokok? b. Apakah efek tar bagi mulut dan gigi? c. Apakah hubungan osteoporosis dengan merokok? d. Apakah hasil dari penelitian Dr. Lenore Launer dari Institute Nasional, Maryland, AS? e. Mengapai wanita hamil yang perokok berisiko cukup tinggi menimbulkan berbagai hal merugikan? f. Bagaimanakah cara menjaga cerna tetap dikatakan sehat? g. Langkah apa saja yang perlu dilakukan untuk menjaga saluran cerna agar senantiasa sehat? h. Apa fungsi serat bagi tubuh? i. Tuliskan perbedaan serat berdasarkan sifat kelarutannya. j. Apa buktinya bahwa serat bersifat menahan air? 3. Buatlah identifikasi atas kedua teks bacaan tersebut dengan mempertimbangkan perbedaan dan persamaannya.

Rangkuman

1. Unsur moral dalam karya sastra merupakan unsur yang disampaikan pengarang dan merupakan makna terdalam dari sebuah karya sastra. 2. Moral yang dimaksud di sini adalah ajaran berkait dengan perbuatan, sikap yang baik atau buruk, kewajiban dan hak seseorang. Moral berhubung dengan akhlak, budi pekerti, ataupun susila. 3. Unsur terpenting yang harus diperhatikan dalam mengidentifikasi puisi adalah bangun struktur puisi serta kata dalam puisi. 4. Kegiatan menanggapi informasi dari beragam sumber berita merupakan kegiatan untuk lebih mengasah daya kritis pendengar atas isi berita. Kegiatan menganggapi suatu berita akan lebih berarti jika dilakukan dengan cara diskusi.

Kumpulan Contoh Soal Refleksi Pelajaran

Jika Anda ingin belajar mengenai nilai-nilai kehidupan, bacalah karya sastra. Selain hiburan, Anda bisa mendapatkan pelajaran moral yang dapat Anda laksanakan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mengikuti pelajaran ini, Anda telah melalui satu tahap ke depan untuk mengenal kebaikankebaikan dalam karya sastra yang universal. Anda pun akan lebih peduli dan peka terhadap kehidupan sosial. Selanjutnya, kegiatan menanggapi berita dari beragam sumber akan melatih Anda menjadi kritis terhadap suatu berita yang disampaikan. Hal ini juga akan mengasah Anda memahami isi berita sesuai dengan situasi terkini. Jadi, Anda tidak akan tertinggal informasi. Semakin sering menyerap informasi, pengetahuan Anda akan semakin luas.

Kumpulan Contoh Soal – Soal Pemahaman Pelajaran 5

Kerjakanlah soal-soal berikut. 1. a. Bacalah kutipan cerita pendek berikut ini

Penyesalan Marni Karya Humam S. Chudori

Sejak di-pehaka, Himawan sering sekali dirawat di rumah sakit. Penyakit asma yang dideritanya sering kambuh. Padahal, sebelum kena pehaka, ia jarang dirawat di rumah sakit kendati tiap bulan mesti mengunjungi dokter. Tragisnya, setelah empat kali dirawat di rumah sakit, Marni mengalami nasib serupa dengan suaminya, yaitu kena pehaka. Sejak itu, neraca keuangan keluarga Himawan mulai goncang. “Jadi orang itu jangan penyakitan,” kata Marni, tatkala suaminya pulang dari rumah sakit, setelah kesekian kalinya ia dirawat. Himawan diam. Betapa tidak, baru dua langkah pasangan suami-istri itu masuk ke dalam rumah, Marni sudah melontarkan kalimat ketus. “Kalau sudah begini, apalagi yang harus dijual?” kata Marni lagi. Himawan tak menyahut. Hatinya terasa sakit mendengar kalimat yang dilontarkan istrinya. Rasanya ia ingin mendaratkan tamparan ke muka perempuan itu jika tidak ingat tubuhnya sendiri masih lemah. Sebetulnya ia ingin langsung ke kamar, tiduran. Namun, setelah mendengar kata-kata istrinya itu tubuhnya langsung lemas. Gemetar. Limbung. Matanya seperti berkunang-kunang. Kepalanya terasa nyut-nyutan. Ia kehilangan tenaga untuk melangkah ke kamar. Karena itu, ia langsung duduk di atas tikar. Di ruang tamu. Rumah itu memang sudah lama tak punya kursi tamu lagi, sudah mereka jual. Sebelumnya beberapa perabotan rumah lain — televisi, kulkas, dan bupet — juga sudah mereka jual. Sejak tak ada meja kursi tamu, di ruangan yang tidak terlalu luas itu hanya ada selembar tikar plastik yang tak pernah digulung. Watak asli Marni baru disadari Himawan setelah anak pertama mereka lahir. Semula sifat buruk istrinya dianggap Himawan sebagai bawaan jabang bayi, lantaran istrinya nyaris tidak mengalami kekosongan. Setelah dua bulan dinikahi Himawan. Sikap dan kelakuan Marni mulai berubah. Ketika pertama kali berhenti haid, Himawan menganggap kelakuan perempuan itu berubah karena mengalami fase ngidam. Himawan menyadari orang yang sedang ngidam — seperti yang sering didengarnya dari orang lain — emosinya labil. Itulah sebabnya lelaki itu berusaha untuk tidak tersinggung. Dia sendiri sangat berharap secepatnya mempunyai keturunan, lantaran terlambat menikah. Bukan sekali dua kali Himawan mendengar cerita tentang kelakuan orang ngidam yang berubah nyleneh. Menjadi manja, gampang cemberut, bahkan serba ingin menang sendiri. Meski pada umumnya orang ngidam cuma ingin makan yang serba pedas atau masam. Kebiasaan orang ngidam seringkali menjadi aneh, kolokan, bahkan tidak jarang membuat suaminya kesal. Ketika Erna — adik Himawan — ngidam bukan hanya sekali menyuruh suaminya membelikan bakso di tengah malam. Widodo pun mengabulkan permintaan Erna. Ia terpaksa mencari makanan yang diminta ‘jabang bayi’. Namun, alangkah kesalnya lelaki itu setelah sampai di rumah. Erna hanya mencoba sesendok kuahnya. Dan, makanan yang diperoleh dengan susah payah itu tidak disentuh sama sekali. Celakanya jika permintaan Erna tidak dituruti, ia akan marah-marah kepada suaminya. Meskipun demikian, Widodo tak berani menolak permintaan ‘sang jabang bayi’. Memang tidak sedikit orang ngidam yang tidak berubah kelakuannya. Tidak ada perubahan perilaku atau kebiasaan kecuali menjadi sering muntah karena perutnya terasa mual. Andaikata tak pernah memikirkan masa depan anak, barangkali, Himawan sudah menceraikan istrinya. Ia sudah merasakan sendiri betapa tidak enaknya menjadi korban perceraian orangtua. Ia dan dua orang adiknya memang produk rumahtangga yang berantakan alias broken home. Ketika masih bekerja, Marni acapkali berkata kepada Rita — tetangga depan rumahnya — kalau dirinya tidak bekerja, kebutuhan rumah tangganya pasti takkan pernah bisa tercukupi. “Berapa sih gaji seorang sopir seperti suami saya?” kata Marni, tatkala mereka belum di-pehaka, mengeluh kepada Rita usai menceritakan penghasilannya. “Sama saja, Mbak,” kata Rita jika tetangga depan rumahnya sudah berkata demikian, Suami saya juga sopir. “Kalau suami Dik Rita lain. Biar sopir tapi sopir kedutaan besar. Pasti gajinya besar. Karena itu, kamu tidak perlu bekerja lagi seperti saya.” Apabila Marni sudah mulai membicarakan penghasilan suaminya, Rita berusaha mengalihkan topik pembicaraan. Waktu itu mereka,  baik Himawan maupun Marni, masih aktif bekerja. Mereka masih punya penghasilan. Namun, setelah di-pehaka Marni tak berani lagi membicarakan gajinya. Ia tak pernah membanggakan penghasilannya. Walaupun demikian, toh ternyata Marni masih merasa lebih hebat dari para tetangganya yang tidak bekerja. Ia memang sering melecehkan wanita yang hanya menjadi ibu rumah tangga. Itu sebabnya tak ada tetangga yang mau dekat dengan Marni, kecuali Rita. Sejak di-pehaka, Marni tidak pernah melamar kerja lagi. Karena, ia sudah tak mungkin bekerja lagi. Pertama, karena usianya sudah di atas kepala empat. Kedua, pendidikannya paspasan. Hanya berijazah slta dan tidak punya ijazah lain. Ijazah dari kursus keterampilan, misalnya.

Kumpulan Contoh Soal – Sumber: Republika,16 September 2007

b. Bagaimanakah unsur intrinsik yang terdapat dalam kutipan cerpen tersebut? c. Bagaimanakah nilai-nilai yang terkandung di dalam cerpen tersebut?

Tentang Contoh Soal Ujian Materi Bahasa Indonesia

Tentang Contoh Soal Ujian Materi Bahasa Indonesia

Tentang Contoh Soal Ujian Materi Bahasa Indonesia

Contoh Soal Ujian
Contoh Soal Ujian

Contoh Soal Ujian – Bacalah dengan seksama !

Berhenti Merokok Sekarang Juga!

Contoh Soal Ujian – Sudah lama gembar-gembor untuk segera menghentikan kebiasaan merokok bergaung di mana-mana. Tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di seluruh dunia. Sebenarnya, apa alasan kita mesti berhenti merokok? Berikut ini beberapa hal yang pantas di ingat jika Anda ingin merokok. 1. Keriput Dini Terikatnya zat karbonmonoksida dalam darah dan bukannya oksigen, menyebabkan terjadinya kekurangan oksigen di berbagai tempat, terutama di kulit. Dengan kata lain, rokok mengurangi aliran oksigen dan zat gizi yang dibutuhkan sel kulit akibat menyempitnya arus pembuluh darah di sekitar wajah. Rokok juga menurunkan kadar air dalam lapisan kulit luar, sehingga terjadi penuaan estrogen yang menyebabkan kulit kering dan keriput. Pada perokok juga ditemukan serabut elatin sampai ke jaringan halus pada kulit yang membuat kulit menjadi kendur dan keriput. 2. Napas Tidak Sedap Warna kuning atau gelap, bahkan cenderung kehitaman biasa kita temui pada perokok berat. Ini karena tar yang ikut masuk saat rokok diisap menempel pada gigi, sehingga gigi menjadi kuning dan lama-lama berubah kecokelatan, bahkan kehitam-hitaman. Selain menodai gigi, partikel rokok juga dapat menjadi perangkap bakteri penghasil bau mulut. Akibatnya, bau mulut tidak hilang-hilang. 3. Bibir Hitam Bibir merah dan segar biasanya tidak akan kita temui pada perokok aktif. Jangan harap Anda, para perokok, akan kelihatan seksi dan segar, apalagi sensual. Rokok dapat mengubah bibir yang tadinya merah dan segar, menjadi ungu kehitam-hitaman. Ini akibat suhu yang cukup tinggi pada rokok. Saat diisap, rokok akan mengubah warna, sehingga kian lama bibir terlihat hitam. 4. Osteoporosis Menurut Dr. Samuel Oetoro, MD, spesialis gizi dari Klinik Nutrifit, Jakarta, rokok menyebabkan pengeluaran kalsium dalam tubuh berlangsung cepat dan cukup banyak. Karena itu, rokok terkait dengan pengeroposan tulang. Tidak heran, sebuah penelitian mengungkap, pada 4.000 kasus patahnya tulang pinggul pada wanita lanjut usia, 1 dari 8 kasus disebabkan oleh hilangnya massa tulang. 5. Mempercepat Penurunan Daya Ingat Perokok berisiko lima kali lipat lebih cepat kehilangan daya ingat di masa tuanya dibandingkan

Contoh Soal Ujian

dengan orang yang tidak merokok. Itulah hasil penelitian Dr. Lenore Launer dari Institute Nasional Mengenai Kesehatan Mental dari Maryland, AS. Para peneliti mengukur fungsi kognitif peserta penelitian dengan menggunakan Mini-Mental State Examination (MMSE). Terbukti, mereka yang tidak pernah merokok, skor MMSE-nya mengalami penurunan 3 poin tiap tahun. Untuk perokok, skor MMSE turun hingga 16 poin per tahun. Perubahan kecil pengukuran skor MMSE akan mengakibatkan perbedaan fungsi mental tahun demi tahun. Perokok akan lebih cepat menurun kemampuan daya ingatnya ketimbang yang tidak merokok. 6. Membahayakan Wanita Hamil Wanita hamil yang perokok berisiko cukup tinggi menimbulkan berbagai hal merugikan, baik bagi bayi maupun dirinya. Anak yang dikandung cenderung akan mengalami penurunan berat badan, kadang bayi lahir di bawah berat badan normal, bayi lahir prematur. Kadar Cu dan asam askorhat (vitamin C) pada plasma darah yang penting untuk membentuk kolagen menurun akibat bahan-bahan yang terkandung dalam rokok. Akibatnya, rahim dan jaringan ikat serviks akan hilang ketahanannya terhadap infeksi. Intinya, rokok menurunkan kekebalan tubuh sehingga meningkatkan risiko infeksi dalam rahim serta kontraksi otot rahim. Inilah kenapa bisa terjadi abortus prematur, terhambatnya pertumbuhan janin, keguguran atau kematian mendadak janin, bahkan terganggunya perkembangan kesehatan fisik dan intelektual anak. 7. Iq Anak Rendah Dengan sendirinya, jika ibu hamil merokok, si janin juga akan mengisap racun-racun yang terdapat dalam rokok. Semua zat gizi yang seharusnya diasup si bayi akan tersingkirkan oleh asap rokok. Akibatnya, janin akan kekurangan gizi. Tentu keadaan ini akan memberi efek domino bagi si bayi. Selain pertumbuhan fisiknya terhambat, kecerdasannya juga akan lambat tumbuhnya. Meningkatnya kebutuhan zat besi akibat memenuhi keperluan pembentukan sel-sel darah yang banyak rusak, menyebabkan berkurangnya persediaan zat gizi lain seperti vitamin B12, C, asam folat, seng, dan asam amino. Zat-zat ini sangat dibutuhkan untuk proses tumbuh kembang sel otak janin. Akibatnya, IQ anak akan rendah.

Contoh Soal Ujian

8. Tuberkulosis Paru (TBC) Dr. Tjandra Yoga Aditama, Sp.P(K). DTM&H, MARS, dari Departemen Pulmonologi & Kedokteran Respirasi FKUI/RS Persahabatan, menyebutkan bahwa merokok juga terkait dengan kejadian TBC. Studi pada pekerja perkebunan di California, AS, menemukan hubungan bermakna antara pravalensi reaktivitas tes tuberkulin dan kebiasaan merokok. Pada bekas perokok, hubungan ini lebih kuat daripada pada mereka yang masih merokok. Data lain menunjukkan hubungan antara kebiasaan merokok dengan tubuerkulosis aktif, hasilnya hanya bermakna pada mereka yang telah merokok lebih dari 20 tahun lamanya. Di AS, para perokok yang telah merokok 20 tahun atau lebih ternyata 2,6 kali lebih sering menderita TBC daripada yang tidak merokok. Kebiasaan merokok meningkatkan mortalitas akibat TBC sebesar 2,8 kali. Angka ini cukup tinggi jika dibandingkan dengan rasio mortalitas pada penyakit jantung iskemik (1,6 kali) dan penyakit serebrovaskular (1,5 kali), walaupun memang jauh lebih rendah dari rasio mortalitas akibat kanker paru, yang 15 kali lebih sering pada perokok dibandingkan bukan perokok. Kaitan ini bisa dijelaskan sebagai berikut. Dengan racun yang dibawanya, rokok merusak mekanisme pertahanan paru-paru. Bulu getar dan alat lain dalam paru-paru yang berfungsi menahan infeksi rusak akibat asap rokok. Asap rokok meningkatkan tahanan pelan napas (airway resistance). Akibatnya, pembuluh darah di paru mudah bocor. Juga merusak sel pemakan bakteri pengganggu dan menurunkan respons

Contoh Soal Ujian

terhadap antigen, sehingga jika benda asing masuk ke dalam paru-paru, tidak ada pendeteksinya. 9. Kanker Paru Penelitian WHO ini mengisyaratkan bahwa kanker paru merupakan penyebab kematian terbesar di dunia dan bertanggung jawab atas 18,7 persen kematian akibat kanker. Data dari Dr. Elisna Syahruddin, Sp.P, Ph.D, di RS Persahabatan, Jakarta Timur, setidaknya dalam sehari ada lebih dari satu kasus kanker. Di tahun 2004 dilaporkan terjadi sekitar 451 kasus keganasan rongga toraks. Meski sampai saat ini belum diketahui penyebabnya. “Risiko kanker paru meningkat erat dengan rokok, entah perokok aktif, perokok pasif, atau mereka yang terpajan dengan bahan-bahan karsinogen seperti asbes dan polusi udara,” kata Dr. Elisna. Sekitar 80 persen insiden kanker paru terkait dengan persoalan merokok. Menurut Dr. Elisna, banyak orang tidak tahu bahwa efek negatif rokok tak hanya dari nikotin. Dimulai dari asap yang membuat iritasi di saluran napas yang dapat mengakibatkan gangguan pada mekanisme pertahanan paru sampai efek negatif lebih dari 45 bahan yang bersifat karsinogen (pemicu kanker). 10.

Contoh Soal Ujian  Penyakit Jantung Prof. DR. Dr. Dede Kusmana, Sp.Jp, FACC, menyebutkan bahwa asap rokok merusak dinding pembuluh darah. Nikotin asap rokok akan merangsang hormon adrenalin. Akibatnya, metabolisme lemak akan berubah dan menyebabkan kadar HDL atau kolesterol baik menurun. Adrenalin akan menyebabkan perangsangan kerja jantung dan menyempitkan pembuluh darah (spasme). Di samping itu, adrenalin menyebabkan terjadinya pengelompokan trombosit, sehingga proses penyempitan akan terjadi, entah di pembuluh darah arteri otak atau jantung, yang menyebabkan terjadinya penyakit jantung koroner. Intinya, orang yang merokok lebih dari 20 batang rokok per hari memiliki risiko enam kali lipat terkena infark miokard dibandingkan dengan perokok pasif. 11. Gangguan Saluran Pencernaan Masih menurut Prof, Dede, rokok meningkatkan asam lambung yang mengakibatkan terjadinya sakit tukak lambung dan usus dua belas jari. Pada perokok, kejadian ini dua kali lebih tinggi dibanding pada yang bukan perokok. Sumber: Tabloid Senior, 6 Juni 200

 

Penerapan Pendekatan Saintifik dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Teks

Penerapan Pendekatan Saintifik dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Teks

Pendekatan teks dan sains terpadu sangat sangat apik dalam pembelajaran bahasa
Indonesia setelah Kurikulum 2013 menetapkan kebijakan menguatkan kedudukan dan
fungsi bahasa Indonesia dalam pendidikan sekolah se¬bagai penghela dan pembawa
ilmu pengetahuan. Dalam kerangka Kurikulum 2013, kekuatan bahasa Indonesia
dirancang pengembangan dan pembinaannya di sekolah melalui proses pembelajaran
berbasis teks. Dengan berbasis teks, bahasa Indonesia diajarkan bukan sebagai
pengetahuan bahasa, melainkan sebagai teks yang mengemban fungsi sosial dan tujuan
tertentu untuk menjadi sumber aktualisasi diri dan mengembangkan kegiatan ilmiah
atau saintifik.
Sebagai sumber aktualisasi diri, bahasa Indonesia yang diajarkan dengan berbasis
teks—baik lisan maupun tulis—menguatkan jatidiri peserta didik untuk bersikap
spiritual menerima, menghargai, dan menghayati keberadaan bahasa kebangsaan
Indonesia yang merupakan anugrah Tuhan Yang Maha Esa. Pada saat yang sama,
penguatan jatidiri itu memantapkan sikap sosial peserta didik untuk berakhlak mulia
serta bertanggung jawab atas keberadaan bahasa Indonesia sebagai identitas diri negara
kesatuan Republik Indonesia. Melalui pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks, di
kalangan peserta didik, tumbuh sikap tangg jawab, setia, dan bangga aka keberadaan
bahasa Indonesia di tengah lingkungan pergaulan dunia global.
Sementara itu, sebagai sumber pengembangan kegiatan ilmiah atau saintifik,
proses pembelajaran bahasa Indonesia yang berbasis teks tersebut ditempuh melalui
tahapan kegiatan peserta didik yang bersistem, yaitu tahap pembangunan konteks dan
pemodelan teks, kerja sama membangun teks, serta kerja mandiri menciptakan teks
yang sesuai dengan teks model. Semua tahapan pembelajaran teks itu, selain terarah
dan terukur, juga dilakukan secara terkendali oleh pendidik atau pembelajar melalui
kegiatan evaluasi/penilaian autentik terhadap proses dan hasil pembelajaran.
Tanpa adanya data yang diperoleh oleh peserta didik, proses pembelajaran bahasa
Indonesia itu tidak akan menghasilkan teks yang diciptakan secara bersama-sama atau
mandiri. Untuk menghasilkan teks yang diharapkan, kegiatan belajar haruslah berawal
dengan pengamatan terhadap gejala alam atau sosial yang menjadi objek pembelajaran
teks dan berlajut dengan tahap mempersoalkan atau mempertanyakan keberadaan gejala diteruskan dengan analisis keterhubungan antarfakta sehingga gejala atau fenomena
yang dipelajari itu dapat disajikan dan dilaporkan dalam bentuk teks yang sesuai dengan
tujuan komunikasi berbahasa Indonesia.
Proses pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks, sebagaimana harapan
Kurikulum 2013, bermaksud mengembangkan dan membina pribadi peserta didik
agar memiliki kemampuan berpikir empiris dan kritis serta tindakan yang produktif
dan kreatif dalam ranah komunikasi berbahasa Indonesia. englishlearning