Membaca Ekstensif Teks Bacaan Nonsastra dan Cara Membaca

Membaca Ekstensif Teks Bacaan Nonsastra dan Cara Membaca

Membaca Ekstensif Teks Bacaan Nonsastra dan Cara Membaca

Teks Bacaan Nonsastra – Membaca dan membaca! Pada pembelajaran ini kita akan belajar membaca. Sebagai seorang terpelajar, Anda tentu gemar membaca. Bahkan, membaca pasti merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi Anda, bukan? Karena itu, Anda pasti senang mempelajari bagian modul ini. Selamat membaca!

Teks Bacaan Nonsastra
Teks Bacaan Nonsastra

Teks Bacaan Nonsastra – Membaca ekstensif berarti membaca luas. Objeknya meliputi sebanyak mungkin teks dalam waktu yang sesingkat mungkin. Tujuan dan tuntutan kegiatan membaca ekstensif adalah memahami isi yang penting-penting dengan cepat sehingga membaca secara efisien terlaksana. Nah, sekarang bacalah teks berjudul Sembilan Langkah Memulai Belajar di bawah ini dengan teknik membaca ekstensif!

Teks Bacaan Nonsastra

Sembilan Langkah Memulai Belajar Oleh DRS. SUKMANA

Teks Bacaan Nonsastra – Belajar merupakan usaha sadar yang dilakukan individu (manusia) untuk memperoleh perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan berdasarkan hasil pengalaman dalam interaksinya dengan lingkungan. Perubahan tingkah laku yang baru tersebut berkaitan dengan kognitif (pengetahuan), afektif (sikap), dan psikomotor (keterampilan). Perubahan tingkah laku yang baru yang tidak disadari dan negatif bukan termasuk kegiatan belajar. Misalnya, mabuk, pingsan, muntah-muntah, dan lain-lain. Belajar bukan kegiatan main-main, tetapi perlu dilakukan secara serius dan sungguh-sungguh. Untuk itu, sebelum Anda memulai belajar, sebaiknya dilakukan persiapan. Karena persiapan yang matang akan menentukan kesuksesan belajar. Hal-hal yang perlu disiapkan sebelum belajar berkitan dengan fisik, material, dan mental-spiritual. Apalagi bagi siswa baru yang harus belajar di lingkungan sekolah baru. Di sini siswa perlu menyesuaikan diri dengam situasi sekolah yang baru. Karena, cara dan strategi belajar di SD berbeda dengan cara belajar di SMP dan SMA. Kalau Anda akan memulai belajar, ada sembilan langkah yang harus Anda ingat dan lakukan. Pertama, buat jadwal belajar. Untuk mengatur kegiatan sehari-hari sebaiknya diatur pembagian waktu yang tersedia. Pembagian waktu ini dilakukan secara garis besarnya saja. Pembagian waktu atau jadwal kegiatan (belajar) gunanya untuk dijadikan pedoman, panduan atau petunjuk, apa yang harus dilakukan dan apa yang mesti dihindari dalam kegiatan (belajar) sehari-hari. Dalam jadwal kegiatan (belajar) tersebut di dalamnya ada urutan atau nomor kegiatan, pembagian waktu, jenis kegiatan yang harus dilakukan, dan keterangan. Jadwal ini tidak bersifat mati sehingga kalau ada kegiatan khusus dan sifatnya temporer, dapat dilaksanakan. Supaya mudah terlihat, tempelkan jadwal kegiatan itu di tempat yang strategis. Kedua, segeralah melangkah. Setelah jadwal kegiatan tersebuat dibuat, segeralah direalisasikan dengan melakukan tindakan nyata. Keragu-raguan akan hilang oleh tindakan. Sesuatu dianggap sulit karena belum dicoba. Sesudah dicoba ternyata mudah dan menyenangkan. Tirulah seorang bayi yang sedang belajar berjalan. Jatuh bangun, tanpa menyerah. Selangkah demi selangkah, akhirnya terampil berjalan.

Teks Bacaan Nonsastra – Ketiga, dapatkan teman untuk belajar. Supaya belajar lebih bersemangat dan bergairah serta untuk menghindari kejenuhan, carilah teman untuk belajar. Bentuk kelompok belajar sebanyak 5-7 orang atau sesuai dengan kebutuhan. Usahakan dalam jumlah anggota kelompok itu ganjil. Hal ini untuk menghindari grup-grupan. Bina dan kembangkan teman atau kelompok belajar tersebut sehingga wawasan ilmu pengetahuan semakin bertambah luas. Keempat, lupakan kesempurnaan. Dalam memulai belajar tentu tidak akan langsung mencapai prestasi belajar yang memuaskan. Karena selama proses belajar tidak akan lepas dari berbagai hambatan, gangguan, dan kesulitan sehingga memengaruhi kelancaran dan keberhasilan belajar.

Teks Bacaan Nonsastra – Di sini Anda dituntut kesabaran dan kesungguhan dalam belajar sehingga semakin hari prestasi belajar dapat ditingkatkan. Pada akhirnya belajar dapat mencapai hasil yang optimal. Kelima, ciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan. Lingkungan belajar yang menyenangkan akan memengaruhi suasana belajar. Tempat belajar usahakan nyaman dan penerangan yang cukup serta tidak banyak gangguan dari luar. Lingkungan belajar yang menyenangkan akan menambah motivasi untuk belajar lebih bersemangat. Keenam, bahas soal-soal latihan. Untuk menambah pemahaman terhadap bahan atau materi pelajaran, perlu latihan yang rutin. Isi dan bahan soal-soal yang ada dalam buku paket atau soal-soal yang dibuat tersendiri sebagai bahan latihan. Apakah materi atau bahan pelajaran tersebut sudah dipahami atau belum? Apabila mengalami kesulitan bisa bertanya kepada guru atau teman yang sudah memahami soal-aoal tersebut. Ketujuh, cari pembimbing. Selama belajar sebaiknya mempunyai pembimbing yang bisa mengarahkan dan mengawasi kegiatan belajar sehari-hari. Langkah ini penting agar Anda selalu termotivasi atau terdorong untuk melakukan langkah-langkah serius yang bisa dipertanggungjawabkan. Pembimbing atau pendamping tersebut bisa orang tua, kakak, guru atau orang lain yang mempunyai kemampuan dalam belajar. Kedelapan, antisipasi perkembangan iptek. Pastikan Anda tidak ketinggalan zaman dalam hal ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Di sini Anda harus peka terhadap perkembangan iptek. Oleh klarena itu, harus memanfaatkan berbagai sumber belajar yang ada dalam masyarakat. Sumber belajar tidak hanya dari guru dan buku paket , tetapi juga bisa memanfaatkan media massa, baik media elektronik (radio, televisi, internet) maupun media cetak (koran, majalah, tabloid). Dengan demikian,

Anda harus aktif dan kreatif dalam mencari berbagai informasi yang aktual berkaitan dengan iptek. Kesembilan, ingat cita-cita. Menyusun tujuan belajar dan menciptakan cita-cita baru bisa menyegarkan semangat seperti awal mula merintis belajar. Tujuan belajar dan cita-cita masa depan dapat dijadikan motivasi atau pendorong yang kuat untuk lebih menggairahkan belajar. Setiap ingat cita-cita masa depan, maka akan terpacu dan bergelora dalam dada untuk belajar lebih sungguh-sungguh. Akhirnya, setelah setiap langkah dilalui dan dilaksanakan, evaluasilah. Apakah kegiatan belajar yang telah dilaksanakan dapat mencapai hasil yang memuaskan atau belum? Apabila hasil belajar belum memuaskan, berarti ada langkah-langkah yang belum dilakukan secara sungguh-sungguh. Di sini perlu introspeksi diri, di sisi mana saja masih ada kekurangan dan kelemahan. Perbaikan diri harus terus-menerus dilakukan setiap saat. Prinsipnya, jangan putus asa apabila mengalami kesulitan selama proses belajar berlangsung. Belajar dan terus belajar sampai paham! (Penulis adalah guru pembimbing dan pembina mading SMAN 10 Bandung)** (Sumber: Galamedia, 10 Juli 2007; 4)

1. Apa pengertian belajar? 2. Mengapa perubahan tingkah laku yang baru yang tidak disadari dan negatif bukan termasuk kegiatan belajar? Jelaskan! 3. Apa saja hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum belajar? 4. Jelaskanlah kegunaan jadwal (belajar)? 5. Jelaskan pernyataan bahwa “jadwal ini tidak bersifat mati”! 6. Mengapa jumlah anggota kelompok sebaiknya ganjil? 7. Mengapa kita harus menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan? 8. Apakah menurut Anda pembimbing atau pendamping dalam belajar itu penting? Jelaskan! 9. Jelaskan manfaat dirumuskannya tujuan belajar dan cita-cita! 10. Sebutkanlah tujuan belajar dan cita-cita Anda!

1. Buatlah kelompok yang terdiri dari 5-7 orang! 2. Carilah dua buah teks nonsastra dari koran, majalah, tabloid, dll.! 3. Tulislah ide pokok setiap paragraf pada teks-teks tersebut! Tulislah ke dalam format seperti seperti pada latihan! 2. Buatlah ringkasan isi teks-teks tersebut! 3. Bagaimana tanggapan Anda mengenai berbagai ide atau gagasan yang disampaikan penulis dalam teks-teks tersebut! 4. Sampaikanlah hasil kerja kelompok Anda pada kelompok lainnya dengan jelas! Mintalah tanggapan dari kelompok lain mengenai isi teks-teks tersebut!

 

Pengertian Tentang Belajar Membaca Ekstensif

Pengertian Tentang Belajar Membaca Ekstensif

Pengertian Tentang Belajar Membaca Ekstensif

Belajar Membaca Ekstensif
Belajar Membaca Ekstensif

Sastrawan dan Karyanya

Belajar Membaca Ekstensif – Taufiq Ismail, dilahirkan di Bukittinggi dan dibesarkan di Pekalongan. Ia tumbuh dalam keluarga guru dan wartawan yang suka membaca. Ia bercita-cita menjadi sastrawan sejak masih SMA. Dengan pilihan sendiri, ia menjadi dokter hewan dan ahli peternakan karena ingin memiliki bisnis peternakan guna menafkahi cita-cita kesusastraannya. Ia tamat FKHP-UI Bogor pada 1963, tetapi gagal memiliki usaha ternak yang dulu direncanakannya di sebuah pulau di Selat Malaka. Ia dikategorikan sebagai penyair Angkatan ’66 oleh H.B. Jassin. Ia menulis buku kumpulan puisi, seperti Malu (Aku) Jadi Orang Indonesia, Tirani, Benteng, Buku Tamu Musim Perjuangan, Sajak Ladang Jagung, Kenalkan, Saya Hewan, Puisi-puisi Langit, Prahara Budaya:Kilas Balik Ofensif Lekra/PKI dkk, Ketika Kata Ketika Warna, Seulawah-Antologi Sastra Aceh, dan lain-lain. Banyak puisinya dinyanyikan grup Musik Bimbo, pimpinan Samsudin Hardjakusumah, atau sebaliknya ia menulis lirik buat mereka dalam kerja sama. Ia pun menulis lirik untuk Chrisye, Ian Antono (dinyanyikan Ahmad Albar), dan Ucok Harahap. Menurutnya, kerja sama semacam ini penting agar jangkauan publik puisi lebih luas. Ia mendapat Anugerah Seni dari Pemerintah (1970), Cultural Visit Award Pemerintah Australia (1977), South East Asia Write Award dari Kerajaan Thailand (1994), Penulisan Karya Sastra dari Pusat Bahasa (1994). Dua kali ia menjadi penyair tamu di Universitas Iowa, AS (1971–1972 dan 1991–1992), lalu pengarang tamu di Dewan Bahasa dan Pustaka, Kuala Lumpur (1993). Sumber: www.id.wikipedia.org

Belajar Membaca Ekstensif

Membaca Ekstensif

Dalam pelajaran ini, Anda akan berlatih membaca ekstensif. Anda akan membaca sebuah teks tanpa pengulangan, mengingat kembali isi bacaan, lalu merinci hal-hal pokok dalam bacaan tersebut. Dengan demikian, diharapkan kemampuan membaca Anda pun akan meningkat.

Tingkat pemikiran seseorang dapat diamati dari kebiasaan dia membaca. Kegiatan membaca akan menimbulkan cakrawala berpikir baik seseorang. Dalam membaca, ada tingkatan tertentu yang menentukan kemahiran seseorang dalam membaca. Salah satunya dengan membaca ekstensif. Kegiatan membaca ini dapat dilakukan dengan tidak mengeluarkan suara, tidak menunjuk bacaan, serta kepala tidak mengikuti arah bacaan. Kegiatan membaca ekstensif ini berhubungan dengan kemahiran Anda dalam memahami isi pokok-pokok bacaan. Dalam hal ini, Anda semaksimal mungkin memanfaatkan waktu baca dan mengingat kembali pokok-pokok dalam bacaan. Dalam membaca ekstensif, Anda dituntut untuk menyapu seluruh isi bacaan tanpa mengulang kalimat atau kata-kata yang pernah dibaca.

Belajar Membaca Ekstensif – Sekarang, coba Anda baca kedua bacaan ini secara ekstensif.

Mari Merawat Mata

Apakah mata Anda terasa lelah dan pedih setelah bekerja seharian? Gaya hidup modern menyebabkan stres pada tubuh dan mata kita di antara yang paling menderita. Namun, tentu tidak harus seperti ini. Pelajari cara-cara mudah yang dapat Anda lakukan untuk kesehatan mata dan mata Anda akan merasakan dan terlihat lebih baik hanya dalam beberapa hari. 1. Periksa mata setiap 12 bulan Masalah penglihatan yang tidak ditangani akan berkembang semakin parah. Memakai lensa kontak atau kacamata yang tidak lagi cocok untuk Anda dapat menyebabkan masalah penglihatan dan sakit kepala. 2. Di musim panas, pakailah kacamata Sinar UV dapat membuat kerusakan serius pada mata. Kacamata yang baik dapat mencegah hal ini. Ketika membeli kacamata, pastikan yang dapat memantulkan paling tidak 98% radiasi UV. 3. Makanlah nutrisi yang baik untuk Anda dan mata Anda Studi baru-baru ini menunjukkan bahwa vitamin dan kelompok antioksidan dapat mencegah, atau paling tidak memperlambat degenerasi makular dan pertumbuhan katarak. Nutrisi yang baik bagi tubuh juga baik untuk mata. 4. Jika Anda membaca atau bekerja menggunakan komputer, pastikan cahayanya tepat Bekerja dengan cahaya minim dapat menyebabkan kelelahan mata, tapi cahaya yang terlalu terang juga tidak baik. Arah cahaya terbaik jika bekerja menggunakan komputer adalah dari lampu meja bercahaya lembut dari arah samping. Kurangi tingkat terang (brightness) monitor. Warnanya memang jadi tidak terlalu tajam, tapi mata akan jadi lebih nyaman. 5. Istirahatkan mata Anda Hampir semua orang merasakan mata mereka jadi tidak nyaman setelah duduk seharian di depan layar komputer. Hal ini disebabkan mata berkedip 25% lebih sedikit dari biasanya, yang menyebabkan mata jadi kering. Satu hal yang dapat Anda dilakukan adalah menutup mata Anda dan menghitung sampai 5 sebelum membukanya kembali. Hal lainnya adalah berpaling dari layar monitor dan fokus pada sebuah objek yang jauh sesering mungkin. 6. Cari lensa kontak dengan kualitas baik Tidak semua lensa kontak sama. Ada yang aman untuk mata, dan ada juga yang berisiko merusak mata. Tahu apa yang ditawarkan industri lensa kontak modern akan membantu untuk membuat pilihan yang bijak, Anda tidak begitu saja mengikuti apa kata dokter.

7. Jika memakai lensa kontak, rawatlah dengan baik Lensa kontak tidaklah begitu merepotkan, tetapi Anda juga tidak dapat mengabaikan kebersihannya. Setiap kali akan memakai atau melepaskan lensa kontak tersebut, bilaslah dengan cairan pencuci khusus. Anda juga harus mengganti cairan pencucinya. Hal ini dapat dilakukan ketika Anda menaruh lensa tersebut di tempatnya saat akan tidur di malam hari. 8. Pakailah lensa kontak sesuai jadwal yang disarankan Ada orang yang berniat menghemat dengan memakai lensa kontak lebih lama daripada yang dimaksudkan. Ini bukanlah hal yang baik. Meskipun kualitas lensanya tidak akan berkurang, tumpukan protein dapat mengaburkan penglihatan Anda. Hal lain yang harus dipertimbangkan adalah, semakin lama Anda memakai lensa kontak Anda, semakin tinggi risiko mata Anda terkena infeksi. Sumber: www.keluargasehat.com

Belajar Membaca Ekstensif – Tips Tidur Sehat

Kualitas tidur merupakan sumber kesegaran, tenaga, dan vitalitas yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan produktivitas keesokan harinya. Kualitas tidur adalah kebutuhan mutlak yang sama pentingnya dengan makanan bergizi dan olahraga. Jika setiap hari Anda mengalami insomnia (penyakit sulit tidur), apa Anda yakin keesokan harinya Anda bisa lebih fresh? Mulai sekarang mulailah pola tidur sehat. Berikut ini beberapa tips tidur lebih sehat. 1. Disiplin Selalu tidur pada waktunya. Agar jam biologis tubuh Anda stabil, bangunlah pada waktu yang sama. Tidak peduli apakah Anda merasa cukup tidur atau tidak. Usahakan untuk menjaga keteraturan tidur dan bangun pagi baik hari kerja maupun hari libur. 2. Olahraga teratur Olahraga teratur adalah obat mujarab untuk menetralisir ketegangan fisik dan pikiran Anda. Hal ini sedikit banyak membantu meningkatkan kualitas tidur Anda. Jangan terlambat berolahraga. Cukup lakukan sedikit olahraga ringan. Waktu paling ideal untuk berolahraga adalah pagi atau sore hari atau maksimum menjelang petang. 3. Suasana dan ritual Ciptakan suasana yang nyaman. Jaga kelembaban dan suhu udara kamar tidur Anda. Usahakan sedemikian rupa begitu pagi datang, matahari akan masuk ke kamar. Sebelum tidur, usahakan relaks. Tidak perlu terlalu banyak berpikir. Lakukan ritual tidur yang menyenangkan seperti mendengarkan musik lembut sambil membaca bacaan ringan. Sesuaikan juga penerangan ruang tidur.

Belajar Membaca Ekstensif

4. Kualitas, bukan kuantitas Hal yang penting adalah kualitas bukan kuantitas. Tidak masalah jika Anda hanya bisa tidur selama 5 jam saja tapi Anda merasa segar. Jika merasa sudah cukup tidur, lebih baik gunakan waktu Anda untuk melaksanakan kegiatan lain. 5. Jangan tidur dalam keadaan lapar atau kekenyangan Semaksimal mungkin Anda harus bisa menghindari tidur karena kelelahan dan bukan pada jam tidur Anda. Jangan tidur dalam keadaan lapar atau malah kekenyangan. Hindari kacang-kacangan atau buah-buahan yang mengandung gas, seperti durian. Hindari juga ngemil dengan kandungan lemak tinggi karena membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Jika Anda sedang diet, jangan pernah tidur dalam keadaan lapar. Lebih baik makanlah buahbuahan rendah kalori seperti pisang atau apel. Sumber: Majalah Intisari, November 2006

Berdasarkan kedua bacaan tersebut, Anda dapat mengidentifikasi isi bacaan. Hal utama yang menjadi perhatian adalah pemahaman Anda terhadap isi kedua bacaan tersebut. Hal ini berkaitan dengan dengan sejauh mana Anda mengetahui ide pokok yang ada di setiap bacaan tersebut. Perhatikan tabel berikut ini.

Belajar Membaca Ekstensif – Adapun hal yang menyangkut pengidentifikasian kedua bacaan tersebut adalah persamaan dan perbedaan ide pokok bacaan. Apakah Anda memiliki pendapat lain dalam mengidentifikasi kedua bacaan tersebut? Mungkin Anda ingin mengidentifikasi hal lain, misalnya pengaruh apa yang akan pembaca dapatkan setelah membaca kedua teks tersebut. Kekritisan Anda dalam mengidentifikasi kedua bacaan tersebut akan lebih baik jika di diskusikan dengan teman-teman. Dari kedua bacaan tersebut, Anda dapat membuat ringkasan sebagai berikut.

Hal-hal yang perlu dilakukan agar mata Anda sehat. 1. Periksa mata setiap 12 bulan. 2. Memakai kaca mata di musim panas. 3. Makanlah nutrisi yang baik untuk mata. 4. Pastikan cahaya tepat saat membaca. 5. Istirahatkan mata Anda. 6. Cari lensa kontak dengan kualitas baik. 7. Rawatlah lensa kontak dengan baik. 8. Pakailah lensa kontak sesuai dengan jadwal yang disarankan.

Tentang Materi Membaca Ekstensif Teks Nonsastra

Tentang Materi Membaca Ekstensif Teks Nonsastra

Tentang Materi Membaca Ekstensif Teks Nonsastra

Membaca Ekstensif Teks
Membaca Ekstensif Teks

Membaca Ekstensif Teks

Kalian telah belajar membaca ekstensif pada pelajaran-pelajaran terdahulu. Masih ingatkah kalian tujuan membaca ekstensif? Membaca ekstensif adalah kegiatan membaca untuk memperoleh informasi sebanyak-banyaknya dalam waktu yang singkat.

Untuk mengetahui isi informasi sebuah teks/buku, kalian dapat mengujinya dengan menjawab pertanyaan. Makin banyak pertanyaan yang dapat kalian jawab, berarti kalian makin memahami isi teks itu. Agar kalian mengetahui sejarah sepeda, bacalah teks berikut dengan cermat!

Sepeda: Mantan Penguasa Dunia

Membaca Ekstensif Teks – Boleh-boleh saja mobil mengklaim sebagai alat transportasi paling bergengsi. Akan tetapi, jangan lupa, sebelum ada mesin yang kecepatannya menyaingi petir, sepedalah penguasa dunia. Sepeda pula yang memutuskan kejayaan kereta kuda dan hewan-hewan sejenisnya sebagai alat transportasi. Hebatnya, meskipun umur si roda dua ini sudah sangat tua, konsep melaju lewat genjotan kaki ternyata tetap disuka kalangan tua dan muda. Seperti ditulis Ensiklopedi Columbia, nenek moyang sepeda diperkirakan berasal dari Prancis. Negeri ini sudah sejak awal abad ke-18 mengenal alat transportasi roda dua yang dinamai velocipede. Bertahun-tahun velocipede menjadi satu-satunya istilah yang merujuk hasil rancang bangun kendaraan roda dua. Tetapi, jangan membayangkan kemiripannya dengan bentuk sepeda zaman sekarang, masih sangat jauh berbeda. Yang pasti konstruksinya belum mengenal besi, semuanya masih menggunakan kayu. Baron Karls Drais von Saurbron adalah orang berkebangsaan Jerman yang berperan menyempurnakan velocipede pada tahun 1818. Tahun 1839, Kirkpatrick MacMillan menambahkan engkol dan setang. Tahun 1865, Piere Lallement menambahkan pelek dan memulai penggunaan roda depan lebih besar dibanding roda belakang. Hasil para bidan sepeda tersebut makin berkembang setelah teknologi penyambungan besi dan penggunaan karet sebagai ban ditemukan. Pada tahun 1885, James Starley mendirikan pabrik sepeda di Coventry, Inggris. Jadilah sepeda diproduksi secara massal. Tingkat kenyamanannya pun makin meningkat setelah Dunlop menemukan teknologi ban angin. Kini sepeda mempunyai beragam nama dan model. Ada sepeda roda tiga untuk balita, sepeda mini, sepeda kumbang, hingga sepeda tandem yang dapat digenjot bareng. Bahkan, di dunia balap sepeda, setidaknya dikenal tiga jenis sepeda lomba, yaitu sepeda jalan untuk jalanan mulus dengan 16 kombinasi gir yang berbeda, sepeda track dengan hanya satu gigi, dan sepeda gunung yang memiliki 24 gigi. Sekarang, meskipun telah ada sepeda motor berbagai jenis yang dibuat orang, sepeda tetap mempunyai peminat sendiri. Bahkan, penggemarnya dikenal sangat fanatik. Diringkas dari Intisari, November 2001 halaman 64-65

Membaca Ekstensif Teks – Setelah membaca teks di atas, kalian tentu mampu menyarikan isi pokok teks. Kalian dapat memanfaatkan jawaban pertanyaanpertanyaan berikut sebagai acuan. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut berdasarkan teks di atas! 1. Sejak kapan teknologi sepeda ditemukan? Siapa penemunya? 2. Apa nama pertama sepeda dan dari negara mana kendaraan hemat energi itu berasal? 3. Sebutkan setidaknya lima periode perkembangan teknologi sepeda sampai berbentuk sepeda seperti yang kita lihat sekarang ini! 4. Apa maksud judul ”Sepeda: Mantan Penguasa Dunia” pada teks di atas? 5. Menurut kalian, pada masa yang akan datang dapatkah sepeda bertahan sebagai kendaraan? Mengapa?

Tentang Menulis Puisi Baru

Pada Bab VI, kalian telah belajar menulis puisi lama. Kalian telah tahu ciri-ciri puisi lama dan jenis-jenisnya. Puisi lama merupakan pencerminan masyarakat lama yang masih kuat berpegang pada adat. Berbeda dengan puisi lama, puisi baru merupakan pencerminan masyarakat baru. Puisi baru tidak terlalu terikat pada aturan, terutama dalam persajakan. Puisi baru juga mencerminkan sifat kepribadian individual. Timbulnya puisi baru dipelopori oleh para sastrawan muda dalam Angkatan Pujangga Baru. Pada tahun 1930-an merupakan masa tumbuh dan berkembangnya semangat persatuan dan kesatuan. Puisi baru memang tidak terlalu terikat pada aturan sebagaimana puisi lama. Akan tetapi, dalam pembuatan puisi baru, tetap memerhatikan bait, irama, dan rima. Perhatikan contoh puisi baru berbentuk soneta berikut!

Membaca Ekstensif Teks

Api Suci Sutan Takdir Alisjahbana Selama napas masih mengalun, Selama jantung masih memukul, Wahai api bakarlah jiwaku, Biar mengaduh biar mengeluh. pengantar Seperti waja merah membara, Dalam bakaran api nyala, Biar jiwaku habis terlebur, Dalam kobaran nyala raya esak mendesak rasa di kalbu, Gelisah liar mata memandang, Di mana duduk rasa dikejar. isi Demikian rahmat tumpahkan selalu, Nikmat rasa api menghangus, Nyanyian semata bunyi jeritku

Pada contoh puisi baru tersebut, masih tampak penggunaan baitbait yang teratur. Selain itu, jika dibaca masih terasa irama dan rima yang indah. Dengan demikian, dalam pembuatan puisi baru harus tetap memerhatikan hal-hal tersebut.

Pada contoh puisi baru tersebut, masih tampak penggunaan baitbait yang teratur. Selain itu, jika dibaca masih terasa irama dan rima yang indah. Dengan demikian, dalam pembuatan puisi baru harus tetap memerhatikan hal-hal tersebut.

Rangkuman

Kalian belajar mengidentifikasi unsur intrinsik dan ekstrinsik dari cerita yang disampaikan secara langsung atau rekaman. Tema, alur, latar, penokohan, dan amanat merupakan unsur intrinsik. Unsur moral, sosial, budaya, dan pendidikan unsur ekstrinsik. Kalian harus menemukan hal-hal yang menarik dari cerpen yang dibaca, dan harus menemukan temanya. Hal-hal yang menarik itu harus didiskusikan. Melanjutkan pembelajaran terdahulu, menemukan ide pokok dari bahan bacaan dapat dilakukan melalui kegiatan membaca ekspresi. Pembelajaran terdahulu kalian belajar menulis puisi lama, kali ini kalian belajar menulis puisi baru. Kalian harus memahami ciri-ciri puisi baru, dan membedakan puisi lama dan baru.

Membaca Ekstensif Teks – Refleksi

Memahami karya sasta memang butuh keseriusan, bahkan ketelitian karena dalam karya sastra terdapat unsur intrinsik dan ektrinsik. Unsur-unsur tersebut merupakan unsur yang menarik dalam karya sastra, terutama dalam cerpen. Selain mampu mengapresiasi, kalian pun harus mampu membuat karya sastra, salah satunya puisi baru.

Soal-Soal Pengembangan Kompetensi

1. Mari kita membaca teks berikut! Maissy, Stop Gagap Kemajuan dan kecanggihan teknologi dunia yang berkembang pesat belakangan ini ternyata berdampak luas. Kian banyak masyarakat Indonesia, terutama kawula muda yang gagap teknologi. Termasuk di antaranya artis Maissy. Beruntung, remaja kelahiran Jakarta, 23 Maret 1990 ini kini dipercaya menjadi salah satu presenter acara ”Teknotainmen”. Dengan sendirinya, lewat acara yang dipandunya itu, Maissy bertekad untuk menyetop kegagapannya. ”Terus terang, selama ini saya termasuk remaja yang gagap teknologi. Untungnya, dengan menjadi salah satu presenter ‘Teknotainmen’ saya otomatis bisa memerangi kegagapan menghadapi kecanggihan teknologi. Maklum, setiap hari saya kini wajib mempelajari materi teknologi terbaru yang bakal disuguhkan lengkap dengan kosakata dan istilah khususnya,” papar Maissy kepada Bali Post di Jakarta. Menurut mantan penyanyi dan presenter ”Ci … Luk … Baa,” tayangan SCTV ini, kendati harus banyak belajar tentang seluk beluk teknologi terbaru, dirinya merasa senang dan penuh semangat. Apalagi, lanjut Maissy, ia bakal memandu segmen pemirsa remaja belasan tahun. ”Jadi, klop, kan, dengan situasi dan kondisi saya terkini. Pokoknya, ibarat sambil menyelam saya pun meminum airnya. Melalui acara ini, wawasan saya tentang teknologi terus bertambah. Maissy pun kini bukan lagi presenter anak-anak, melainkan sudah remaja,” papar Maissy. (ags) Dikutip dengan pengubahan dari Bali Post, 8 Februari 2004 a. Sampaikan kembali pengalaman Maissy seperti yang disampaikan pada teks di atas! b. Maissy adalah seorang artis. Sebagai artis terkenal, ia ternyata gagap teknologi. Bagaimana pendapatmu tentang Maissy?

Membaca Ekstensif Teks

2. Apakah kalian pernah menggunakan internet? Ceritakan pengalamanmu ketika pertama kali belajar internet! Jika kalian belum pernah belajar internet, cobalah kalian belajar internet kepada temanmu atau kepada pengelola warnet! Kemudian, ceritakan pengalamanmu! 3. Bacalah cerpen berikut dan temukan hal-hal menarik atau mengesankan yang ada di dalamnya!

Persinggahan Inayati Kenangan itu memenuhi kepalaku. Kehidupanku di sebuah kota kecil di Jawa Tengah, tempat aku pernah menetap kurang lebih dua puluh lima tahun yang lalu. Saat itu, aku masih berusia belasan tahun. Kampung halaman yang tandus, kemiskinan dan kematian kedua orang tuaku, memaksaku meninggalkan kampung halaman untuk sekadar bertahan hidup. Aku melewati kota kecil itu lagi semalam. Kereta yang kutumpangi melintas di stasiun kecilnya yang lengang menjelang dini hari. Kereta api penumpang memang tidak pernah berhenti di stasiun kecil itu kecuali sekadar untuk menunggu sinyal. Kereta juga melintasi pintu perlintasan kereta api di ujung kota, tempat aku pernah termangu memandangi kereta yang melintas dengan perut kosong. Sambil berharap menjadi salah seorang penumpang yang tertidur lelap dengan perut kenyang. Kenangkenangan itu masih memenuhi kepalaku sampai aku menyelesaikan transaksi bisnis di Surabaya dua hari kemudian. Hampir jam tujuh malam saat aku menginjakkan kakiku kembali di kota kecil itu. Jalanan masih ramai. Beberapa mobil angkutan, dokar, dan becak sesekali melintas. Dulu, lepas maghrib, ketika suara puji-pujian berkumandang dari masjid agung di depan alun-alun, nyaris tidak ada kendaraan melintas di jalan raya. Penduduk lebih suka melewatkan malam di masjid, langgar, atau berkumpul bersama keluarga. ”Penginapan, Pak….” Tukang becak setengah baya itu menatapku. ”Penginapan mana, Pak, Hotel Melati, Harum, atau Tresno?” Seingatku hanya ada satu penginapan di kota ini, Wisma Resik yang terletak di depan alun-alun. Penginapan yang berseberangan dengan tempat kosku dulu. Aku ingin menginap di Wisma Resik karena ingin bertemu dengan Pak Budi, pelayan wisma, yang selama tiga tahun menjadi teman akrabku. ”Wisma Resik di alun-alun….” ”Hotel Tresno saja, Pak, lebih bagus,” ia mencoba membujukku. Aku menggeleng.