Menganalisis Kategori Keterampilan Gerak Aktivitas Renang

Menganalisis Kategori Keterampilan Gerak Aktivitas Renang

Tanah air kita atau lingkungan kita terdapat banyak penampakan alami dan buatan yaitu air, seperti: waduk/bendungan, danau, sungai, dan lautan. Seperti halnya ikan, tubuh kita dapat bergerak dalam air apabila kita melakukankanya dengan gerakan-gerakan yang baik dan memenuhi prinsip-prinsip bergerak di air. Berenang merupakan salah satu aktivitas di air yang menyenangkan yang dapat menyesuaikan gerakan kita dengan sifat-sifat air. Marilah kita mencoba melakukan aktivitas renang dengan berbagai gaya seperti: gaya bebas, gaya dada, dan gaya punggung serta gaya kupu-kupu/dolphin.

berenang gaya bebas
berenang gaya bebas

Mengenal aktivitas gerak renang

Tujuan berenang tidak semata-mata untuk mencapai prestasi, tetapi untuk mencapai tujuan yang lebih luas di antaranya adalah untuk : pembentukan dan pengembangan fisik, pembinaan hidup sehat, pemeliharaan kesegaran jasmani, dan peningkatan kapasitas tubuh serta untuk keselamatan. Namun lebih dari itu banyak hal-hal positif yang bisa kita rasakan langsung atau tidak langsung kalau kita menguasai berenang.

Manfaat renang bagi tubuh

a. Meningkatkan kualitas jantung dan peredaran darah Jantung merupakan organ tubuh yang memompa darah agar mengalir ke seluruh tubuh, sedangkan darah tersebut mengangkut sari – sari makanan dan oksigen sehingga terjadi proses pembakaran serta menghasilkan energi yang diperlukan untuk bergerak.

b. Meningkatkan kapasitas vital paru – paru Paru – paru berfungsi untuk mengambil oksigen yang sangat diperlukan dalam proses oksidasi (pembakaran). Renang akan melatih kerja paru – paru dan meningkatkan kemampuan paru – paru untuk mengambil oksigen yang banyak. Dengan terpenuhinya oksigen maka proses pembakaran dalam tubuh menjadi lancar sehingga energi yang diperlukan dapat terpenuhi.

c. Mempengaruhi otot menjadi berisi Ketika berenang akan terjadi gerakan otot yang dinamis dan otot akan bekerja terus menerus. Hal ini akan membuat serabut otot bertambah banyak dan bertambah kuat. Sehingga otot – otot tubuh akan kelihatan lebih berisi / padat.

Hal – hal yang harus diperhatikan dalam renang

a. Aktivitas yang harus dilakukan sebelum berenang :

1). Melakukan pemanasan untuk mencegah terjadinya kejang – kekang otot pada saat berenang. Pemanasan senam bisa dilakukan dengan cara menggerak – gerakkan badan (senam kecil) atau dengan berlari – lari kecil.

2). Mandi pada air pancuran yang tersedia sebelum masuk ke kolam renang. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa tubuh dalam keadaan bersih dan tubuh dapat menyesuaikan dengan suhu air.

3). Memakai pakaian renang yang berwarna (tidak putih) karena air kolam dapat menyebabkan pakaian berwarna putih berubah menjadi kekuning-kuningan (mangkak).

4). Mengamati kedalaman kolam renang dan menyesuaikannnya dengan kemampuan diri sendiri.

5). Jangan berenang dalam keadaan perut kosong atau terlalu kenyang. Karena dalam berenang diperlukan banyak tenaga dan apabila perut terlalu kenyang maka beban tubuh menjadi lebih berat.

b. Aktivitas Yang harus dilakukan sesudah berenang :

1). Membasuh mata agar bersih dari kotoran. Hal ini perlu dilakukan karena air di dalam kolam renang biasanya kurang baik untuk kesehtan mata dan mengandung kaporit.

2). Jika telinga kemasukan air, diusahakan air bisa keluar kembali sambil loncatloncat atau dengan cara yang lain.

Kategori Keterampilan Gerak Aktivitas Renang

Prinsip mengapung

Teori menyatakan bahwa sebuah kapal yang bermuatan ringan akan mudah ditarik atau didorong di dalam air. Begitu pun, seorang perenang yang ringan akan mudah mengapung di atas air jika dibandingkan dengan perenang yang lebih berat daya mengapungnya. Perenang memiliki bermacam-macam bentuk tubuh, ukuran tulang, perkembangan otot, berat badan, jaringan lemak, dan kapasitas paru-paru, yang semua itu mempengaruhi gaya apung dan posisi apung seseorang. Bagi perenang pemula, cara mengapung di permukaan air sulit untuk dilakukan. Untuk dapat mengapung dibutuhkan waktu yang cukup lama dalam berlatih. Ada beberapa cara untuk latihan mengapung, yaitu sebagai berikut:

a. Masuk dalam air Belajar renang sebaiknya dilakukan di dalam kolam yang dangkal yaitu setinggi kurang lebih satu meter. Untuk berlatih mengapung dengan masuk dalam air, lakukan hal berikut ini:

1). Berlututlah dengan menggerak-gerakkan lengan di bawah permukaan air.

2). Berpeganglah pada pegangan khusus di sisi kolam dan tariklah tubuh maju mundur serta menjauhi dan mendekati dinding.

3). Carilah tangga masuk kolam yang terendam dalam air, letakkan kedua tangan di atas permukaan tangga dengan menghadap ke bawah dan kepala menghadap ke dinding kolam, kemudian apungkanlah kakimu terjulur ke belakang sehingga tubuh akan merasakan melayang di permukaan air, kemudian lakukan naik

4) Berpegangan di pinggir kolam renang, kemudian togok dan tungkai diluruskan/diangkat ke permukaan air, kemudian mengambanglah dengan posisi telungkup, tangan lurus ke depan, dan kepala terangkat dari permukaan air.

b. Mengapung

Latihan mengapung dapat dilakukan sebagai berikut : a). Tangan berpegangan pada tiang atau parit dinding kolam, angkat kaki hingga tubuh dalam posisi telungkup, dan gerakkan kedua kaki turun naik berulangulang maka tubuh merasakan mengambang di permukaan air. b). Berlatih mengapung dengan tangan memegang papan luncur masuk ke dalam air. Saat tangan memegang papan luncur, angkatlah kedua kaki hingga mengambang telungkup maka tubuh akan merasakan mengambang di permukaan air.

Prinsip meluncur

Setelah dapat mengapung di atas permukaan air, latihan berikutnya adalah latihan meluncur, caranya sebagai berikut :

1). Meluncur dengan menolakkan kaki pada dinding Berdiri dipinggir kolam ranang, punggung membelakangi pinggir kolam renang, kemudian turunkan bahu ke dalam air sehingga hanya kepalanya yang berada di permukaan air. Tolakkan salah satu kaki pada dinding tubuh meluncur ke depan, kaki tidak bergerak.

2). Meluncur dengan menggunakan papan luncur. Peganglah papan luncur di depan di atas permukaan air, bersamaan dengan mengangkat kedua tungkai di permukaan air hingga posisi tubuh terangkat ke permukaan air. Kemudian, gerakkan tungkai turun naik hingga badan bergerak ke depan meluncur.

3). Meluncur diawali dengan loncatan Dari posisi berdiri di pinggir kolam renang kedua lengan lurus disamping telinga, kemudian meloncat dengan menukik ke dalam air hingga posisi tubuh meluncur dipermukaan air. Biarkanlah tubuh dengan sendirinya maju atau terdorong ke depan.

 

Menganalisis Kategori Keterampilan Gerak Aktivitas Gerak Ritmik

Menganalisis Kategori Keterampilan Gerak Aktivitas Gerak Ritmik

Tubuh kita terdiri atas banyak sendi dan mampu melakukan berbagai gerakan. Gerakan mulai dari kepala hingga kaki dapat kita lakukan dengan serasi dan harmonis. Gerakan kita akan lebih terlihat harmonis dan indah apabila disesuaiKan dengan berbagai irama, baik suara maupun musik yang merdu. Marilah kita lakukan gerakan-gerakan ritmik secara teratur dan harmonis dengan irama-irama musik yang bisa kalian pilih sesuai dengan keinginan dan kesenangan kalian. Keterampilan Gerak Ritmik

Kategori Keterampilan Gerak Ritmik

a. Gerak Langkah Kaki Depan-Belakang

Cobalah kalian lakukan dan analisis gerak langkah kaki depan-belakang melalui tahapan gerakan sebagai berikut:

1) Badan tegak, kedua kaki rapat, dan lengan lurus di samping badan pandangan ke depan. 2) Pada hitungan satu, langkahkan tungkai kiri ke depan satu langkah 3) Pada hitungan dua, tarik tungkai kanan dan dekatkan pada tungkai kiri

4) Pada hitungan tiga, langkahkan tungkai kanan ke belakang. 5) Pada hitungan empat, tarik tungkai kiri dan dekatkan pada tungkai kanan. 6) Lakukan gerakan tersebut secara berulang-ulang sebanyak 4×4 hitungan. 7) Kembali ke sikap semula.

b. Gerak Langkah Kaki Samping

Cobalah kalian lakukan dan analisis gerak langkah kaki samping melalui tahapan gerakan sebagai berikut: 1) Badan tegak, kedua kaki rapat, dan lengan lurus di samping badan. 2) Pada hitungan satu, langkahkan tungkai kiri ke samping kiri. 3) Pada hitungan dua, tarik ujung kaki kanan di dekat kaki kiri. 4) Pada hitungan tiga, langkahkan tungkai kanan ke arah kanan. 5) Pada hitungan empat, tarik ujung kaki kiri di dekat kaki kanan. 6) Kembali pada sikap semula. 7) Lakukan gerakan tersebut secara berulang-ulang sebanyak 4×4 hitungan.

c. Gerak Langkah Kaki Lurus Depan

Cobalah kalian lakukan dan analisis gerak langkah kaki lurus depan melalui tahapan gerakan sebagai berikut: 1) Badan tegak, kedua kaki rapat, kedua lengan lurus di samping badan, dan pandangan ke depan.

2) Pada hitungan satu, rentangkan tungkai kanan ke depan. 3) Pada hitungan dua, kembali ke sikap awal. 4) Pada hitungan tiga, rentangkan tungkai kiri ke depan. 5) Pada hitungan empat, kembali ke sikap awal. 6) Lakukan gerakan tersebut secara berulang-ulang sebanyak 4×4 hitungan.

d. Gerak Langkah Kaki Lurus Belakang

Cobalah kalian lakukan dan analisis gerak langkah kaki lurus belakang melalui tahapan gerakan sebagai berikut: 1) Badan tegak, kaki dibuka selebar bahu, kedua lengan lurus merapatkan badan. 2) Pada hitungan satu, langkahkan tungkai kiri ke depan. 3) Pada hitungan dua, tarik ujung kaki kanan dan dekatkan pada telapak kaki kiri. 4) Pada hitungan tiga, ayunkan kaki kanan lurus ke belakang. 5) Pada hitungan empat, turunkan kembali kaki pada posisi semula. 6) Lakukan gerakan tersebut secara berulang-ulang dan kaki bergantian sebanyak 4×8 hitungan

e. Gerak Langkah Kaki Angkat Lurus

Cobalah kalian lakukan dan analisis gerak langkah kaki angkat lurus melalui tahapan gerakan sebagai berikut: 1) Badan tegak, kedua kaki rapat, dan kedua lengan lurus disamping badan. 2) Pada hitungan satu, langkahkan tungkai kiri ke depan. 3) Pada hitungan dua, langkahkan tungkai kanan ke depan. 4) Pada hitungan tiga, langkahkan tungkai kiri ke depan, kemudian angkat dan tekuk lutut kiri sehingga ujung kaki mengarah ke bawah, rapatkan kaki kiri dan kanan. 5) Pada hitungan empat, letakkan kaki kanan ke belakang kaki kiri, kemudian ayunkan kaki kiri lurus ke depan. 6) Lakukan gerakan tersebut secara berulang-ulang sebanyak 4 x 8 hitungan dengan bergantian kaki.

f. Gerak Langkah Kaki Ayunan Silang Depan

Cobalah kalian lakukan dan analisis gerak langkah kaki ayunan silang depan melalui tahapan gerakan sebagai berikut: 1) Badan tegak, kemudian langkahkan tungkai kiri dengan kedua lengan lurus disamping badan. 2) Pada hitungan satu, langkahkan tungkai kanan ke depan. 3) Pada hitungan dua, ayunkan tungkai kanan ke samping kiri kaki kanan. 4) Hitungan tiga, ayunkan tungkai kanan ke samping kanan kaki kiri, dengan lutut ditekuk sehingga ujung kaki mengarah ke bawah. 5) Hitungan empat, kembali ke posisi semula 6) Lakukan gerakan tersebut secara beulang-ulang sebanyak 4×8 hitungan dengan bergantian kaki.

Aktivitas Belajar Langkah Kaki dan Ayunan Lengan

Gerak langkah kaki dan ayunan lengan dapat digabungkan sehingga menjadi harmonis dan indah untuk dilakukan. Cobalah kalian lakukan aktivitas belajar yang menggabungkan gerak langkah kaki dan ayunan lengan dapat disesuaikan dengan irama musik/lagu: a. Buatlah kelompok 5-6 orang. b. Masing-masing kelompok terdiri dari putra dan putri. c. Pilihlah pemimpin kelompok yang dianggap mampu. d. Pelajarilah aktivitas belajar di bawah ini, kemudian lakukan bersama-sama .

dengan kelompok sampai semua anggota kelompok dapat melakukan: 1) Aktivitas Belajar I a) Badan tegak, kedua kaki rapat, dan kedua lengan lurus ke depan. b) Pada hitungan 1-2, putar lengan kiri ke belakang, dengan disertai melangkahkan kaki kiri ke belakang satu langkah. c) Pada hitungan 3-4, putar kembali lengan kiri ke depan dan rapatkan kembali kaki kiri ke depan. d) Pada hitungan 5-6, putar lengan kanan ke belakang dengan disertai langkah kaki kanan ke belakang. e) Pada Hitungan 7-8, putar kembali lengan kanan ke depan dengan disertai melangkahkan kaki kanan ke depan. f) Lakukan gerakan tersebut secara berulang-ulang sebanyak 6 x 8 hitungan.

2) Aktivitas Belajar II

a) Badan tegak, kedua kaki rapat, dan kedua lengan lurus ke depan. b) Pada hitungan 1-2, putar kedua lengan ke arah belakang, kemudian langkahkan kaki kiri ke belakang. c) Pada hitungan 3-4, putar kedua lengan ke kanan, kemudian langkahkan kaki kiri dan rapatkan dengan kaki kanan. d) Pada hitungan 5-6, putar kedua lengan ke belakang, kemudian langkahkan kaki kanan ke belakang.

e) Pada hitungan 7-8, putar kedua lengan ke depan, kemudian rapatkan kaki kanan dengan kaki kiri. f) Lakukanlah gerakan tersebut secara berulang sebanyak 6 x 8 hitungan.

3) Aktivitas Kelas III

a) Badan tegak, kedua kaki rapat, dan kedua lengan lurus ke depan. b) Pada hitungan 1-2, putar kedua lengan ke belakang, kemudian langkahkan kaki kiri dengan lutut ditekuk. c) Pada hitungan 3-4, putar kedua lengan ke depan, kemudian langkahkan tungkai kanan dua langkah ke depan. d) Pada hitungan 5-6, putar kedua lengan ke belakang, dan kaki kanan mundur ke belakang dua langkah. e) Pada hitungan 7-8, putar kembali dua lengan ke belakang, dan kaki kiri maju dua langkah ke belakang. f) Lakukan gerakan tersebut secara berulang-ulang sebanyak 6 x 8 hitungan.

4) Aktivitas Belajar IV

a) Badan berdiri, kedua kaki membuka (kangkang), dan kedua lengan direntangkan. b) Pada hitungan satu, luruskan lengan kiri ke atas di samping telinga, lengan kanan ke bawah silang di depan badan, dan pindahkan berat badan ke kaki kiri. c) Pada hitungan dua, pindahkan berat badan ke kaki kanan disertai dengan rneluruskan lengan kiri ke bawah silang di depan badan. d) Pada hitungan tiga, seperti hitungan satu.

e) Pada hitungan empat, seperti hitungan dua. f) Lakukan gerakan tersebut secara berulang-ulang sebanyak 4 x 8 hitungan.

5) Aktivitas Belajar V a) Badan berdiri, kaki dibuka lebar (kangkang), dan kedua tangan di samping kanan. b) Pada hitungan 1-2, putar kedua lengan di depan badan ke kiri, pindahkan berat badan ke kiri, dan langkahkan kaki kiri dua langkah ke kiri. c) Pada hitungan 3-4, putar kembali kedua lengan di depan badan kekanan, pindahkan berat badan ke kanan, dan langkahkan kaki kanan dua langkah ke kanan. d) Lakukan gerakan tersebut secara berulangulang sebanyak 4 x 8 hitungan.

6) Aktivitas Belajar VI

a) Badan berdiri, kedua kaki dibuka lebar (kangkang), dan kedua lengan di samping badan. b) Pada hitungan satu, ayunkan kedua lengan ke atas sambil memutar badan setengah lingkaran ke kiri, tarik kaki kanan dan rapatkan pada kaki kiri, dan kedua lengan luruskan ke atas. c) Pada hitungan dua, langkahkan kaki kanan ke depan, putar badan seperempat ke kiri, dan putar lengan melalui kiri ke samping. d) Pada hitungan tiga, seperti hitungan satu.

e) Pada hitungan empat, seperti hitungan dua. f) Lakukan gerakan tersebut secara berulang-ulang sebanyak 2 x 4 hitungan.

h. Lakukanlah seluruh gerakan bersama kelompok sehingga harmonis. i. Pilihlah lagu yang kalian sukai dan lakukan gerakan langkah kaki dan ayunan lengan tersebut dengan kelompok.

Menganalisis Kategori Keterampilan Gerak Senam Ketangkasan

Menganalisis Kategori Keterampilan Gerak Senam Ketangkasan

Keterampilan Gerak Loncat Jongkok

Loncat jongkok adalah jenis loncatan yang dilakukan menggunakan peti lompat dengan posisi badan jongkok pada saat melewati peti lompat.

Gerak Loncat Jongkok

Cobalah kalian lakukan dan analisis keterampilan gerak loncat jongkok melalui tahapan gerakan sebagai berikut: a. Awalan lari cepat b. Tolakan kedua kaki rapat c. Pegang peti lompat dengan kedua lengan lurus atau sedikit bengkok d. Tahan kedua tangan di atas peti lompat dengan kecenderungan gerak bahu melaju ke depan. e. Posisi badan lurus atau sedikit melengkung. f. Ketika kedua tangan menolak, kedua lutut segera ditarik ke dada sehingga menjongkok. g. Badan dan lengan terangkat ke atas depan karena dorongan kedua lengan.

h. Bahu dan pinggul segera membuka kembali untuk mendarat. i. Pendaratan dilakukan dengan urutan ujung kaki, lalu seluruh kaki, lutut ditekuk dan pinggul dibungkukkan, berdiri tegak. j. Pandangan ke depan untuk menjaga keseimbangan.

Perhatikanlah kesalahan-kesalahan dalam keterampilan gerak loncat kangkang tumpuan ujung peti lompat, yaitu: awalan lari kurang cepat, tolakan kedua kaki tidak bersamaan, peti lompat tidak tercapai dengan baik, tahanan tangan di peti lompat kurang kuat, kedua tungkai tidak ditarik mendekati dada saat tangan menolak, pendaratan kedua kaki kurang bersamaan dan tidak berurutan, dan pandangan tidak ke depan.

Gerak Loncat Jongkok
Gerak Loncat Jongkok

Aktivitas Belajar Loncat Jongkok

a. Aktivitas Belajar Meloncati Peti Lompat Bertahap Coba kalian lakukan aktivitas belajar di bawah ini untuk belajar gerak loncat jongkok: 1) Buat kelompok 5-6 orang. 2) Siapkan tiga buah peti lompat yang tingginya bertahap. 3) Lakukan meloncati secara jongkok peti lompat yang pendek. 4) Lakukan meloncati secara jongkok peti lompat yang sedang. 5) Lakukan meloncati secara jongkok peti lompat yang tinggi. 6) Saat melewati peti lompat, kedua tangan dapat menumpu di pangkal atau di ujung peti lompat. 7) Saat mendarat usahakan dengan kedua kaki yang mengeper.

8) Lakukan aktivitas tersebut terus-menerus secara bergantian sampai batas waktu yang ditentukan guru

Ringkasan

Loncat jongkok adalah jenis loncatan yang dilakukan menggunakan peti lompat dengan posisi badan jongkok pada saat melewati peti lompat. Rangkain loncat jongkok sama dengan loncat kangkang hanya saja yang membedakan adalah sikap kaki saat melewati peti lompat harus keadaan jongkok atau menarik kedua tungkai sedekat mungkin dengan dada. Belajar loncat jongkok dapat dilakukan dengan meloncati peti lompat yang memiliki ketinggian secara bertahap dari mulai yang pendek, sedang, sampai tinggi. Kalian dapat melakukan aktivitas belajar tersebut di rumah dengan menggunakan peti yang kuat dan ketinggianya sama.