Membaca Memindai Informasi Tutur Langsung dan Menyimpulkan Isi

Membaca Memindai Informasi Tutur Langsung dan Menyimpulkan Isi

Membaca Memindai Informasi Tutur Langsung dan Menyimpulkan Isi

Membaca Memindaii Informasi
Membaca Memindai Informasi

Membaca Memindai Informasi  – Dalam pelajaran ini, Anda akan berlatih menyimak informasi dari tuturan langsung; mengemukakan hal-hal penting dari informasi tersebut; menyimpulkan isi informasi; dan menanggapi informasi. Dengan demikian, kemampuan Anda dalam menyimak informasi akan semakin meningkat.

Membaca Memindai Informasi  – Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengarkan informasi. Informasi yang kita peroleh bermacam-macam. Tidak jarang informasi-informasi itu diperoleh melalui tuturan langsung. Misalnya, dari forum diskusi atau bahkan perbincangan biasa dengan teman-teman. Informasi-informasi itu ada yang Anda anggap penting atau tidak. Pada dasarnya, informasi apapun penting bagi kita. Ada pepatah mengatakan bahwa siapapun yang menguasai informasi, dia akan menguasai dunia. Oleh karena itu, sebaiknya kita membiasakan diri menyimak informasi dengan baik. Caranya, mencatat pokokpokok isi informasi yang disampaikan, menyimpulkan isi informasi dengan urutan yang runtut dan mudah dipahami. Agar informasi itu bermanfaat, sampaikan informasi itu kepada orang lain. Anda dapat menyampaikan informasi itu secara lisan setelah isi informasi itu ditulis secara runtut dan jelas. Berikut ini sebuah informasi yang akan dibacakan oleh teman Anda. Anda harus mendengarkannya dengan baik. Agar dapat mendengarkan dengan baik, tutuplah buku Anda.

Jakarta Operasikan Waterway

Membaca Memindai Informasi  – Impian warga ibu kota untuk mendapatkan layanan transportasi air menjadi kenyataan. Ini setelah dua kapal penumpang (waterway) secara resmi melayani masyarakat dari Dermaga Halimun hingga Dermaga Dukuh Atas sepanjang 1,7 kilometer kemarin. Angkutan air tersebut dapat dijadikan alternatif transportasi umum di Jakarta. Hanya saja, untuk jangka waktu hingga dua tahun mendatang masih difokuskan untuk keperluan pariwisata. Peresmian ini sekaligus menjawab keraguan masyarakat atas keseriusan Pemprov DKI Jakarta membenahi wilayah sungai dan dijadikan sebagai salah satu alternatif angkutan umum. Pembangunan waterway merupakan bagian dari skenario besar penataan sistem transportasi di wilayah Jakarta yang dikenal dengan Pola Transportasi Makro (PTM). Penataan transportasi ini meliputi pembangunan Bus Rapid Transportation (busway), Light Rapid Transit, Mass Rapid Transportation (monorail) serta armada waterway (angkutan sungai).

Menyimpulkan Isi Informasi – Ini merupakan cikal bakal hadirnya transportasi makro di Jakarta setelah adanya busway, waterway, dan menyusul monorail. Peresmian waterway merupakan cikal bakal hadirnya moda transportasi yang terintegrasi. Rencananya ke depan, transportasi ini akan menghubungkan beberapa wilayah yang sebelumnya tidak terlayani angkutan umum lain. Misalnya, kawasan Halimun, Stasiun KA Dukuh Atas, tepian Jalan KH Mas Mansyur, dan berakhir di Pintu Karet, Tanah Abang Jakarta Pusat. Untuk mengatasi hal tersebut, dibuka jalur waterway dengan rute Halimun-Karet sepanjang 1,7 kilometer dari rencana awal sepanjang 3,6 km dari Manggarai-Karet. Perencanaan ini berkaitan juga dengan kebiasaan warga Jakarta yang sering membuang sampah di sungai. Akibat kurang sadarnya masyarakat dengan kondisi tersebut, pemerintah harus merogoh dana APBD Rp 30 miliar untuk menangani masalah sampah saja.

Membaca Memindai Informasi  – Pada bagian lain, pembenahan transportasi air sebetulnya belum berjalan sempurna. Pasalnya, longsor sepanjang 500 meter yang terjadi di sepanjang kawasan Sungai Ciliwung di kawasan Jalan Sultan Agung masih terlihat belum banyak mendapat sentuhan. Begitu juga dengan kondisi dinding pembatas sungai yang ada di sepanjang kawasan Halimun, Jakarta Pusat. Dinding pembatas yang banyak retak dan berlubang tidak mendapat pembenahan dari petugas. Sementara, pembongkaran jembatan dan saluran air yang menghadang di kawasan itu juga belum banyak mendapat alternatif. Apakah itu akan dibongkar atau ada alternatif pembuatan jalur baru. Hingga kemarin, saluran yang menghadang tersebut masih tampak melingkar di atas sungai. Begitu juga dengan jembatan yang ada. Tidak ada perubahan yang cukup signifikan. Semuanya masih tetap seperti hari biasanya. Masalah utama yag dihadapi waterway Jakarta adalah menumpuknya sampah. Ribuan kubik sampah mengalir setiap harinya dari hulu hingga hilir. Sehingga, tidak heran jika di sepanjang Sungai Ciliwung tersebut, sampah masih tampak mendominasi. Namun, kondisi sampah di atas aliran sungai tersebut bukan alasan bagi pemda DKI untuk tidak bisa berbuat. Apalagi, hingga menunda proses angkutan air menjadi angkutan alternatif yang menjadi kebutuhan mendesak tersebut. Tidak perlu bertahun-tahun. Jika serius, tiga bulan saja sudah cukup.

Sumber: Jawa Pos, 7 Juni 2007 (dengan penyesuaian)

Membaca Memindai Informasi  – Setelah mendengarkan informasi tersebut, Anda dapat membuat simpulannya. Simpulan tersebut di buat agar Anda memahami pesan dari informasi tersebut. Agar Anda dapat menyimpulkan informasi tersebut secara runtut dan mudah dipahami, catatlah pokok-pokok informasi tersebut. Untuk mengetahui pokok-pokok isi informasi yang kita dengar, kita tidak dapat mengetahuinya berdasarkan satuan-satuan paragraf. Biasanya, dari informasi yang kita dengar, kita dapat menentukan pokok-pokok informasi berdasarkan yang paling mudah ditangkap dan diingat. Salah satu kunci untuk menentukan pokok-pokok informasi, Anda dapat menggunakan rumus 5W+1H (what/apa, who/siapa, where/di mana, when/kapan, why/mengapa, how/ bagaimana).

Berikut ini pokok-pokok informasi Jakarta Operasikan Waterway”.

Dua kapal penumpang (waterway) secara resmi melayani masyarakat dari Dermaga Halimun hingga Dermaga Dukuh Atas sepanjang 1,7 kilometer kemarin. (kalimat ini dapat memenuhi unsur what/apa, where/di mana, dan when/kapan). Angkutan air tersebut dapat dijadikan alternatif transportasi umum di Jakarta. Hanya saja, untuk jangka waktu hingga dua tahun mendatang masih difokuskan untuk keperluan pariwisata. (kalimat-kalimat ini dapat memenuhi unsur who/siapa, dan how/ bagaimana). Pembangunan waterway merupakan bagian dari skenario besar penataan sistem transportasi di wilayahnya yang dikenal dengan Pola Transportasi Makro (PTM). (kalimat ini dapat memenuhi unsur why/mengapa).

Pokok-pokok informasi tersebut juga merupakan informasi yang mudah ditangkap dan diingat. Buktikanlah oleh Anda dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut.

Tentang apa isi informasi tersebut? Di mana tempat terjadinya informasi tersebut? Kapan informasi tersebut terjadi? Siapa yang berperan dalam informasi tersebut? Bagaimana informasi itu terjadi? Mengapa peristiwa dalam informasi tersebut terjadi?

Menurut Anda, adakah pokok-pokok informasi penting dari sumber informasi yang telah Anda dengarkan tadi? Sebutkanlah berdasarkan hasil penyimakan Anda terhadap informasi tersebut. Berdasarkan pokok-pokok informasi yang telah ditentukan tersebut, Anda dapat lebih mudah menyimpulkan informasi yang Anda dengar. Anda dapat membuat simpulan dengan urutan pokok informasinya sehingga menjadi simpulan yang runtut. Perhatikan simpulan berikut berdasarkan pokok-pokok informasi yang telah ditentukan sebelumnya. Simpulan yang telah dibuat dapat disampaikan kepada orang lain dengan runtut dan jelas. Dengan kata lain, kalimat-kalimat yang digunakan tersusun secara rapi; intonasi dan lafal diungkapkan secara jelas. Dengan demikian, orang lain dapat lebih mudah menangkap informasi yang telah Anda peroleh. Sekarang, untuk melatih kemampuan Anda, dengarkan informasi berikut. Sebaiknya, minta bantuan teman Anda untuk membacakannya. Agar dapat melatih kemampuan Anda, sebaiknya tutuplah buku Anda.

Monorail Jakarta, Proyek atau Solusi?

Akhir-akhir ini, berita tentang rencana pembangunan proyek monorail muncul kembali terutama tentang persoalan ketidaksiapan pihak konsorsium pelaksananya. Sejak rencana proyek ini mulai digagas dan diungkapkan, sebenarnya sudah banyak pihak yang mempertanyakan kesiapan Pemprov Jakarta dalam pembangunan proyek besar di bidang transportasi ini. Pertanyaan tersebut bukan berkaitan dengan bermanfaat atau tidak monorail, tetapi lebih tentang pihak swasta atau investor yang akan menjadi patner Pemprov Jakarta dalam merealisasikan proyek prestisius tersebut. Misalnya saja mempertanyakan garansi atau jaminan yang dapat diberikan Pemprov Jakarta bahwa investor yang akan digaet benarbenar memiliki kapasitas dan profesional. Sayangnya semua pertanyaan publik itu tidak pernah mendapat jawaban jelas dan tegas dari pihak Pemprov Jakarta dan pelaksanaan proyek ini semakin memburuk hingga kini. Sekadar untuk menyegarkan kembali ingatan tentang proyek ini, ide awal membangun monorail pertama kali digulirkan PT Indonesian Transit Central (ITC) sebagai partner dari MTrans Malaysia pada awal 2001. Sebagai gambaran untuk membayangkan atau ingin tahu, bagaimana bentuk monorail mungkin bisa melihat seperti monorail yang ada di komplek wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Waktu itu, surat dukungan terhadap investasi proyek monorail telah didapat, yaitu dari Menteri Perhubungan, Dirjen Hubungan Darat, Gubernur Jakarta (Juli 2002), Walikota Bekasi (April 2002), dan Walikota Tangerang (Mei 2002). Gagasan awal proyek monorail ini akhirnya ditunda terus dan akhirnya tenggelam karena pihak Pemprov Jakarta melihat busway dinilai lebih layak. Setelah busway koridor 1 berjalan dan diteruskan dengan pembangunan koridor 2 dan 3, barulah monorail pun dilirik kembali.

Pihak ITC sendiri saat itu baru mengajukan rencana pembangunan monorail tahap pertama dengan rute Bekasi-Mega Kuningan sepanjang 22,5 kilometer dan tahap kedua akan dibangun rute Jakarta-Tangerang kemudian diteruskan Bekasi-Cikarang. Lagi-lagi bukan Sutiyoso jika tidak memaksakan kehendaknya sendiri meski banyak pihak mencoba memberi masukan agar rencana proyek tersebut dipersiapkan benar baru dijalankan. Gubernur Jakarta, Sutiyoso tetap ngotot proyek ini harus dijalankan walaupun belum siap benar konsepnya. Peristiwa perdebatan awal tersebut terjadi sekitar pertengahan tahun 2003 lalu, meski konsep monorail belum ada, Sutiyoso terus menjajaki pembangunan monorail di Jakarta Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Untuk memuluskan rencananya itu, tidak lama kemudian Sutiyoso mengatakan bahwa dia telah merencanakan perjalanan ke Kuala Lumpur, Malaysia untuk mengunjungi para investor setempat yang akan menginvestasikan uang senilai Rp 3,2 triliun untuk membuat jalur monorail.

Berita selengkapnya di Sumber: www.sekitarkita.com

Informasi Tidak Langsung dan Info Info Simpul Menyimpulkan Tuturan

Informasi Tidak Langsung dan Info Info Simpul Menyimpulkan Tuturan

Informasi Tidak Langsung dan Info Info Simpul Menyimpulkan Tuturan

Informasi Tidak Langsung – Sebuah peristiwa yang terjadi dalam kehidupan dapat dijadikan bahan pembicaraan. Anda dapat menuturkan berbagai peristiwa yang terjadi melalui tindak tutur, baik tindak tutur langsung maupun tidak langsung. Jika dalam pelajaran sebelumnya Anda telah berlatih membuat simpulan berdasarkan tuturan langsung. Kali ini, Anda akan berlatih membuat simpulan berdasarkan tuturan tidak langsung. Dari simpulan tersebut, Anda dapat mengemukakan dukungan atau tanggapan. Begitu juga dengan bacaan berupa artikel. Dalam pelajaran ini, Anda akan berlatih mengutarakan dukungan atau tanggapan. Dengan demikian, daya kritis Anda dapat ditingkatkan. Dalam bidang sastra, Anda akan mengidentifikasi nilai-nilai yang terkandung dalam karya sastra Melayu klasik. Di samping dapat memberikan tanggapan seperti terhadap teks artikel, Anda dapat menerapkan nilai-nilai dalam karya sastra tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Informasi Tidak Langsung
Informasi Tidak Langsung

Menyimpulkan Tuturan Informasi Tidak Langsung dan Info Info Simpul

Informasi Tidak Langsung – Dalam pelajaran 7A, Anda telah belajar menyimpulkan informasi dari tuturan langsung. Dalam pelajaran ini, Anda akan kembali berlatih menyimpulkan informasi. Akan tetapi, informasi tersebut berasal dari tuturan tidak langsung. Anda akan menyimak dengan saksama, mencatat poko-pokok informasi, dan membuat simpulannya. Dengan demikian, diharapkan kemampuan menyimak Anda akan meningkat.

Dengan kemampuan mendengarkan informasi dari tuturan tidak langsung, Anda akan terbiasa mengambil manfaat dari informasi yang berasal dari tuturan tidak langsung. Semakin banyak sumber informasi yang diserap (baik dari tuturan langsung maupun tuturan tidak langsung), Anda akan makin mudah menyerap informasi. Dengan banyak menyerap informasi, Anda akan semakin percaya diri dalam menjalani kehidupan dan mencapai tujuan hidup Anda. Berikut ini sebuah informasi yang akan dibacakan oleh teman Anda. Anda harus mendengarkannya dengan baik. Agar dapat mendengarkan dengan baik, tutuplah buku Anda.

Pesawat Cerdas Cegah Terorisme

Informasi Tidak Langsung – Sejak peristiwa pengeboman WTC 11 September 2001, sistem keamanan menjadi perhatian perusahaan pemanufaktur pesawat. Boeing misalnya, mengembankan teknologi yang mencegah terorisme di pesawat. Boeing saat ini tengah menggarap sistem pengamanan pada pesawat yang diproduksinya. Para ilmuwan di Boeing sedang mengembangkan sistem baru bernama Uninterruptible Autopilot System (UAS) yang diklaim mampu mencegah pengambilalihan kontrol pesawat oleh teroris. Alat tersebut, seperti dikutip detikINET dari ThisIsLondon.co.uk Senin(12/3/2007), sudah dipatenkan secara rahasia oleh Boeing di Amerika Serikat bulan ini. Sistem ini akan menghubungkan pemandu pendaratan pesawat di bandara dengan pesawat menggunakan gelombang radio dan satelit GPS (Global Positioning System). “Kami berupaya memperketat sistem keselamatan, keamanan, dan efisiensi pada armada penerbangan dunia,” ujar juru bicara Boeing. Menurutnya, teknologi ini ditujukan untuk menjawab kebutuhan industri yang membutuhkan teknik khusus untuk mencegah orang luar mengontrol pesawat dan mengancam jiwa penumpang. Sistem autopilot sebelumnya telah ada pada pesawat Boeing dan membutuhkan bantuan pilot untuk mengaktifkannya. Sementara pada sistem UAS ini, sistem autopilot akan dipicu oleh aktifnya panel instrumen yang bersensor tekanan. Sensor ini diletakkan pada pintu kokpit yang dapat mendeteksi adanya gerakan pemaksaan untuk memasuki ruang kokpit. Begitu teraktivasi, UAS tidak akan bisa dinonaktifkan oleh semua orang di pesawat dalam keadaan apapun. Pengendalian jarak jauh, kemudian akan diserahkan sepenuhnya kepada pemandu pesawat di bandara atau ground controller yang menggunakan gelombang radio dan sinyal GPS untuk memandu pendaratan pesawat secara digital. Hal ini diklaim dapat meniadakan risiko kemungkinan orang berbuat jahat selama dalam penerbangan. Jika terjadi sesuatu yang buruk, pesawat kemudian akan dikendalikan dari jarak jauh menuju basis pangkalan udara militer atau bandara komersial yang aman, di mana pesawat dapat mendarat dengan bantuan teknologi autoland function, yang telah ada pada pesawat penumpang modern saat ini. Menurut sumber yang dekat dengan perusahaan, dalam 3 tahun mendatang sistem ini sudah dapat diterapkan pada pesawat-pesawat komersil.

Sumber: www.detikinet.com, 12 Maret 2007

Informasi Tidak Langsung – Setelah mendengarkan informasi dari tuturan tidak langsung tersebut, Anda dapat membuat simpulannya. Simpulan tersebut Anda buat agar Anda memahami pesan dari informasi tersebut. Agar Anda dapat menyimpulkan informasi tersebut secara runtut dan mudah dipahami, catatlah pokok-pokok informasi tersebut. Sama dengan mendengarkan informasi dari tuturan langsung, untuk mengetahui pokok-pokok isi informasi yang kita dengar dari tuturan tidak langsung, kita tidak dapat mengetahuinya berdasarkan satuan-satuan paragraf. Biasanya, dari informasi yang kita dengar, kita dapat menentukan pokok-pokok informasi berdasarkan yang paling mudah ditangkap dan diingat. Salah satu kunci untuk menentukan pokok-pokok informasi, Anda dapat menggunakan rumus 5W+1H (what/apa, who/siapa, where/di mana, when/kapan, why/mengapa, how/bagaimana).

Tentang apa isi informasi tersebut? Di mana tempat terjadinya informasi tersebut? Kapan informasi tersebut terjadi? Siapa yang berperan dalam informasi tersebut? Bagaimana informasi itu terjadi? Mengapa informasi tersebut terjadi?

Informasi Tidak Langsung – Berdasarkan pokok-pokok informasi yang telah ditentukan tersebut, Anda dapat lebih mudah menyimpulkan informasi yang Anda dengar. Anda dapat membuat simpulan dengan urutan pokok informasi yang sedemikian rupa sehingga menjadi simpulan yang runtut. Simpulan yang telah dibuat dapat disampaikan kepada orang lain dengan runtut dan jelas. Dengan kata lain, kalimat-kalimat yang digunakan tersusun secara rapi; intonasi dan lafal diungkapkan secara jelas. Dengan demikian, orang lain dapat lebih mudah menangkap informasi yang telah Anda peroleh. Untuk dapat melihat contohnya, Anda dapat melihat kembali pembelajaran 7A. Walaupun dalam pembelajaran 7A informasinya diperoleh dari tuturan langsung, proses mendengarkan dan mencatat pokok-pokok informasi serta membuat simpulannya tetaplah sama dengan informasi dari tuturan tidak langsung.

Uji Materi

1. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut berdasarkan informasi yang telah Anda dengarkan untuk membuktikan bahwa Anda mendengarkan dengan baik. a. Kapan pengeboman WTC terjadi? b. Apa nama perusahaan penerbangan yang mengembangkan sistem baru bernama Uninterruptible Autopilot System (UAS) yang diklaim mampu mencegah pengambilalihan kontrol pesawat oleh teroris. c. Di mana alat tersebut dipatenkan? d. Apa nama gelombang dan satelit yang digunakan untuk menghubungkan pemandu pendaratan pesawat di bandara dengan pesawat dalam sistem UAS? e. Pada sistem UAS ini, sistem auto-pilot akan dipicu oleh aktifnya panel instrumen yang bersensor tekanan. Di mana sensor ini diletakkan? 2. Sampaikan satu pertanyaan lain secara lisan kepada teman Anda untuk menguji daya simaknya. 3. Catatlah pokok-pokok informasi yang telah Anda dengar tersebut. 3. Buatlah simpulan atas isi informasi tersebut dengan urutan yang runtut dan mudah dipahami. 4. Sampaikan secara lisan simpulan isi informasi tersebut dengan runtut dan jelas

Kegiatan

1. Carilah informasi dari media massa cetak atau internet. Selain itu, Anda juga dapat menggunakan rekaman informasi. 2. Perdengarkan informasi yang diperoleh. 3. Catatlah pokok-pokok informasi yang didengarkan tersebut. 4. Sampaikan secara lisan isi informasi yang ditulis secara runtut dan jelas. 5. Simpulkan isi informasi tersebut. 6. Teman-teman Anda dapat melakukan pengamatan dan penilaian terhadap hasil pekerjaan Anda berdasarkan format penilaian berikut.

Memberikan Persetujuan atau Dukungan

Informasi Tidak Langsung – Pada bagian ini, Anda akan berlatih memberikan persetujuan atau dukungan terhadap artikel yang terdapat dalam media cetak atau elektronik. Anda perlu memahami terlebih dahulu informasi tersebut kemudian mencatat hal-hal pentingnya. Setelah menyimpulkan informasi, Anda dapat mengutarakan tanggapan atau dukungan.

Informasi Tidak Langsung – Dalam pelajaran 1B, Anda telah belajar memberikan kritik terhadap informasi dari media cetak atau elektronik. Lalu, bagaimana jika kita ingin memberikan persetujuan atau dukungan terhadap informasi yang terdapat dalam media cetak atau elektronik? Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendapatkan informasi. Informasi tersebut ada yang bertolak belakang dengan pemikiran kita dan ada juga yang sesuai dengan pemikiran kita. Ada kalanya, kita ingin menanggapi informasi-informasi itu. Apabila informasi yang kita peroleh tidak sesuai dengan pikiran kita, kita ngin memberikan kritik. Adapun apabila informasi yang diperoleh sesuai dengan pemikiran kita, tentunya kita ingin memberikan persetujuan dan dukungan. Oleh karena itu, kali ini Anda akan belajar memberikan persetujuan setelah Anda belajar memberikan kritik. Namun, ada halhal yang harus Anda cermati ketika ingin memberikan persetujuan. Sebelumnya, sebaiknya Anda mendata informasi dari artikel yang Anda baca atau dengar dengan mencantumkan sumbernya. Dengan demikian, Anda akan lebih fokus dalam memberikan persetujuan kepada pihak tertentu. Kemudian, rumuskan pokok persoalan yang menjadi bahan perdebatan umum di masyarakat (apa isunya, siapa yang memunculkan, kapan dimunculkan, apa yang menjadi latar belakangnya, dan sebagainya). Dengan demikian, Anda dapat memberikan persetujuan secara runtut. Selanjutnya, barulah Anda dapat memberikan persetujuan /dukungan dengan bukti pendukung (disertai alasan).

Cara Menyimpulkan Informasi dari Tuturan Langsung

Cara Menyimpulkan Informasi dari Tuturan Langsung

Cara Menyimpulkan Informasi dari Tuturan Langsung

Cara Menyimpulkan Informasi
Cara Menyimpulkan Informasi

Cara Menyimpulkan Informasi

Cara Menyimpulkan Informasi – Anda pernah mendengarkan bagaimana celoteh riangnya Indy Barends, bukan? Ya, sekarang secara langsung akan Anda dengarkan temanmu bertutur tentang Indy Barends. Tutuplah buku Anda!

Indy Barends Berupaya Menjadi Manusia Baru

Cara Menyimpulkan Informasi – Namanya pertama kali dikenal oleh masyarakat sebagai seorang penyiar radio di salah satu radio swasta di Jakarta. Dari sinilah, bintang terang Indy Barends mulai bersinar dan memberikan cahaya pada dunia hiburan Indonesia. Namun, siapa sangka awalnya menjadi penyiar adalah bukan pilihan hidupnya. “Dulu, aku itu benci setengah mati jika mendengarkan orang siaran. Aku pikir orang aneh aja yang kerjaannya bicara sendiri ngalor-ngidul, ketawa-ketawa, lalu masukin lagu, setelah itu iklan,” ujar Indy yang pertama kali bergabung dengan Hard Rock FM sebagai tenaga marketing ini.

Cara Menyimpulkan Informasi – Talentanya yang besar sebagai seorang penghibur membutuhkan ruang untuk berkembang. Bertepatan dengan itu Indosiar membutuhkan seorang presenter untuk sebuah acara keluarga. Indy dipercaya menjadi host untuk acara tersebut setelah melalui tahap seleksi. Acara yang bertajuk Talk Life ini dipandu Indy Barends selama lima tahun, dan menghasilkan Panasonic Awards sebagai pembawa acara bincangbincang wanita terbaik baginya. Belajar dari yang dilakukan, itulah hal yang selalu dilakukan ibu muda ini agar bisa dan mampu bertahan di dunianya. Kecepatannya beradaptasi dengan atmosfer dunia entertainment tidak lepas dari dukungan teman yang sekaligus gurunya. Kesuksesannya menggantikan posisi Sarah Sechan sebagai penyiar di Hard Rock berkat bimbingan Erwin Parengkuan, pasangan siarnya. Begitu pun menjadi presenter, Indy tidak pernah bisa melupakan jasa almarhum Indra Safera. “Indra adalah motor terbaik dan saya beruntung pernah belajar darinya,” ungkap Indy yang juga mengajar Public Speaking ini menjelaskan. (Sumber: Media Halo, edisi Desember 2004)

Latihan

Jawablah soal-soal berikut ini! 1. Sebutkan tokoh yang dibicarakan pada wacana di atas! 2. Ceritakan tentang talenta yang dimiliki tokoh yang dibicarakan dalam teks di atas! 3. Temukanlah kata-kata sulit yang ada dalam teks tersebut, lalu carilah artinya dalam kamus!

4. Tunjukkanlah, lalu sebutkan fakta tentang Indy Barends yang terdapat pada teks tersebut! 5. Bagaimana pandangan/pendapat Indy Barends terhadap profesi penyiar radio sebelum ia terjun menjadi penyiar? Jelaskan!

Menanggapi Informasi 

Cara Menyimpulkan Informasi – Anda bisa memeroleh beragam informasi dari bermacam-macam media, baik elektronik maupun cetak. Apabila Anda mendengar berita melalui siaran televisi atau radio, ataupun membaca sebuah berita/artikel dalam surat kabar, cobalah cermati isi berita itu. Anda mungkin saja ingin mengkritisi informasi tersebut. Apabila kita terdorong untuk mengkritisi informasi dari media cetak dan elektonik, sebaiknyalah kita melakukannya dengan cara dan bahasa yang baik serta santun. Jangan sampai ada yang tersinggung atau salah paham hanya karena gaya kita menyampaikan kritik kurang simpatik. Selain itu, kita juga harus mempunyai bukti atau fakta pendukung dan alasan yang logis sehingga kritikan kita itu menjadi suatu pendorong untuk memperluas wawasan (kritik membangun). Anda (pemberi informasi) bisa saja tidak setuju dengan opini itu, tetapi ketidaksetujuan Anda itu harus didukung oleh fakta yang kebenarannya dapat dibuktikan.

Contoh Indy Barends mendapatkan penghargaan Panasonic Award setelah ia meniti kariernya selama lima tahun. (fakta) Kecepatan Indy Barend beradaptasi dengan atmosfer dunia entertainment juga tidak terlepas dari dukungan teman-temannya. (opini)

Berilah kritikan Anda terhadap pernyataan di bawah ini dengan mengungkapkan fakta pendukung kritikan Anda. Ungkapkanlah dalam bahasa yang lugas, tegas, dan pilihan kata yang tepat! 1. Petani berhak mendapat harga jual gabah yang besar. 2. Pemerintah lebih baik memusatkan pembangunan pada bidang pertanian sesuai dengan keadaan negara kita yang agraris. Latihan 2 3. Penyemprotan pestisida pada tanaman sayuran dan buah-buahan perlu dilakukan karena dapat menghindari hama dan gulma. 4. Masyarakat desa boleh membunuh babi hutan yang telah merusak perkebunan mereka. 5. Sebelum masa panen tiba, ada kalanya petani menjual hasil pertaniannya kepada lintah darat.

Membaca Memindai Buku Berindeks

Cara Menyimpulkan Informasi – Membaca memindai adalah membaca selayang pandang untuk menemukan informasi yang Anda cari. Membaca memindai dilakukan ketika membaca buku berindeks, seperti kamus, buku telepon, atau eksiklopedi. Buku tersebut disusun secara alfabetis berdasarkan urutan abjad dan di dalamnya selalu terdapat indeks atau petunjuk agar pembaca dengan mudah menemukan informasi yang dicarinya.

Sebagai gambaran, apabila Anda membuka salah satu halaman kamus, Anda akan menemukan kata yang terletak pada sudut kiri atau kanan atas. Kata yang terletak pada sudut kiri atas merupakan kata pertama yang diuraikan pada halaman tersebut. Kata yang terletak pada sudut kanan atas merupakan kata terakhir yang diuraikan pada halaman tersebut. Hal tersebut juga berlaku dalam mencari informasi pada buku telepon dan buku lain yang berindeks. Buku yang baik dan memenuhi standar adalah buku yang menyertakan indeks di dalamnya. Indeks dalam sebuah buku berisi kosakata-kosakata penting atau kata-kata kunci beserta lokasi/halaman di mana kosakata tersebut berada dalam buku. Indeks biasanya ditempatkan di bagian akhir buku sebelum daftar pustaka. Indeks berguna untuk menelusuri informasi spesifik dalam sebuah buku, misalnya informasi mengenai sebuah teori berikut pencetusnya.

Sebagai latihan, Anda perlu membaca buku/teks berindeks dengan cara membaca memindai. Berikut dijelaskan tentang cara menggunakan indeks dalam mencari suatu informasi. Perhatikan daftar indeks di samping! Bagaimana cara membaca dan memahami penggunaan daftar indeks tersebut? Kata Abiogenesis, terdapat pada halaman 2. Pada halaman tercantum: “Teori Abiogenesis = Generatio Spontanea. Teori ini dikemukakan oleh Aristoteles, (bangsa Yunani). Isi teori: Makhluk hidup berasal dari benda mati yang terbentuk secata spontan.” Kata Basidium ditemukan pada halaman 130. Di sana tertulis “Basidomycetes bereproduksi dengan komidia dan sporadium yang dibuat oleh Basidium”. Kata Cambium ada pada halaman 46. Pada halaman tersebut tertulis: “Bila antara xylem dan phloem terdapat jaringan meristematis yang disebut cambium, maka ikatan pembuluh tersebut disebut ikatan pembuluh terbuka”. Pada halaman 10 ada istilah difusi. Istilah ini terdapat pada kalimat: “Difusi adalah perpindahan partikel zat padat atau gas dari hyper ke hypo”.

Jawablah soal-soal di bawah ini dan tulis pada lembar kerja Anda! 1. Jelaskan cara membaca teks berindeks dan sebutkan manfaatnya bagi pembaca! 2. Bacalah sebuah buku berindeks! 3. Bacalah informasi yang terdapat pada halaman yang dirujuk pada daftar indeks! Latihan 3 Cerpen adalah karangan pendek yang pada umumnya mengisahkan masalah yang sederhana dan menceritakan peristiwa-peristiwa yang dialami tokoh secara singkat. Unsur-unsur cerpen terdiri atas dua bagian, yaitu unsur intrinsik dan unsur ekstinsik. Unsur Intrinsik 1. Tema, adalah gagasan yang menjalin struktur iai cerita. 2. Alur (plot), merupakan pola pengembangan cerita yang terbentuk oleh hubungan sebab akibat. 3. Latar atau setting, merupakan tampat, waktu, dan suasana yang digunakan dalam suatu cerita. 4. Penokohan, adalah cara pengarang menggambarkan dan mengembangkan karakter tokoh-tokoh dalam cerita. Abiogenesis, 2 Basidium, 130 Cambium, 46 Difusi, 10 Fototropi, 125 Isolasi, 333 4. Tulislah isi informasi yang terdapat pada halaman yang dirujuk pada daftar indeks! 5. Rangkumlah isi informasi yang diperoleh dari halaman-halaman rujukan tersebut dalam beberapa kalimat!

5. Sudut pandang (point of view), adalah posisi pengarang dalam membawakan cerita. 6. Amanat, merupakan ajaran moral atau pesan didaktis yang hendak disampaikan pengarang kepada pembaca melalui karyanya itu.

Unsur Ekstrinsik 1. Latar belakang pengarang, seperti pendidikan, kondisi keluarga, jenis kelamin, usia, dan sebagainya. 2. Waktu dan tempat penulisan karya cerpen tersebut. Kali ini kita akan memainkan peran sebagai cerpenis dengan cara mengingatingat kejadian yang kita alami. Kita dapat menyusun pertanyaan yang sebenarnya akan dijawab oleh kita sendiri. Misalnya, yang akan menulis cerpen bernama Andini dan pengalaman hidupnya. Misalnya, menceritakan pengalamannya (pertemanannya) dengan Rangga dan Sinta.

Berikut ini contoh cerpen yang diambil dari surat kabar.

Akhir dari Sebuah Awal Yuniskha Tri Adona

Sudahlah, aku sudah capek. Aku sudah lelah dengan semua ini. Aku sudah lelah dengan hidup ini. Aku ingin mengakhiri hidup ini untuk selamanya. Rumahku selalu ramai oleh pertengkaran ayah dan ibuku. Kuliahku berantakan. Teman-temanku membenciku. Mereka bilang aku adalah anak yang sombong.

Saudara-saudara ayah dan ibuku tak mau tahu tentang mereka. Rumahku seperti neraka bagiku. Kampus seperti neraka bagiku. Dunia adalah neraka bagiku. Sudahlah, aku sudah capek nilai semesterku jeblok. Aku dimarahi orang tuaku lagi. Tinggal dua hari lagi aku akan di drop-out dari kampus. Sudah begitu, jalanan macet lagi. Aku memandangi setir mobilku dengan pandangan kosong. Tiba-tiba ada yang menyapaku. “Mbak, ngelamun aja. Ayamku aja ngelamun terus, besoknya mati lho Mbak…” Seorang tua, sepertinya sudah 50 tahunan. Dia mengendarai motor, tepat di samping mobilku. Mobil-mobil berseliweran di sampingnya dari arah berlawanan. Dia tersenyum kepadaku. “Macet ya Mbak, tapi nggak usah terlalu dipikirin, toh sampeyan adem-adem saja di dalam mobil. Lha saya ini pake sepeda motor, kepanasan, he he he…” Siapa orang tua ini, pikirku. Aku buka jendela mobilku dan aku balas senyumannya. “Mbak, gak usah dipaksakan senyumnya. Saya sudah tua, saya tahu persis batin seseorang hanya dari mukanya. Mbak kelihatan sedih, kenapa?” tanyanya tiba-tiba. “Ah, nggak kok Pak,” jawabku tekejut, kok dia tahu ya? “Iya nih Pak, aku lagi suntuk, rasanya mau mati aja,” jawabku. Pikirku, Iho kok malah curhat? “Lho, ngapain mati segala, ada masalah toh? Sampeyan kan masih muda, tenang aja Mbak, semua masalah ada jalan keluarnya kok,” jawabnya santai. “Masalahku udah sangat besar sekali Pak. Rasanya, aku sudah nggak kuat lagi. Sudah nggak ada jalan keluar lagi,” kataku sambil terisak-isak.

Selengkapnya Penulis adalah pelajar UNESA Sumber: www.jawapos.co.id/Senin, 26 Mei 2008