Nama Malaikat dan Tugasnya Masing-masing (2)

Nama Malaikat dan Tugasnya Masing-masing (2)

d. Malaikat Israfil
Malaikat Israfil diberi tugas meniup sangkakala. Israfil selalu memegang
terompet suci yang terletak di bibirnya selama berabad-abad, menunggu
perintah dari Allah Swt. untuk meniupnya pada hari kiamat. Pada hari itu
ia akan turun ke bumi dan berdiri di batu/bukit suci di Jerusalem. Tiupan
pertama akan menghancurkan dunia beserta isinya, tiupan kedua akan
mematikan para malaikat dan tiupan ketiga akan membangkitkan orangorang
yang telah mati dan mengumpulkan mereka di Padang Ma¥syar.
Di dalam kitab Tanbi¥ul G?fil³n Jilid 1 halaman 60 ada sebuah hadis pedang
panjang yang menceritakan tentang kejadian kiamat yang pada bagian
awalnya sangat menarik untuk dicermati.
Abu Hurairah ra. berkata: Rasulullah saw. bersabda, “Ketika Allah Swt.
telah selesai menjadikan langit dan bumi, Allah Swt. menjadikan sangkakala
(terompet) dan diserahkan kepada Malaikat Israfil, kemudian ia letakkan di
mulutnya sambil melihat ke Arsy menantikan bilakah ia diperintah”. Saya
bertanya: “Ya Rasulullah saw. apakah sangkakala itu?” Jawab Rasulullah
saw. “Bagaikan tanduk dari cahaya.” Saya tanya; “Bagaimana besarnya?”
Jawab Rasulullah saw.; “Sangat besar bulatannya, demi Allah Swt. yang
mengutusku sebagai Nabi, besar bulatannya itu seluas langit dan bumi, dan
akan ditiup hingga tiga kali. Pertama: Nafkhatul faz?’ (untuk menakutkan).
Kedua: Nafkhatus sa’aq (untuk mematikan). Ketiga: Nafkhatul ba’a¡ (untuk
menghidupkan kembali atau membangkitkan).”
Dalam hadis di atas, disebutkan bahwa sangkakala atau terompet
Malaikat Israfil itu bentuknya seperti tanduk dan terbuat dari cahaya.
Ukuran bulatannya seluas langit dan bumi. Bentuknya laksana tanduk
mengingatkan kita pada terompet orang-orang zaman dahulu yang terbuat dari tanduk.
e. Malaikat Munkar
Malaikat Munkar diberi tugas untuk bertanya kepada orang yang sudah
mati di alam kubur bersama Malaikat Nakir.

f. Malaikat Nakir
Malaikat Munkar dan Malaikat Nakir adalah dua malaikat yang bertugas
menanyakan dan menguji iman orang yang sudah mati di alam kubur.
Pemeriksaan akan dimulai ketika pemakaman selesai dan orang terakhir
dari jamaah pemakaman telah melangkah 40 langkah dari kuburan.
Malaikat Munkar dan Malaikat Nakir menanyakan tiga pertanyaan:
“Siapa Tuhanmu? Siapa nabimu? Apa agamamu? Apa kitabmu? Di
mana kiblatmu? Siapa saudaramu?”. Seorang mukmin yang saleh akan
merespons dengan benar, mengatakan bahwa Tuhan mereka adalah Allah
Swt., Muhammad adalah nabi mereka, agama mereka adalah Islam, al-
Qur’?n adalah kitab mereka, Ka’bah adalah kiblat mereka, dan muslimin
dan muslimat adalah saudara mereka. Jika jawaban benar, waktu yang
dihabiskan untuk menunggu hari kebangkitan adalah menyenangkan.
Mereka yang tidak menjawab seperti yang dijelaskan di atas dihukum
sampai hari penghakiman.

g. Malaikat Raqib
Malaikat Raqib bertugas mencatat segala amal kebaikan manusia. Ia
bersama Malaikat ‘Atid yang mencatat amal buruk berjalan beriringan.
(Q.S. Q?f/50:18). Dari Anas ra., dari Nabi Muhammad saw., Sabdanya:
“Sesungguhnya Allah Swt. telah menugaskan dua malaikat untuk menulis
segala apa yang dilakukan atau dituturkan oleh seseorang hamba-Nya
(satu di sebelah kanannya dan yang satu lagi di sebelah kirinya); kemudian
apabila orang itu mati, Tuhan perintahkan kedua malaikat itu dengan
firman-Nya, “Hendaklah kamu berdua tinggal tetap di kubur hamba-Ku
itu serta hendaklah kamu mengucap tasbih, tahmid dan takbir hingga ke
hari qiamat dan hendaklah kamu menulis pahalanya untuk hamba-Ku itu.”
(H.R. Abu al-Syeikh dan Tabrani)
h. Malaikat ‘Atid
Malaikat ‘Atid adalah bertugas mencatat segala amal keburukan
manusia. Kedua malaikat ini (Raqib dan ‘Atid) sangat jujur dan tak pernah
bermaksiat kepada Allah Swt. Mereka mencatat dengan penuh ketelitian,
sehingga tidak ada satu pun keburukan dan kebaikan yang luput dari
catatan keduanya. Mereka tidak ditugaskan untuk mengolah, menganalisis,
menyimpulkan apalagi menjatuhkan vonis. Mereka hanya menyetor data,
semua keputusan ada pada Maha kasih-sayang Allah Swt.

Malaikat Malik
Malaikat Malik adalah pemimpin malaikat yang bertugas di neraka.
Malaikat Malik disebut dalam Q.S. Az-Zukhruf/43 :77:
Artinya : “Dan mereka berseru, “Wahai (Malaikat) Malik! Biarlah
Tuhan-mu mematikan kami saja.” Dia menjawab, “Sungguh, kamu akan
tetap tinggal (di neraka ini).” (Q.S. az-Zukhruf/43:77 )
Dari ayat di atas, dapat dipahami bahwa Malaikat Malik adalah
pemimpin malaikat yang bertugas di neraka. Hal ini dipertegas oleh firman
Allah Swt yang artinya, “Di atasnya ada sembilan belas (malaikat penjaga)”.
(Q.S. al-Mudda¡¡ir/74:30)

j. Malaikat Ridwan
Malaikat Ridwan diberi tugas menjaga dan mengawasi surga serta
menyambut semua hamba Allah Swt. yang akan masuk ke dalamnya. Ia
sangat ramah menyambut dan mempersilahkan orang-orang yang akan
masuk ke dalam surga.

Nama Malaikat dan Tugasnya Masing-masing

Nama Malaikat dan Tugasnya Masing-masing

Sebagaimana halnya manusia, para malaikat memiliki tugas. Bedanya,
tugas yang diberikan Allah Swt. kepada manusia seringkali diabaikan bahkan pedang
dipertentangkan untuk dilaksanakannya. Namun para malaikat, yang diberikan
tugas oleh Allah Swt. kepadanya, tidak pernah menunda apalagi melalaikan
dan membangkang untuk mengerjakannya. Bahkan, dia melaksanakan
tugasnya sesuai dengan perintah Allah Swt. dan dia tidak mendurhakai-Nya.
Allah Swt. berfirman:
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan
keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu;
penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka
kepada Allah Swt. terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan
selalu mengerjakan apa yang diperintahkan” (Q.S. at-Ta¥r³m/66:6)
Di antara tugas-tugas malaikat itu antara lain: 1) Beribadah kepada Allah
Swt. dengan bertasbih kepada-Nya siang dan malam tanpa rasa bosan atau
terpaksa; 2) Membawa wahyu kepada para Nabi dan para Rasul; 3) Memohon
ampunan bagi orang-orang beriman; 4) Meniup sangkakala; 5) Mencatat
amal perbuatan; 6) Mencabut nyawa; 7) Memberi salam kepada ahli surga;
8) Menyiksa ahli neraka; 9) Memikul ‘arsy; 10) Memberi kabar gembira dan
memperkokoh kedudukan kaum mukminin; dan 11) Mengerjakan pekerjaan
selain yang telah disebutkan di atas.
Penjelasan tentang nama-nama malaikat dan tugasnya masing-masing
adalah sebagai berikut.

a. Malaikat Jibril
Malaikat Jibril dikenal juga sebagai penghulu para malaikat. Ia adalah satu
dari tiga malaikat yang namanya disebut dalam al-Qur’?n. Nama Malaikat
Jibril disebut dua kali dalam al-Qur’?n yaitu pada Q.S. al-Baqarah/2:97-98
dan Q.S. at-Ta¥r³m/66:4. Malaikat Jibril memiliki beberapa nama lain atau
julukan, di antaranya adalah R?¥ al-Am³n dan R?¥ al-Qudus. Adapun tugas
utamanya adalah menyampaikan wahyu dari Allah Swt. kepada para nabi
dan rasul-Nya.
Malaikat Jibril pula yang menyampaikan berita kelahiran Nabi Isa
as. kepada ibunya Maryam dan menyampaikan al-Qur’?n kepada Nabi
Muhammad saw. Dalam kisah suci perjalanan Isra’ Mi’raj, sesampainya
di pos perjalanan Sidratul Muntaha, Malaikat Jibril tidak sanggup lagi
mendampingi Rasulullah saw. untuk terus naik menghadap Allah Swt. Ia berkata, “Aku sama sekali tidak mampu mendekati Allah Swt. Perlu waktu
enam puluh ribu tahun lagi aku harus terbang untuk dapat aku capai.
Jika aku terus juga ke atas, aku pasti hancur luluh”. Mahasuci Allah Swt.,
ternyata Malaikat Jibril as. saja tidak sampai kepada Allah Swt.

b. Malaikat Mikail
Malaikat Mikail adalah malaikat yang diberi tugas untuk mengatur
urusan makhluk Allah Swt. sekaligus mengatur rezeki terutama kepada
manusia. Ia bertugas mengatur air, menurunkan hujan/petir, membagikan
rezeki pada manusia, tumbuh-tumbuhan juga hewan-hewan dan lainlain
di muka bumi ini. Malaikat Mikail termasuk salah satu malaikat yang
menjadi pembesar seluruh malaikat selain Malaikat Jibril.
Di samping bertugas membagi rezeki dan hujan, Malaikat Mikail juga
sering mendampingi Malaikat Jibril dalam menjalankan tugas-tugasnya. Di
antara tugas yang pernah dilakukan bersama Malaikat Jibril adalah sebagai
berikut.
1) Ketika Malaikat Jibril menjalankan tugas membelah dada Nabi
Muhammad saw. untuk dicuci hatinya karena akan diisi dengan iman,
islam, yakin dan sifat hilim ia mengambil peran sebagai pengambil
air al-Kau¡ar (air zam.zam) untuk dijadikan sebagai pencuci hati Nabi
Muhammad saw.
2) Ketika Nabi Muhammad saw. mendapat kepercayaan untuk melakukan
Isra’ dan Mi’raj, Malaikat Mikail besama Jibril ikut mendampingi selama
perjalanan.
3) Malaikat Mikail juga bertugas untuk menyampaikan lembaran kepada
Malaikat Maut. Dalam lembaran itu tertulis sangat detail nama, tempat,
dan sebab-sebab pencabutan nyawa bagi orang yang dimaksud.

c. Malaikat Izrail
Malaikat Izrail diberi tugas mencabut nyawa semua makhluk termasuk
dirinya sendiri. Ia dikenal juga dengan sebutan Malaikat Maut. Ia merupakan
salah satu dari empat malaikat utama selain Jibril dan Mikail, dan Israfil.
Malaikat Izrail diberi kemampuan yang luar biasa oleh Allah Swt., hingga
barat dan timur dapat dijangkau dengan mudah olehnya seperti seseorang
yang sedang menghadap sebuah meja makan yang dipenuhi dengan
pelbagai makanan yang siap untuk dimakan. Ia juga sanggup membolakbalikkan
dunia sebagaimana kemampuan seseorang sanggup membolakbalikkan
uang. Sewaktu Malaikat Izrail menjalankan tugasnya mencabut nyawa makhluk-makhluk dunia, ia akan turun ke dunia bersama-sama
dengan dua kumpulan malaikat, yaitu Malaikat Rahmat dan Malaikat Azab.
Untuk mengetahui di mana seseorang akan menemui ajalnya, adalah tugas
dari Malaikat Arham.