Materi Menginterpretasi Fungsi Iklan Layanan Masyarakat

Materi Menginterpretasi Fungsi Iklan Layanan Masyarakat

Materi Menginterpretasi Fungsi Iklan Layanan Masyarakat

Iklan Layanan Masyarakat
Iklan Layanan Masyarakat

Menginterpretasi Fungsi Iklan Layanan Masyarakat 

Iklan Layanan Masyarakat – Pada tugas ini kalian diajak untuk menginterpretasi fungsi sosial teks iklan yang berhubungan dengan energi. Bacalah secara saksama teks tersebut. Kalian bebas memberikan penafsiran. Kalian sudah memahami struktur teks iklan, aspek kebahasaan yang sering digunakan pada teks tersebut, serta informasi apa saja yang dibutuhkan untuk membangun sebuah teks iklan. Oleh karena itu, kalian tidak akan kesulitan menginterpretasi maknanya.

(1) Bacalah teks iklan berikut ini dengan cermat. Apa pesan yang ingin disampaikan penulis iklan?

(2) Bandingkan dengan iklan berikut, manakah yang lebih menarik perhatian pembaca?

(3) Evaluasilah isi kedua teks iklan tersebut dengan kalimat kalian sendiri.

(4) Setelah mengevaluasi teks tersebut, dapatkah kalian menguraikan struktur yang membangun teks tersebut? Diskusikan dengan teman sebangku kalian struktur teks tersebut, lalu tulislah hasil diskusi kalian!

(5) Setelah kalian mendiskusikan struktur teks pada gambar sebelumnya, paparkan hasil diskusi kalian di depan kelas. Mintalah komentar dari teman kalian apakah pekerjaan kalian itu sudah baik. Berdasarkan masukan dari teman, perbaikilah pekerjaan kalian itu!

(6) Setelah pemaparan hasil diskusi kalian pada nomor (5), tugas kalian berikutnya adalah menganalisis isi teks iklan ini. Apakah informasi yang terdapat dalam teks tersebut bisa kalian pahami dengan baik?

(7) Berdasarkan hasil dari identifikasi pada soal nomor (6) tersebut, buatlah teks iklan sederhana.

Iklan Layanan Masyarakat

Memproduksi Teks Iklan secara Bersama

Setelah menginterpretasi teks iklan dari sisi struktur teks, isi, dan kebahasaan pada tugas sebelum ini, tugas kalian berikutnya adalah membuat teks iklan tentang hemat air. Untuk memudahkan penulisan, kalian bisa mencari sumber bahan tulisan di perpustakaan, media massa, internet, observasi di lapangan, dan/atau wawancara dengan narasumber. Catatlah semua data yang diperoleh, baik catatan kepustakaan, catatan lapangan, dan/ atau hasil wawancara, kemudian tulislah menjadi sebuah teks iklan yang utuh secara bersama. Kalian bisa memulainya dengan membuat struktur yang sesuai. Struktur tersebut harus berisi orientasi^tubuh iklan^justifikasi. Untuk memudahkan pekerjaan kalian.

2) Setelah mengisi bagian yang rumpang pada soal nomor (1), kalian bisa memasukkannya ke dalam kerangka teks berikut.

3) Kalian bisa menambahkan gambar ataupun bagan yang sesuai dengan isi iklan kalian.

4) Kalian juga bisa menambahkan warna yang sesuai dengan tema iklan kalian.

5) Bacalah teks yang telah kalian hasilkan itu sehingga teman-teman kalian dapat mendengarkan isi teks yang telah kalian buat. Kalian juga bisa menunjukkan kepada teman-teman kalian hasil gambar yang telah kalian buat.

6) Mintalah teman-teman kalian untuk menyunting hasil teks kalian. Kalian bisa melakukan hal yang sebaliknya terhadap hasil teks iklan teman-teman kalian.

7) Kalian bisa pula tidak menggunakan struktur teks tersebut ketika kalian menginginkan bentuk iklan yang berupa iklan baris maupun iklan di radio. Untuk membuat iklan seperti ini kalian bisa menggunakan format seperti berikut.

Iklan Layanan Masyarakat

Kerja Mandiri Membangun Teks Iklan

Kegiatan 3 merupakan puncak dari seluruh kegiatan membangun teks iklan. Pada kegiatan 1 dan 2 kalian sudah memahami struktur teks iklan dan memahami isi teks iklan. Dalam kegiatan 3 ini kalian diharapkan dapat membuat teks iklan secara mandiri. Artinya, secara mandiri kalian diminta untuk membuat teks iklan. Pada dasarnya, apapun pesan yang ingin disampaikan pembuat iklan, dapat diungkapkan ke dalam teks iklan.

Menyunting dan Mengabstraksi Teks Iklan

Iklan Layanan Masyarakat – Setelah kalian menginterpretasi teks iklan dari sisi struktur teks, isi, dan kebahasaan pada tugas sebelum ini, tugas kalian berikutnya adalah menyunting teks iklan. 1) Coba kalian cari iklan mengenai bahayanya sampah mesin. Bacalah iklan tersebut dengan saksama. 2) Pada Tugas 3 Kegiatan 2 soal nomor (6), kalian telah melakukan proses penyuntingan teks iklan. Agar kalian lebih memahami proses penyuntingan.

3) Setelah membaca iklan tersebut, tertarikkah kalian untuk melakukannya? Mengapa demikian? Sebutkan alasan kalian! _____________________________________________________ _____________________________________________________ _____________________________________________________

4) Bandingkan dengan iklan berikut, dapatkah kalian menemukan pesan dari pembuat iklan yang dapat membuat kalian tertarik untuk melaksanakan anjuran dari iklan tersebut?

(5) Carilah teks iklan tentang produk yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Kalian bisa memanfaatkan bahan teks dari internet, majalah, koran, buku, jurnal.

(6) Apabila teks yang kalian dapatkan itu belum ideal dalam hal penjelasan dan dalam hal ciri-ciri kebahasaannya, betulkanlah teks itu agar teks itu mudah dipahami oleh pembacanya!

Memproduksi Teks Iklan Secara Mandiri

Iklan Layanan Masyarakat – Setelah menyunting dan mengabstraksi teks iklan pada tugas sebelum ini, tugas kalian berikutnya adalah membuat teks iklan tentang hemat bahan bakar minyak. Untuk memudahkan penulisan, kalian bisa mencari sumber bahan tulisan di perpustakaan, media massa, internet, observasi di lapangan, dan/ atau wawancara dengan narasumber. Catatlah semua data yang diperoleh, baik catatan kepustakaan, catatan lapangan, dan/atau hasil wawancara, kemudian tulislah menjadi sebuah teks iklan yang utuh secara bersama.

1) Kalian bisa memulainya dengan membuat struktur yang sesuai. Struktur tersebut harus berisi orientasi^tubuh iklan^justifikasi. Untuk memudahkan pekerjaan kalian

2) Setelah mengisi bagian yang rumpang pada soal nomor (1), kalian bisa memasukkannya ke dalam kerangka teks berikut.

3) Kalian bisa menambahkan gambar ataupun bagan yang sesuai dengan isi iklan kalian.

4) Kalian juga bisa menambahkan warna yang sesuai dengan tema iklan kalian.

5) Bacalah teks yang telah kalian hasilkan itu sehingga teman-teman kalian dapat mendengarkan isi teks yang telah kalian buat. Kalian juga bisa menunjukkan kepada teman-teman kalian hasil gambar yang telah kalian buat.

6) Mintalah teman-teman kalian untuk menyunting hasil teks kalian. Kalian bisa melakukan hal yang sebaliknya terhadap hasil teks iklan teman-teman kalian.

7) Kalian bisa pula tidak menggunakan struktur teks tersebut ketika kalian menginginkan bentuk iklan yang berupa iklan baris maupun iklan di radio.

Mengonversi Teks Iklan dalam Bentuk yang Lain

(1) Cermatilah kembali teks iklan ini!

(2) Ceritakan kembali teks iklan ini dengan penjelasan yang lebih singkat!

Daftar Pustaka

A Brief Introduction of Genre. Examples of Six Factual Genres and Their Generic Structure. 1989. Metropolitan East Disadvantaged School Program. Akhmad, Qadafi. 2014. It’s All About Football. Yogyakarta: Certe Posse. Aksan, Hermawan. 2011. Proses Kreatif Menulis Cerpen. Bandung: Nuansa. Alwi, Hasan (Ed.). 2001. Kalimat: Bahan Penyuluhan Bahasa Indoesia. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional. Alwi, Hasan (Ed.). 2001. Paragraf: Bahan Penyuluhan Bahasa Indoesia. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional. Alwi, Hasan, Dkk. 1998. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Edisi Ketiga. Jakarta: Balai Pustaka. Alwi, Hasan, Dkk. 1998. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Edisi Ketiga. Balai Pustaka. Jakarta. Arifin, Zaenal, dkk. 1992. Pemakaian Bahasa dalam Iklan Berita dan Papan Reklame. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Depdikbud. ASEAN National Secretariat of Indonesia. 1997. ASEAN, Selayang Pandang. Jakarta: Sekretariat Nasional ASEAN, Departememen Luar Negeri Republik Indonesia. Badudu, 1996. Inilah Bahasa Indonesia yang Benar III. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama Bambang Budi Wiyono; Sunarni. 2009. Evaluasi Program Pendidikan dan Pembelajaran.Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Malang. Buku Pintar Kompas 2013 Cisca (Ed.) 2011. Buku Pintar EYD, Bahasa dan Sastra Indonesia. Yogyakarta: Penerbit Cabe Rawit. Danardana, Agus Sri [Ed.]. 2013. Paradoks: Kumpulan Tulisan Alinea di Riau Pos 2013. Pekanbaru: Palagan Press. Eriyanto. 2001. Analisis Wacana: Pengantar Teks Media. Yogyakarta: LKiS. Eriyanto. 2013. Analisis Naratif. Dasar-Dasar dan Penerapannya dalam Analisis Teks Berita Media. Kencana Prenada Media Group. Jakarta. Etika Pariwara Indonesia. 2007. Jakarta : Dewan Periklanan Indonesia. Forum Kompas. 2012. “Menguak Sejarah Hari Buruh Dunia dan Indonesia” dalam http://forum.kompas.com/teras/80842-menguak-sejarahhari-buruh-dunia-dan-indonesia.html. Diakses 12 Juni 2014. Hae, Zen. 2014. “Pil Pilu Pemilu” dalam Majalah Tempo. 24 Februari—2 Maret 2014. Halliday, M.A.K. & Hasan, R. (1976). Cohesion in English. London: Longman. Halliday, M.A.K. (1985). Introduction to Functional Grammar. London: Edward Arnold. Herminarto Sofyan. 2006. Implementasi pembelajaran Berbasis Proyek Pada Bidang Kejuruan. Cakrawala Pendidikan. Yogyakarta: LPM UNY. Hirata, Andrea. 2007. Laskar Pelangi (Cetakan III). Yogyakarta: Bentang. Karina S.A., Nina dan Retno Sasongkowati. 2013. “Hadiah Nobel” dalam History of The World: Sejarah Dunia Kuno dan Modern. Yogyakarta: Penerbit Indoliterasi. Kridalaksana, Harimurti. 2005. Kelas Kata dalam Bahasa Indoensia. Edisi Kedua. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Kridalaksana, Harimurti. 2009. Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama Komandoko, Gamal. 2008. Buku Serba Tahu: Ensiklopedia Pengetahuan Umum Indonesia dan Dunia. Yogyakarta: Penerbit Pustaka Widyatama. Komandoko, Gamal. 2008. “Huruf Braille” dalam Buku Serba Tahu: Ensiklopedia Pengetahuan Umum Indonesia dan Dunia. Yogyakarta: Penerbit Pustaka Widyatama. Kori’un, Hary B. 2004. Nyanyi Sunyi dari Indragiri. Pekanbaru: Gurindam Press. Laksana, A.S. 2013. Creative Writing: Tip dan Strategi Menulis Cerpen dan Novel. Jakarta: Gagas Media. Liliweri, Alo. 1992. Dasar-dasar Komunikasi Periklanan. Bandung: Citra Aditya Bakti. Litbang Kompas. 2014. Buku Pintar Kompas 2013. Jakarta: Penerbit Buku Kompas. Mahayana, Maman S. 2005. Sembilan Jawaban Sastra Indonesia: Sebua Prioritas Kritik. Jakarta: Bening Publishing. Martin, J. R. (1992). English Text: Sistem and Structure. Philadelphia/Amsterdam: John Benjamins Publishing Company. Martin, J. R. & Rose, D. (2003). Working with Discourse: Meaning beyond the clause. London: Continuum. Matthiessen, C.M.I.M. (1992). Lexicogramatical Cartography: English Sistem (Draft). Sydney: University of Sydney. [Matthiessen, C. (1995). Lexicogramatical Cartography: English Sistem. Tokyo: International Language Sciences Publishers].McManis, Carolyn, et.al. 1987. Language Files. Ohio: The Ohio State University. Departement of Linguistics Moeliono, Anton M, ed., 1992. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka Munsyi, Alif Danya. 2012. Jadi Penulis? Siapa Takut! Bandung: Kaifa. N.S.W. Department of Education. 1989. A Brief Introduction of Genre: Examples of Six Factual Genres and Their Generic Structure. Erskineville: Metropolitan East Disadvantaged School Program. Nadia, Asma. 2011. Rumah Tanpa Jendela. Jakarta: Penerbit Buku Kompas. Nolker, H. & Schoenfeldt, E. 1983. Pendidikan Kejuruan: Pembelajaran, Kurikulum, dan Perencanaan. Jakarta: Gramedia. Paradis, Adrian A. 2009. Buruh Beraksi: Sejarah Gerakan Buruh Amerika Serikat. Bantul: Kreasi Wacana. Putra, R. Masri Sareb. 2008. 101 Hari Menulis dan Menerbitkan Novel: Resep Caspleng Mendulang Uang. Jakarta: Sangkan Paran Media. Puskur. 2002. Penilaian Berbasis Kelas. Jakarta:Depdiknas-Balitbang-Pusat Kurikulum. Saeed, John I, 2000. Semantics. Dublin: Blackwell Pub. Santosa, R. (2003). Semiotika Sosial: Pandangan terhadap Bahasa, Surabaya: Pustaka Eureka & Jawa Pos Press. Sarjono, Agus R. 1994. “Pada Suatu Hari” dalam Kenduri Air Mata: Dua Kumpulan Sajak. Bandung: Forum Sastra Bandung. Semiawan, C., Tangyong A. F., dkk. 1987. Pendekatan Keterampilan Proses: Bagaimana Mengaktifkan Siswa Dalam Belajar?. Jakarta: Gramedia. Sobur, Alex, 2002. Analisis Teks Media. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Sugono, Dendy. 2009. Mahir Berbahasa Indonesia dengan Benar. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Sumartono. (2002). Terperangkap dalam Iklan. Meneropong Imbas pesan Iklan Televisi. Bandung: Alfabeta. Tarigan, Henry G. 2009. Pengajaran Gaya Bahasa. Bandung: Angkasa. Tim Redaksi Kompas. 2014. “’Kencan’ Diplomatik 505 Kilometer Per Jam” dalam Kompas. Senin, 14 April 2014. Tim Redaksi Kompas. 2014. “AS, UE, dan Iran Gelar Pertemuan di Geneva” dalam Kompas. Selasa, 10 Juni 2014. Tim Redaksi Kompas. 2014. “Pemerintah Siapkan Proses Abdikasi” dalam Kompas. Rabu, 4 Juni 2014. Tim Redaksi Kompas. 2014. “Prospek Perundingan Buyar” dalam Kompas. Selasa, 10 Juni 2014. Tim Redaksi Kompas. 2014. “Tiongkok Tuduh Vietnam Tabrak Kapalnya 1.416 Kali” dalam Kompas. Selasa, 10 Juni 2014. Tim Redaksi Koran Tempo. 2014. “Junta Izinkan Yingluck Tinggalkan Thailand” dalam Koran Tempo. Jumat, 18 Juli 2014. Tim Redaksi Majalah Tempo. 2014. “Mitigasi Belum Optimal” dalam Majalah Tempo. 2 Maret 2014. Tim Redaksi Riau Pos. 2013. “Sastra Facebook, Sebuah Alternatif Pengembangan Proses Kreatif” dalam Riau Pos. Sabtu, 6 April 2013. Tim Redaksi Sinar Harapan. 2012. “Sepertiga Penduduk Indonesia Derita Hipertensi” dalam Sinar Harapan. Rabu, 23 Mei 2012. Tim Redaksi Solopos. 2014. “NASA Ikut Cari MH370” dalam Solopos. Sabtu Pon, 15 Maret 2014. Tim Redaksi Tempo. 2013. “Menjual Sembari Menjaga Nirwana” dalam Majalah Tempo, 18—24 November 2013.

Iklan Layanan Masyarakat

 

Menginterpretasi Fungsi Sosial Teks Berita Terkini

Menginterpretasi Fungsi Sosial Teks Berita Terkini

Menginterpretasi Fungsi Sosial Teks Berita Terkini

Sosial Teks Berita Terkini
Sosial Teks Berita Terkini

Sosial Teks Berita Terkini – Pada tugas ini kalian diajak untuk menginterpretasi fungsi sosial teks berita yang berjudul “Prospek Perundingan Buyar”. Bacalah secara saksama teks tersebut. Kalian bebas memberikan penafsiran. Kalian sudah memahami struktur teks berita, aspek kebahasaan yang sering digunakan pada teks tersebut, serta informasi apa saja yang dibutuhkan untuk membangun sebuah teks berita. Oleh karena itu, kalian tidak akan kesulitan menginterpretasi maknanya.

Prospek Perundingan Buyar

Sosial Teks Berita Terkini – Karachi, Senin – Prospek perundingan damai antara Taliban dan pemerintahan Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif buyar lagi setelah milisi Taliban menyerang Bandar Udara Internasional Jinnah di Karachi, Senin (9/6). Sedikitnya 28 orang tewas dalam serangan itu. Upaya negosiasi damai yang digagas Sharif untuk mengakhiri kekerasan panjang di negara itu pun dipastikan terhambat. Sharif, PM ke-18 Pakistan yang berkuasa sejak Juni 2013, telah berulang kali merancang peta jalan damai dengan kelompok Teh-reeke-Taliban Pakistan (TTP). Ia beberapa kali menawarkan negosiasi, tetapi selalu gagal karena dinodai serangan milisi. Tawaran damai pada Februari lalu juga gagal dilaksanakan. Setiap serangan Taliban, yang diikuti aksi balasan oleh militer, mematahkan rencana Sharif untuk menarik lebih banyak investor asing. Padahal, ia yakin, investasi asing dapat membangkitkan dan menggairahkan kembali pertumbuhan ekonomi nasional. Serangan terbaru Taliban kali ini terjadi setelah 10 milisi berseragam tentara masuk ke Bandar Udara Internasional Jinnah, Karachi, Minggu (8/6) pukul 23.00 waktu setempat. Mereka masuk ke terminal lama yang biasa digunakan untuk pesawat carter dan penerbagan eksekutif. Para penyerang ini masuk dengan memberondongkan senapan serbu, granat, dan roket peluncur granat. Mereka membunuh 18 orang seketika. Dokter Seemi Jamali dari Rumah Sakit Jinnah mengatakan, 11 di antaranya persoalan keamanan bandara. Sebanyak 26 orang lainnya terluka.

Sosial Teks Berita Terkini – Pertempuran dengan aparat keamanan berlangsung 12 jam dan berakhir Senin pagi setelah 10 milisi tewas. Beberapa milisi mati tertembak, tiga lainnya yang memakai rompi bom bunuh diri meledakkan dirinya. Namun, wartawan yang berada di lokasi kejadian pada Senin pagi menjelaskan, meski tentara menyatakan bandara aman, masih terdengar suara tembakan. ”serangan berakhir dan kami telah membersihkan area ini dari semua milisi,” kata juru bicara pasukan paramiliter, Sibtain Rizvi. ”Para teroris masuk terminal dalam dua kelompok. Mereka itu orang asing. Beberapa seperti dari Uzbekistan,” kata Rizwan Akhtar, komando pasukan paramiliter setempat Juru bicara maskapai Internasional Pakistan, Mashoor Tajwar, mengatakan, tidak ada pesawat yang rusak. Tidak ada satupun penumpang yang terjebak di dalam gedung. ”Kami mengalihkan semua penerbangan ke Lahore dan Nawabshah,” katanya. Serangan awal Otoritas Penerbangan Sipil Pakistan mengatakan, penerbangan di Karachi akan normal kembali, Senin sore. Namun, penyerangan Taliban ke bandara tersibuk di Pakistan itu menimbulkan keraguan tentang keamanan instalasi terpenting di negara tersebut. Pihak TTP mengatakan, serangan ke bandara Jinnah adalah aksi balas dendam atas kematian pemimpin mereka, Hakimullah Meshud. Ia tewas akibat serangan pesawat nirawak AS pada November tahun lalu. Juru bicara TTP, Shahidullah Shahid, menolak tawaran terbaru pemerintahan Pakistan untuk perundingan damai babak baru. ”Pakistan telah memakai perundingan damai hanya sebagai alat perang,” katanya. Shahid mengatakan, serangan ini adalah awal dari serangkaian serangan lainnya. Serangan terbaru itu untuk membalas kematian ”seorang” (Meshud) saja. TTP belum melakukan serangan untuk membalas kematian ratusan perempuan dan anak di wilayah kesukuan mereka.

Sosial Teks Berita Terkini

(AFP/AP/REUTERS/CAL) (Sumber: Kompas, Selasa, 10 Juni 2014, halaman 8)

(1) Setelah membaca teks berjudul “Prospek Perundingan Buyar”, dapatkah kalian menguraikan struktur yang membangun teks tersebut? Apakah terlihat orientasi^peristiwa^sumber berita dalam teks itu? Diskusikan dengan teman sebangku kalian struktur teks tersebut, lalu tulislah hasil diskusi kalian!

(2) Setelah kalian mendiskusikan struktur teks “Prospek Perundingan Buyar”, paparkan hasil diskusi kalian di depan kelas. Mintalah komentar dari teman kalian apakah pekerjaan kalian itu sudah baik. Berdasarkan masukan dari teman, perbaikilah pekerjaan kalian itu!

(3) Setelah pemaparan hasil diskusi kalian pada nomor (2), tugas kalian berikutnya adalah menganalisis isi teks “Prospek Perundingan Buyar”. Apakah informasi yang terdapat dalam teks tersebut bisa kalian pahami dengan baik? Apakah peristiwa pada teks tersebut telah diuraikan dengan jelas?

(4) Berdasarkan isi teks “Prospek Perundingan Buyar”, tentukanlah apakah pernyataan berikut ini benar (B), salah (S), atau tidak terbukti benar salahnya (TT) dengan membubuhkan tanda centang (?) pada pilihan kalian. Untuk menentukan jawaban, kalian tidak perlu berpedoman pada pengetahuan umum atau pengetahuan yang telah kalian miliki, tetapi cukup berpedoman pada informasi yang disajikan dalam teks tersebut.

(5) Berdasarkan hasil dari tiga identifikasi pada soal nomor (4) tersebut, buatlah teks berita sederhana dengan struktur orientasi^peristiwa^sumber berita.

Sosial Teks Berita Terkini

Memproduksi Teks Berita

Setelah menginterpretasi teks “ Prospek Perundingan Buyar” dari sisi struktur teks, isi, dan kebahasaan pada tugas sebelum ini, tugas kalian berikutnya adalah membuat teks berita tentang peristiwa sosial dengan tema “Piala Dunia”. Untuk memudahkan penulisan, kalian bisa mencari sumber bahan tulisan di perpustakaan, media massa, internet, observasi di lapangan, dan/atau wawancara dengan narasumber. Catatlah semua data yang diperoleh, baik catatan kepustakaan, catatan lapangan, dan/atau hasil wawancara, kemudian ditulis menjadi sebuah teks berita yang utuh secara bersama.

(1) Kalian bisa memulainya dengan membuat struktur yang sesuai. Struktur tersebut harus berisi orientasi^peristiwa^sumber berita. Untuk memudahkan pekerjaan kalian, berikut ini disajikan diagram yang masih rumpang.

(2) Setelah mengisi bagian yang rumpang pada soal nomor (1), kalian bisa memasukkannya ke dalam kerangka teks.

(3) Bacalah teks yang telah kalian hasilkan itu sehingga teman-teman kalian dapat mendengarkan isi teks yang telah kalian buat.

(4) Mintalah teman-teman kalian untuk menyunting hasil teks kalian. Kalian bisa melakukan hal yang sebaliknya terhadap hasil teks temanteman kalian.

Kerja Mandiri Membangun Teks Berita

Kegiatan 3 merupakan puncak dari seluruh kegiatan membangun teks berita. Pada kegiatan 1 dan 2 kalian sudah memahami struktur teks berita dan memahami isi teks berita. Dalam kegiatan 3 ini kalian diharapkan dapat membuat teks berita secara mandiri. Artinya, secara mandiri kalian diminta untuk membuat teks berita. Tema yang disarankan adalah “Serangan Israel ke Jalur Gaza”. Pada dasarnya, kejadian apa pun yang terjadi, ada, atau sedang berlangsung dapat diungkapkan ke dalam teks berita.

Menyunting dan Mengabstraksi Teks Berita

Teks “‘Kencan’ Diplomatik 505 Kilometer per Jam” termasuk dalam jenis berita diduga. Berita diduga adalah peristiwa yang direncanakan atau sudah diketahui sebelumnya, seperti pertemuan, seminar, lokakarya, pemilihan umum, peringatan hari-hari besar, peringatan hari-hari bersejarah. Proses penanganan berita yang sifatnya diduga disebut Making News. Proses penciptaan atau perekayasaan berita itu dilakukan melalui tahapan perencanaan di ruang rapat redaksi, diusulkan dalam rapat proyeksi, dikonsultasikan dengan pemimpin redaksi, dilanjutkan dengan observasi, serta ditegaskan dalam interaksi dan konfirmasi di lapangan. Semuanya melalui prosedur manajemen peliputan yang baku, jelas, terstruktur, dan terukur. Orang yang meliputnya disebut sebagai reporter (pelapor). Jenis berita yang kedua adalah berita tak terduga yakni peristiwa yang sifatnya tiba-tiba, tidak direncanakan, tidak diketahui sebelumnya, seperti kereta api terguling, bus tabrakan, kapal tenggelam, pesawat dibajak, pasar terbakar, atau terjadi ledakan bom di pusat keramaian. Proses penanganan berita yang sifatnya tidak diketahui dan tidak direncanakan sebelumnya, atau yang sifatnya tiba-tiba itu disebut Hunting News. Orang yang meliputnya disebut sebagai hunter (pemburu). (1) Coba kalian cari berita di koran mengenai berita terduga dan berita tak terduga. Bacalah berita tersebut dengan saksama dan klasifikasikan ke dalam dua jenis berita: berita terduga dan berita tak terduga. (2) Pada Tugas 3 Kegiatan 2 soal nomor (4), kalian telah melakukan proses penyuntingan teks. Untuk menghasilkan teks yang baik kalian perlu menyunting ejaan, diksi, dan kalimat di dalam teks.

Sosial Teks Berita Terkini

Agar kalian lebih memahami proses penyuntingan, bacalah dengan teliti teks “Pelajaran ‘Berbahaya’ dari Gaza” berikut ini.

Pelajaran ‘Berbahaya’ dari Gaza

Sosial Teks Berita Terkini – Hamas menerbitkan buku teks tentang sejarah Palestina yang menafikan Negara Israel. Berpotensi menyulut konflik antarfaksi. Di salah satu kelas di sebuah sekolah menegah di Gaza, Palestina, seorang guru mengisahkan bangsa Arab yang memboikot bisnis Yahudi pada 1929. Sang guru kemudian bertanya kepada sekitar 40 siswa apakah mungkin dewasa ini orang-orang Palestina bersedia memboikot produk Israel. Semua siswa langsung menjawab,”ya!” Pemandangan semacam itu kini dapat dijumpai sedikitnya dua kali dalam sepekan di kelas-kelas sekolah menengah di Gaza. Gerakan Hamas, yang menguasai jalur Gaza sejak 2007, secara intensif menebar benih perlawanan Palestina terhadap Israel melalui pendidikan. Selasa pekan lalu, pemerintah Hamas menyatakan telah menambahkan mata pelajaran khusus ke kurikulum untuk memupuk perlawanan terhadap Israel. Mata pelajaran itu diajarkan di semua sekolah di Gaza. “Untuk memperkuat hak-hak warga Palestina dan menambah pelajaran tentang hak asasi manusia,” kata Menteri Pendidikan Gaza Muetassem al-Minaui. Hamas telah menerbitkan buku teks pelajaran baru yang berisi materi perlawanan terhadap Israel. Sampul buku itu bergambar masjid Al-Aqsa di Yerusalem dan Gua Para Leluhur di Hebron— dua situs lokasi bentrokan antara umat Islam dan Yahudi. Buku yang berisi politik dan sejarah Palestina ini secara tegas tidak mengakui negara Israel. Pendiri Hamas, Ahmed Yasin, dalam buku ini disejajarkan dengan pahlawan nasional Yasser Arafat. Sejarah mutakhir juga dicantumkan, seperti serangan militer Israel ke jalur Gaza pada musim dingin 2008-2009 dan November 2012. Materi pelajaran dilengkapi foto-foto warga Palestina yang tewas serta berbagai bangunan yang hancur akibat serangan Israel. “Semua wilayah Palestina, dari Laut Mediterania sampai Sungai Yordan, adalah milik kita,”demikian salah satu isi buku itu.

Materi pelajaran baru ini hanya diajarkan di sekolah milik pemerintah Hamas, tidak di sekolah milik Perserikatan BangsaBangsa. Materinya merujuk pada kurikulum otoritas Palestina. Di seluruh Gaza tercatat ada 463 ribu pelajar. PBB mengelola sekitar 250 sekolah untuk kelas 1-9. Sedangkan Hamas menjalankan 400 sekolah, termasuk 46 sekolah swasta. Sebelumnya, Hamas sudah menyiapkan materi pelajaran militer dengan fokus perlawanan terhadap Israel. Upaya edukasi perlawanan melalui buku ini dinilai sangat efektif. Sebab, menurut Daniel Bar-Tal, seorang professor di Tel Aviv University, ketika seorang pemimpin berpidato, tak ada jaminan semua orang mendengarkan. Sebuah buku teks pelajaran pasti diserap siswa. “Ini adalah kartu terkuat,” kata Bar-Tal, koordinator tim peneliti buku teks Israel dan Palestina. Khalayak yang menjadi target buku ini juga luas. Seiring dengan rencana pengajaran, buku ini bakal menjangkau sedikitnya 55 ribu siswa di kelas 8, 9, dan 10. Sebagian besar siswa menyambut hangat buku pelajaran itu. Ahmed Mohamed, 15 tahun, misalnya, mengaku bersemangat mempelajarai sejarah Palestina, bukan sejarah Mesir atau Yordania. ”Sebelumnya, Palestina yang saya tahu hanya Gaza dan Tepi Barat.” ujarnya. Tapi ada pula yang kritis. Anound Ali, siswa kelas 10 di sebuah sekolah di Gaza, merasa prihatin karena buku itu bisa memecah belah Palestina. Materi pelajaran yang militan ini dikhawatirkan memperuncing persaingan antarfaksi di Palestina, antara Hamas di jalur Gaza dan Fatah di Tepi Barat. Di tataran bawah, konflik antarfaksi ini dikhawatirkan menganggu kekompakan 1,7 juta warga Palestina di jalur Gaza dan 2,5 juta warga di Tepi Barat. “Buku pelajaran sekolah adalah hal terakhir yang mempersatukan kita di Tepi Barat, sekarang kita mempelajari sesuatu yang berbeda,” kata Ali. Apa pun alasannya, Israel dibuat gerah oleh aksi gerilya Hamas ini. “Palestina telah mengembangkan sesuatu sistem penipuan,” kata Yosef Kuperwasser, pejabat senior Israel. (Sumber: Tempo, 11 November 2013, halaman 112)

 

Menginterpretasi Fungsi Sosial Teks Cerita Sejarah

Menginterpretasi Fungsi Sosial Teks Cerita Sejarah

Menginterpretasi Fungsi Sosial Teks Cerita Sejarah

Teks Cerita Sejarah
Teks Cerita Sejarah

Teks Cerita Sejarah – Menginterpretasi makna teks cerita sejarah artinya memberikan penafsiran terhadap teks tersebut agar data sejarah yang terkandung di dalamnya dapat berbicara. Sebagai siswa yang cerdas, kalian harus bisa menggali nilai dan kearifan yang terkandung dalam peristiwa sejarah yang tidak semata-mata hanya menjadi cerita yang dikisahkan secara turun-temurun. Nilai dan kearifan yang berhasil kalian gali diharapkan dapat membantu secara bijak berbagai persoalan yang dihadapi. Dengan mengingat masa lalu, memahami masa kini, dan mempersiapkan masa depan, kalian akan dapat meraih apa yang telah dicita-citakan. Bacalah teks “Hadiah Nobel” berikut ini dengan saksama. Kemudian kerjakanlah tugas yang diberikan.

Teks Cerita Sejarah

1. Penghargaan Nobel dianugerahkan setiap tahun kepada ilmuwan yang telah melakukan penelitian luar biasa. Penghargaan diberikan kepada orang yang menemukan teknik atau peralatan yang baru, atau telah melakukan kontribusi luar biasa ke masyarakat. Saat ini Hadiah Nobel dianggap sebagai penghargaan tertinggi bagi orang yang mempunyai jasa besar kepada dunia.

2. Penghargaan Nobel pertama kali diberikan berdasarkan wasiat Alfred Nobel, seorang industrialis Swedia yang telah menemukan dinamit. Ilmuwan ini terkejut melihat hasil penemuannya justru dimanfaatkan untuk tujuan yang merusak. Oleh sebab itulah dia membuat wasiat.

3. Pria kelahiran Swedia, 21 Oktober 1833 ini menandatangani wasiatnya di Swedish-Norwegian Club, Paris, pada 27 November 1895. Di dalam wasiat tersebut, Alfred menegaskan bahwa seluruh hartanya harus diinvestasikan dalam bentuk saham dan dipakai untuk mendirikan sebuah yayasan, yang labanya setiap tahun dibagikan dalam bentuk penghargaan bagi orang yang dinilai berjasa besar terhadap kemanusiaan.

4. Banyak pihak yang terkejut mengetahui isi wasiat tersebut, termasuk keluarganya. Kontroversi terus bergulir. Pro dan kontra terhadap isi wasiat terus terjadi, sehingga pemberian Hadiah Nobel baru bisa terlaksana lima tahun setelah Alfred Nobel wafat.

5. Seremoni untuk penghargaan Nobel di bidang sastra, fisika, kimia, kedokteran, dan perdamaian pertama kali diadakan di Old Royal Academy of Music di Stockholm pada 1901. Sejak 1902, penghargaan ini secara formal dianugerahkan oleh Raja Swedia. Awalnya, Raja Oscar II tidak menyetujui pemberian penghargaan kepada orang asing. Namun, dia mengubah sikapnya setelah menyadari publisitas penghargaan tersebut terhadap negara Swedia.

6. Penghargaan Nobel dianugerahkan setiap tahunnya pada 10 Desember, yaitu tanggal wafatnya Alfred Nobel. Biasanya, nama calon penerima diumumkan pada bulan Oktober oleh komite dan institusi yang berwenang sebagai badan seleksi penerima penghargaan.

7. Kategori penghargaan yang diberikan setiap tahun sejak 1901 untuk pencapaian dalam fisika ditentukan oleh Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia, kimia ditentukan oleh Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia, fisiologi atau kedokteran ditentukan oleh The Karolinska Institute, sastra ditentukan oleh The Swedish Academy, dan perdamaian ditentukan oleh sebuah komite yang ditunjuk oleh Norwegian Storting atau Parlemen Norwegia. Pada 1968, Sveriges Riksbank, Bank Swedia, menambah penghargaan dalam ilmu ekonomi. Ketegori ekonomi ini ditentukan oleh Royal Swedish Academy of Sciences.

Teks Cerita Sejarah

(1) Setelah membaca teks berjudul “Hadiah Nobel”, diskusikan dengan teman sekelompok kalian struktur teks tersebut, lalu tulislah hasil diskusi kalian! __________________________________

(2) Setelah kalian mendiskusikan struktur teks “Hadiah Nobel” tersebut, paparkan hasil diskusi kalian di depan kelas. Mintalah komentar dari kelompok lain. Jadikanlah masukan kelompok lain itu untuk memperbaiki pekerjaan kalian.

(3) Apakah informasi yang terdapat dalam teks “Hadiah Nobel” bisa kalian pahami dengan baik? (4) Apakah urutan peristiwa sejarah pada teks tersebut telah diuraikan dengan jelas? (5) Berdasarkan isi teks “Hadiah Nobel”, tentukanlah apakah pernyataan berikut ini benar (B), salah (S), atau tidak terbukti benar salahnya (TT) dengan membubuhkan tanda centang (?) pada pilihan kalian.

(6) Bacalah sekali lagi teks “Hadiah Nobel” dengan teliti. Uraikanlah fungsi sosial yang dapat kalian petik setelah membaca teks cerita sejarah tersebut.

(7) Dengan membaca sejarah tentang Hadiah Nobel tersebut, apakah kalian termotivasi untuk menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat?

(8) Untuk mengerjakan soal nomor (8) ini, kalian diharapkan menggunakan sumber lain yang mendukung. Penghargaan Nobel Perdamaian (Nobel Peace Prize) adalah satu dari lima kategori yang diselenggarakan atas permintaan Alfred Nobel. Penghargaan ini diberikan pada orang yang paling giat melaksanakan hubungan yang bersifat internasional, pendiri pergerakan perdamaian, atau berusaha mengurangi atau melenyapkan peperangan. Tidak seperti penghargaan Nobel lainnya, kategori perdamaian ini dapat diberikan kepada orang atau organisasi yang masih dalam proses penyelesaian masalah. Artinya, penghargaan ini dapat diberikan kepada seseorang atau sebuah organisasi yang terlibat dalam proses perdamaian yang masih berlangsung. Berikut ini adalah sepuluh perolehan Hadiah Nobel Perdamaian (2004— 2013). Beserta nama dan karya yang diberi penghargaan. Tugas kalian adalah mencantumkan tahun pemberian anugerah pada kolom yang tersedia.

(9) Setelah kalian mengetahui Penghargaan Nobel Perdamaian, diskusikanlah dengan kelompok kalian mengenai nilai kearifan yang bisa diperoleh dari peristiwa tersebut. Kemudian, presentasikanlah hasil diskusi kalian tersebut.

(10) Dengan menggunakan sumber lain yang mendukung, carilah nama penerima Hadiah Nobel kategori fisika, kimia, kedokteran, dan sastra dari tahun 2004 hingga 2013 secara berkelompok.

(11) Kemudian, buatlah sebuah teks cerita sejarah dengan menggunakan data yang kalian peroleh tersebut.

Teks Cerita Sejarah

Memproduksi Teks Cerita Sejarah secara Bersama

Pada tahapan ini, tugas kalian adalah memproduksi teks cerita sejarah secara bersama. Dalam membuat sebuah teks cerita sejarah, ada beberapa hal yang harus kalian perhatikan. Langkah pertama, kalian harus menentukan peristiwa sejarah apa yang akan kalian angkat menjadi sebuah teks. Setidaknya, kalian harus mencari tahu terlebih dahulu apa peristiwa yang akan diceritakan, siapa pelaku sejarahnya, kapan dan di mana peristiwa itu terjadi, mengapa peristiwa tersebut bisa terjadi, dan bagaimana kejadiannya.

Setelah itu, kalian bisa mengumpulkan berbagai sumber sejarah yang mendukung teks yang kalian bangun. Kalian bisa menggunakan sumber primer (berdasarkan saksi mata peristiwa) maupun dalam bentuk dokumen. Satu hal yang perlu kalian ingat bahwa peristiwa sejarah harus disesuaikan dengan kisah nyata. Berikutnya, data yang kalian peroleh harus diverifikasi terlebih dahulu berdasarkan keaslian dan kesahihan sumber data yang kalian peroleh. Selanjutnya, kalian bisa membuat teks cerita sejarah yang kalian inginkan dengan melakukan pembabakan peristiwa agar informasi yang kalian utarakan tidak rancu. Berikut ini adalah teks yang berjudul “Selamat Jalan Bapak Perdamaian”. Bacalah teks tersebut dengan saksama, serta perhatikan rentetan peristiwa yang diberikan.

Teks Cerita Sejarah

Selamat Jalan Bapak Perdamaian

1. Nelson Mandela wafat dalam usia 95 tahun. Pria yang bernama kecil Rolihlala Mandela ini meninggal karena penyakit infeksi paru di kediamannya, Johannesburg, Afrika Selatan, pada 5 Desember 2013.

2. Ucapan duka mengalir dari seluruh pelosok dunia atas kepergian pahlawan penentang apartheid dan mantan Presiden Afrika Selatan ini. Seluruh dunia bersedih atas kepergian seorang tokoh besar yang namanya melambung tinggi karena cita-cita serta perjuangannya untuk perdamaian dan keadilan pada awal abad ke-21.

3. Mandela menjadi inspirasi dan nurani dunia bagi gerakan menentang diskriminasi. Dengan tegas, Mandela menolak dominasi kulit putih atau pun dominasi kulit hitam. Atas perjuangannya, Mandela tidak hanya meraih penghargaan bergengsi Nobel Perdamaian tahun 1993, tetapi juga kehormatan dan penghormatan luar biasa dari kalangan masyarakat dunia.

4. Hampir 100 kepala negara menghadiri upacara penghormatan resmi yang berlangsung di bawah guyuran hujan deras di Stadion FNB, Soweto, Afsel, 10 Desember 2013. Para pemimpin yang selama ini berbeda pendapat, berseberangan, atau bahkan telah bermusuhan selama puluhan tahun berada di panggung yang sama untuk memberikan penghormatan kepada Mandela. Tidak terkecuali Presiden AS, Barack Obama, dan Presiden Kuba, Raul Castro. Dua pemimpin negara yang bermusuhan sejak era Perang Dingin itu bersalaman kemudian bersapa sambil tersenyum.

5. Mandela dimakamkan dengan adat Xhosa di sebuah makam di Desa Qunu, tempat ia meghabiskan masa kecilnya, 15 Desember 2013. Pemakaman terletak di tanah luas keluarga yang dibangun Mandela setelah dibebaskan dari penjara tahun 1990. Mandela dipenjarakan oleh pemerintah rezim kulit putih yang rasial selama 27 tahun (1964-1990).

6. Sebelumnya, jenazah disemayamkan selama tiga hari di Union Buildings di Pretoria, tempat dia dilantik menjadi presiden kulit hitam pertama Afrika Selatan pada 1994.

Teks Cerita Sejarah

(Sumber: Litbang Kompas, Buku Pintar Kompas 2013, Jakarta: Penerbit Buku Kompas, 2014, halaman 380—381)

(1) Teks “Selamat Jalan Bapak Perdamaian” adalah sebuah kisah sejarah wafatnya seorang tokoh yang memiliki peran penting dalam meruntuhkan apartheid. Tokoh ini bernama Nelson Mandela. Kalian tentu sudah mengetahuinya, sebab kalian telah mengupas tuntas tentang tokoh ini di kelas XI. Sebelum masuk pada tugas berikutnya, utarakanlah pendapat kalian tentang peristiwa yang diceritakan dalam teks “Selamat Jalan Bapak Perdamaian” di atas. nilai kearifan seperti apakah yang bisa kalian peroleh? __________

Teks Cerita Sejarah