Soal Dan Rangkuman Keanekaragaman Hayati Jenis Jenis

Soal Dan Rangkuman Keanekaragaman Hayati Jenis Jenis

Soal Dan Rangkuman Keanekaragaman Hayati Jenis Jenis

Keanekaragaman Hayati Jenis Jenis
Keanekaragaman Hayati Jenis Jenis

Keanekaragaman Hayati Jenis Jenis – Latihan 

1. Apakah penebangan hutan dapat berpengaruh terhadap keanekaragaman hayati? 2. Sebutkan usaha-usaha yang dapat dilakukan untuk melestarikan keanekaragaman hayati! 3. Jelaskan perbedaan taman nasional, perlindungan alam ketat, dan perlindungan alam terbimbing! 4. Sebutkan usaha-usaha yang ditempuh oleh pemerintah untuk menjaga kelestarian hewan-hewan langka! 5. Sebutkan beberapa usaha manusia untuk mengoservasi keanekaragaman hayati!

Keanekaragaman Hayati Jenis Jenis – Tugas 

Bagaimana pendapat kalian tentang penggunaan kulit buaya atau kulit ular yang digunakan untuk pembuatan kerajinan tas, ikat pinggang, ataupun dompet? Apakah kalian setuju jika dikatakan bahwa kegiatan ini adalah peningkatan bidang industri? Bagaimana dengan kemungkinan terjadi kepunahan? Apakah tidak bertentangan dengan undang-undang perburuan? Uraikan pendapat kalian secara tertulis!

Info Biologi Berbagai Hewan dan Tumbuhan

Keanekaragaman Hayati Jenis Jenis – Langka yang Dilindungi dan Tumbuhan Langka yang Dilindungi Di Indonesia terdapat berbagai macam hewan dan tumbuhan langka yang dilindungi oleh pemerintah, di antaranya, harimau Sumatra, buaya muara, elang bondol, orang utan sumatra, badak jawa, gajah sumatra, biawak, komodo, burung cenderawasih, penyu hijau, penyu sukamade, dan Rafflesia arnoldii.

Keanekaragaman Hayati Jenis Jenis

a. Harimau Sumatra (Panthera trigis sumatrae) Harimau sumatra tersebar di seluruh Sumatra. Mulai dilindungi pada tahun 1973. Salah satu cara untuk melestarikannya ialah dengan penangkaran di suatu lokasi tertentu yang memenuhi persyaratan habitat alaminya. Diharapkan hal ini dapat dilakukan secara terpadu dan berfungsi sebagai pelestarian sumber keanekaragaman hayati, budaya, serta sebagai objek wisata dan sarana pendidikan. Pelestarian harimau ini dapat kita lakukan dengan cara tidak memburu harimau, tetap mempertahankan hutan-hutan sebagai tempat tinggal harimau, ikut berperan serta dalam meneliti aspek-aspek yang terjadi pada harimau dan akibatnya terhadap manusia, serta mengadakan pelestarian dengan penangkaran harimau. b. Orang utan di Sumatra (Pongo pigmaeus) Orang utan dilindungi sejak tahun 1931 dengan UndangUndang Ordonansi Binatang Liar No. 34 dan B. 36 yang menyatakan bahwa terhadap binatang yang telah dilindungi dilarang untuk ditangkap atau diburu, dipelihara, atau diperjualbelikan.

Keanekaragaman Hayati Jenis Jenis – Salah satu yang masuk dalam daftar tersebut adalah orangutan. Akhir-akhir ini jumlah orangutan semakin berkurang karena banyaknya perburuan liar. Jika keadaan ini dibiarkan terus-menerus, orang utan terancam punah. c. Gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus) Gajah merupakan satwa langka yang menjadi kebanggaan nasional. Gajah dilindungi sejak tahun 1931. Untuk menyelamatkan dan melestarikan gajah dan satwa langka lain, di Sumatra telah ditunjuk kawasan konservasi alam. Kawasan ini diharapkan dapat memberikan tempat hidup yang aman bagi gajah serta hewan langka yang lain karena tidak akan diganggu oleh manusia. (Sumber: Khazanah Flora dan Fauna Nusantara)

Keanekaragaman Hayati Jenis Jenis – Rangkuman

1. a. Keanekaragaman hayati terjadi karena adanya perbedaan faktor genetik dan faktor lingkungan di sekitarnya. b. Setiap sistem lingkungan memiliki keanekaragaman yang berbeda. Keanekaragaman hayati ditunjukkan, antara lain, oleh variasi bentuk, ukuran, jumlah (frekuensi), warna, dan sifat-sifat lain makhluk hidup, sedangkan keseragaman adalah ciri yang sama yang terdapat dalam satu spesies. 2. Keanekaragaman hayati dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu keanekaragaman gen, keanekaragaman jenis, dan keanekaragaman ekosistem. 3. Keanekaragaman hayati di Indonesia termasuk dalam golongan tertinggi di dunia, jauh lebih tinggi daripada Amerika dan Afrika tropis, apalagi jika dibandingkan dengan negara yang beriklim sedang dan dingin.

Keanekaragaman Hayati Jenis Jenis – Di Indonesia dikenal beberapa bioma, yaitu: a. hutan hujan, b. hutan musim, c. savana, dan d. padang rumput. 4. Faktor-faktor yang menyebabkan kepunahan makhluk adalah perusakan habitat, penggunaan pestisida, pencemaran, perubahan tipe tumbuhan, penebangan, dan seleksi. Sementara itu, aktivitas manusia untuk meningkatkan dan melestarikan keanekaragaman hayati adalah penghijauan, pembuatan taman kota, pemuliaan, serta pembiakan insitu dan exsitu. 5. Usaha-usaha yang dilakukan oleh manusia untuk mengonservasi keanekaragaman hayati (flora dan fauna) agar tidak sampai pada Keanekaragaman Hayati 149 kepunahan adalah dengan upaya perlindungan dan pelestarian flora dan fauna, baik pada flora dan fauna itu sendiri maupun pada habitat dan ekosistemnya, dengan cara, antara lain, mendirikan cagar alam, taman nasional, hutan wisata, taman laut, hutan lindung, kebun raya, melakukan tebang pilih, dan aforestasi.

Istilah Penting Ekosistem Fauna Flora Habitat Keanekaragaman hayati Konservasi Refleksi Diri Refleksi Diri 1. Setelah mempelajari materi tentang keanekaragaman hayati, apakah kalian tidak menguasai, sedikit menguasai, menguasai, atau sangat menguasai untuk: a. merumuskan konsep keseragaman dan keberagaman dari makhluk hidup melalui kegiatan pengamatan terhadap lingkungan sekitar; b. membandingkan ciri keanekaragaman hayati pada tingkat gen, jenis, dan ekosistem; c. mengidentifikasi kegiatan manusia yang memengaruhi keanekaragaman hayati; d. mengomunikasikan keanekaragaman hayati Indonesia dan usaha pelestarian serta pemanfaatan sumber daya alam? 2. Dari materi dan beberapa kegiatan tentang keanekaragaman hayati, bagian mana yang paling kalian sukai? Mengapa?

Uji Kompetensi

I . Pilihlah salah satu jawaban yang benar! Pilihlah salah satu jawaban yang benar!

1. Di bawah ini yang bukan merupakan hewan-hewan yang dilindungi pemerintah adalah …. a. kuda d. gajah b. komodo e. harimau c. tupai 2. Makhluk hidup dikelompokkan dalam spesies yang sama jika …. a. mempunyai makanan yang sama b. mempunyai ciri morfologi yang sama c. hasil perkawinannya adalah keturunan yang fertil d. mempunyai ciri fisiologi yang sama e. hasil perkawinannya adalah keturunan yang sama dengan induknya 3. Irian dan Maluku masuk dalam wilayah tipe …. a. Oriental d. Australia b. Afrika e. Peralihan c. Eropa 4. Ekosistem yang stabil dapat diindikasikan dari tingginya tingkat keanekaragaman hayati. Hal ini karena …. a. terjadinya secara alami b. merupakan hasil interaksi antara faktor biotik dan abiotik c. merupakan hasil interaksi antarmakhluk hidup sehingga terjadi keseimbangan d. dijaga oleh manusia e. perubahan tidak mungkin terjadi 5. Orang utan, badak bercula satu, dan beraneka jenis primata hidup di daerah tipe …. a. Oriental d. Australia b. Afrika e. Peralihan c. Eropa 6. Suatu dareah yang dibiarkan apa adanya sebagai suatu ekosistem yang bebas dari segala macam eksploitasi disebut …. a. suaka margasatwa b. cagar alam c. taman bunga d. taman nasional e. kebun raya 7. Suatu komunitas yang terdiri dari berbagai komponen makhluk hidup yang menjadi suatu sistem yang saling berinteraksi disebut …. a. ekologi d. ekosistem b. komunitas e. habitat c. famili 8. Keanekaragaman hayati timbul karena dipengaruhi faktor …. a. dari dalam b. adaptasi yang dilakukan makhluk hidup c. lingkungan d. lingkungan dan gen e. makanan 9. Hubungan antara kelestarian alam dan kehidupan manusia adalah …. a. tingginya kekayaan alam menunjukkan kekayaan negara b. kepedulian lingkungan yang tidak sebatas negara dapat menyatukan umat manusia c. alam yang baik menunjukkan tingkat pendidikan manusia untuk mengerti pentingnya alam bagi makhluk hidup d. kelestarian alam menunjukkan besarnya penghargaan manusia terhadap alam sehingga kebutuhan hidupnya dapat terpenuhi tanpa merusak alam e. kelestariaan alam erat kaitannya dengan baiknya perekonomian 10. Orang utan dan gajah mulai dilindungi sejak tahun …. a. 1932 d. 1972 b. 1931 e. 1971 c. 1933 11. Harimau sumatra mulai dilindungi pada tahun …. a. 1932 d. 1972 b. 1931 e. 1971 c. 1933 12. Undang-undang ordonansi binatang liar yang melarang perburuan binatang yang dilindungi adalah undang-undang nomor …. a. 33 dan 34 d. 35 dan 36 b. 34 dan 35 e. 34 dan 36 c. 33 dan 35 13. Berikut ini yang bukan merupakan peraturan tentang perburuan adalah …. a. hewan-hewan yang boleh diburu b. membuat surat izin c. melarang berburu hewan langka d. tidak membolehkan menangkap hewan yang hamil e. batas-batas daerah perburuan 14. Keanegaragaman hayati yang belum tersentuh adalah …. a. hutan tropis d. hutan subtropis b. hutan hujan tropis e. hutan lindung c. hutan bakau 15. Tempat perlindungan tanaman yang juga menjadi tempat untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan adalah …. a. suaka margasatwa d. taman nasional b. cagar alam e. kebun raya c. taman bunga 16. Seluruh keragaman genetika yang ada dalam sebuah populasi disebut …. a. suaka d. ekosistem b. habitat e. plasma nutfah c. genus 17. Menghutankan suatu daerah yang bukan hutan sebagai pengganti hutan yang digunakan untuk kepentingan lain yang lebih besar manfaatnya disebut dengan …. a. aforestasi d. penghijauan b. reboisasi e. rehabilitasi c. erosi 18. Pemerintah mengizinkan pihak asing untuk ikut melestarikan alam Indonesia karena …. a. keterbatasan dana yang dimiliki pemerintah b. pengaruh kekayaan alam Indonesia terhadap ekosistem dunia c. pemerintah ingin mendapatkan devisa d. keinginan pemerintah untuk mempromosikan kekayaan alam Indonesia e. keterbatasan ahli di dalam negeri 19. Dalam rantai makanan, tumbuhan berfungsi sebagai …. a. konsumen tingkat I c. produsen b. konsumen tingkat II d. pemangsa c. konsumen tingkat III 20. Dalam rantai makanan, karnivor bertindak sebagai …. a. konsumen tingkat I c. produsen b. konsumen tingkat II d. pemangsa c. konsumen tingkat III 152 Biologi Kelas X II. Pilihlah! Pilihlah! (A) Jika (1), (2), dan

II. Pilihlah! Pilihlah! (A) Jika (1), (2), dan (3) yang benar (B) Jika (1) dan (3) yang benar (C) Jika (2) dan (4) yang benar (D) Jika (4) saja yang benar (E) Jika semuanya salah 1. Keanekaragaman hayati dapat dibedakan menjadi …. (1) keanekaragaman gen (3) keanekaragaman ekosistem (2) keanekaragaman jenis (4) keanekaragaman jaringan 2. Keanekaragaman hayati di Indonesia melebihi dua daerah, di antaranya adalah …. (1) Amerika (3) Afrika tropis (2) Eropa (4) Australia 3. Di Indonesia terdapat beberapa bioma, antara lain …. (1) hutan linding (3) hutan musim (2) hutan hujan (4) savana 4. Hutan agathis campuran terletak pada ketinggian …. (1) > 1000 (3) > 500 (2) > 1500 (4) > 2500 5. Pemanfaatan SDA secara berlebihan akan berdampak terhadap … (1) kepunahan (2) peningkatan pendapatan negara (3) kerusakan keanekaragaman hayati (4) terpenuhinya kebutuhan 6. Pembagian fauna menjadi dua berdasarkan adanya …. (1) Paparan Sunda (3) Paparan Sahul (2) garis weber (4) garis wallace 7. Di bawah ini yang merupakan fauna di daerah Oriental adalah …. (1) kuskus, rodensial, dan oposum (2) ayam hutan berdada merah dan jalak bali (3) kanguru dan burung berwarna indah (4) orang utan dan kukang 8. Faktor-faktor penyebab punahnya keanekaragaman hayati adalah… (1) reboisasi (3) insitu (2) pemuliaan (4) penggunaan pestisida 9. Faktor-faktor yang dapat memelihara keanekaragaman hayati adalah …. (1) penghijauan (3) insitu dan exsitu (2) pembuatan taman kota (4) seleksi 10. Upaya pelestarian keanekaragaman hayati di Indonesia dapat dilakukan dengan cara …. (1) perlindungan alam (3) pengawetan hutan (2) pembelian hewan langka (4) pembelian tumbuhan langka

IV. Jawablah dengan singkat dan jelas! IV. Jawablah dengan singkat dan jelas! 1. Sebutkan hewan-hewan langka yang hampir punah dan dilindungi di Indonesia! 2. Sebutkan usaha-usaha yang dilakukan manusia dalam melestarikan keanekaragaman hayati! 3. Sebutkan tiga tipe keanekaragaman hayati! 4. Apa sajakah isi undang-undang yang mengatur perburuan? 5. Sebagai masyarakat awam, usaha apakah yang dapat membantu melestarikan lingkungan, hewan, dan tumbuh-tumbuhan langka?

Penelitian Cyanophyta dan Rangkuman Monera

Penelitian Cyanophyta dan Rangkuman Monera

Penelitian Cyanophyta dan Rangkuman Monera

Penelitian Cyanophyta
Penelitian Cyanophyta

Penelitian Cyanophyta

Tujuan: pengamatan pada Cyanophyta.

• Ambil sampel air kolam atau air sawah • Dengan menggunakan pipet teteskan air tersebut pada kaca preparat/objek glass, kemudian tutuplah dengan kaca penutup/deck glass. • Amati dibawah mikroskop dengan menggunakan perbesaran lemah dan dilanjutkan dengan perbesaran kuat. • Catat dan gambarlah hasil pengamatanmu serta beri keterangan mengenai ciri dan sifat tiap objek yang kamu amati, misalkan mengenai warnanya, bergerak/motil ataukah tidak bergerak dan nama spesies tersebut.

Penelitian Cyanophyta

Tujuan: Pemanfaatan Acetobacterium xylinium untuk proses fermentasi air kelapa menjadi makanan nata de coco.

Buatlah kelompok dengan anggota maksimal 4 orang. Alat dan bahan 1. Beaker glass 6. Air kelapa 2. Kompor 7. Urea 3. Panci, blender 8. Asam cuka 4. Kertas 9. Gula pasir 5. Stoples, saringan, botol 10. Ampas nenas

Penelitian Cyanophyta

Cara kerja 1. Membuat starter Membuat starter a. Buah nenas dihancurkan dengan blender, kemudian disaring hingga tinggal ampasnya sehingga sari nenas sudah betul-betul terpisah dari ampasnya. b. Campurkan ampas nenas, air dan gula dengan perbandingan 6 : 3 : 1 c. Masukan campuran tersebut kedalam botol dan tutup rapat-rapat, tunggu hingga 3 minggu sampai terbentuk lapisan putih diatasnya. Lapisan putih tersebut adalah koloni Acetobacterium xylinium yang merupakan bibit untuk pembuatan nata de coco.

Penelitian Cyanophyta

2. Membuat nata de coco a. Didihkan satu liter air kelapa yang telah disaring kemudian tambahkan 75 gr gula dan juga urea satu sendok teh. b. Setelah mendidih angkat dan biarkan dingin, setelah benar-benar dingin maka tambahkan asam cuka dan urea hingga pH 4-5, kemudian masukkan ke dalam stoples yang telah steril. c. Masukkan starter ke dalam stoples tersebut, tutup rapat-rapat dan simpan selama satu minggu. d. Setelah terbentuk padatan putih (nata de coco) agak transparan maka buka dan ambil padatan tersebut. e. Potong sesuai keinginan dan kemudian hasil potongan nata de coco tersebut direndam selama 2-3 hari untuk menghilangkan keasamannya, selama perendaman usahakan setiap hari untuk mengganti air rendaman tersebut. f. Nata de coco dimasukkan ke dalam stoples yang bersih bersama 500 cc larutan gula 40% dan kemudian tambahkan 30 mg Natrium Benzoat (pengawet) dan essence (aroma) seperlunya.

Penelitian Cyanophyta

Rangkuman

Penelitian Cyanophyta

1. Prokariota memiliki sel yang tidak berinti dan materi genetiknya berpusat pada daerah yang disebut nukleoid serta tidak ada membran yang membatasinya dengan bagian sel lainnya. 2. Sistem 5 kingdom mengakui adanya dua jenis sel yang berbeda secara mendasar, yaitu prokaroita dan eukariota, dan menempatkan prokariota di dalam Kingdom Monera. 3. Bakteri fotosintetik memiliki klorofil khusus yang tergabung di dalam membran mesosom. 4. Bakteri kemoautotrof mempu membuat karbohidrat dari bahan mentah anorganik tanpa menggunakan energi cahaya. 5. Bakteri gram positif ada yang berbentuk batang dan kokus. Umumnya bakteri gram positif bersifat patogen karena mampu menghasilkan toksin yang kuat sehingga menyebabkan beberapa penyakit yang cukup berbahayabagi hewan dan manusia. 6. Bakteri gram negatif ada yang berbentuk batang dan kokus. Organisme bakteri gram negatif yang terkenal adalah Escherichia coli , yang menghuni usus manusia tetapi tidak bersifat parasit, bahkan membantu dalam sintesis vitamin K dan B di dalam tubuh. Pada baktari gram negatif berbentuk kokus terdapat spesies yang berbahaya bagi kesehatan, yaitu Neissiria meningitidis karena dapat menimbulkan penyakit meningitis meningoklonal. 7. Proses penggabungan DNA yang datang dari dua individu ke dalam satu sel pada reproduksi bakteri terdiri dari transformasi, transduksi, dan konjugasi. 8. Transformasi merupakan perubahan suatu genotipe sel bakteri dengan cara mengambil DNA asing dari lingkungan sekitarnya. Proses ini merupakan rekombinasi genetik, perputaran segmen DNA dengan cara pindah silang (crossing over). Sel yang ditransformasi akan memiliki satu kromosom yang mengandung DNA, yang berasal dari dua sel yang berbeda. 9. Transduksi umum adalah jenis transduksi dimana gen-gen bakteri ditransfer secara acak dimulai pada saat Bakteriofaga lepas dari inang yang lisis, maka faga dapat menempel pada bakteri lain dan menginjeksikan bagian DNA bakteri yang didapatkan dari sel pertama. Beberapa DNA ini kemudian dapat menggantikan daerah homolog dari kromosom sel kedua. Kromosom sel ini sekarang memiliki kombinasi DNA yang berasal dari dua sel sehingga rekombinasi genetik telah terjadi. 10. Transduksi khusus hanya mentransfer gen-gen tertentu saja, yaitu gen-gen yang berada di dekat tempat profaga pada kromosom tersebut, dan terjadi pada bakteri temperata saat siklus lisogenik. 11. Konjugasi merupakan transfer langsung materi genetik antara dua sel bakteri yang berhubungan sementara. 12. Plasmid adalah molekul DNA kecil, sirkular dan dapat bereplikasi sendiri, yang terpisah dari kromosom bakteri

Kerjakan di buku tugasmu! A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat! 1. Penyakit yang disebabkan oleh bakteri adalah …. a. TBC, tipus, dan polio b. trakhom, cacar, dan polio c. disentri, cacar, dan pes d. lepra, tipus, dan sifilis e. TBC, lepra, dan polio 2. Alga hijau biru dapat memfiksasi nitrogen bebas di udara sehingga mampu menghasilkan senyawa nitrat. Salah satu yang memiliki kemampuan tersebut adalah …. a. Anabaena d. Sargassum b. Spirullina e. Gellidium c. Chlorella 3. Alga hijau biru dikelompokkan ke dalam monera karena …. a. inti sel prokariotik b. tidak memiliki alat gerak c. bersel tunggal d. reproduksi dengan menggunakan spora e. mengandung pigmen fikosianin 4. Di dalam ekosistem, alga hijau biru berperan sebagai organisme perintis sebab …. a. sebagai sumber makanan bagi makhluk hidup lain b. dapat membentuk tempat hidup bagi organisme lain c. dapat hidup ditempat yang sangat panas dan kering d. dapat hidup ditempat yang ekstrim e. dalam kondisi tertentu dapat hidup dengan organisme lain 5. Acetobacterium xylinium berperan dalam proses fermentasi …. a. kecap d. mentega b. nata de coco e. yakult c. tape 6. Bakteri yang memiliki seberkas flagella pada salah satu kutubnya, dimasukkan ke dalam kelompok …. a. monotrik d. peritrik b. amfitrik e. atrik c. lofotrik

7. Reproduksi bakteri secara generatif sering disebut paraseksual, reproduksi ini berlangsung melalui empat cara, yaitu …. a. transformasi, konjugasi, transduksi dan plasmid b. transformasi, induksi, konjugasi dan plasmid c. konjugasi, plasmid, repikasi dan transformasi d. plasmid, konjugasi, replikasi dan induksi e. transformasi, transduksi, induksi dan konjugasi 8. Vaksin yang biasa diberikan secara oral adalah vaksin untuk mencegah wabah penyakit …. a. demam berdarah d. trakhom b. rabies e. cacar c. polio 9. Bakteri yang berada di usus manusia dan memiliki peranan untuk membusukkan sisa pencernaan makanan adalah …. a. Acetobacterium d. Escherichia coli b. Nitrosomonas e. Streptomyces venezuele c. Lactobacillus bulgaricus 10. Bakteri penyebab kolera berbentuk …. a. bacillus d. diplococcus b. coccus e. streptococcus c. vibrio

Tulislah B jika pernyataan di bawah ini Benar dan S jika salah serta berikan alasannya!

1. Prokariota memiliki ciri-ciri selnya tidak memiliki nukleus yang jelas dan tidak ada membran yang memisahkan daerah ini dari bagian sel lainnya. 2. Monera meliputi organisme uniseluler yang bersifat prokariotik, termasuk di dalamnya adalah Eubacteria (bakteri) dan cyanophyta atau alga biru hijau. 3. Bakteri fotosintetik menggunakan energi cahaya matahari untuk mereduksi karbon dioksida menjadi karbohidrat dengan sumber elektron yaitu air (H2O) yang diperlukan dalam mensintesis energi. 4. Cyanophyta mampu menggunakan air sebagai sumber elektron dan dengan mereduksi karbondioksida menjadi karbohidrat reaksi CO2 + 2H2 O ? (CH2 O) + H2 O + O2 ). Hal ini sama dengan semua tumbuhan hanya perbedaannya, ukuran cyanophyta adalah mikroskopis. 5. Transformasi merupakan perubahan suatu genotipe sel bakteri dengan cara mengambil DNA asing dari lingkungan sekitarnya. Biologi Kelas X untuk Siswa SMA – MA 104 Pemaparan pada populasi bakteri dengan suatu antibiotik spesifik akan membunuh bakteri yang sensitif terhadap antibiotik, tetapi pada bakteri yang memiliki plasmid R yang dapat mengatasi antibiotik, hal itu tidak terjadi. Sehingga akan semakin banyak bakteri yang akan mewarisi gen-gen yang menyebabkan resistensi antibiotik. Konsekuensi medisnya pun terbaca, yaitu strain patogen yang resisten semakin lama semakin banyak sehingga membuat pengobatan infeksi bakteri tertentu menjadi semakin sulit. Bagaimana sikap anda terhadap penggunaan antibiotik, jika melihat lingkungan disekitar kalian banyak diketemukan penyakit-penyakit baru yang disebabkan oleh strain dari bakteri yang sudah resisten terhadap antibiotik tersebut ?

Jodohkan pernyataan A dan pernyataan B!

No. Pernyataan A 1 Bakteri belerang mengoksidasi H2S dari air belerang untuk menghasilkan energi yang dapat mereduksi CO2 menjadi karbohidrat. 2 Selain klorofil dan beta-karoten terkandung juga satu atau dua pigmen tambahan, yaitu pigmen biru yang disebut fikosianin dan pigmen merah yang dinamakan fikoeritrin. 3 Monera banyak yang bersifat motil, bakteri motil mendorong dirinya sendiri menggunakan filamen yang berada dalam dinding sel, misalnya spyrochaeta. 4 Cara penggabungan DNA yang datang dari dua individu ke dalam satu sel pada prokariota (monera) melalui transformasi, transduksi dan konjugasi yang berbeda dengan eukariota. 5 Transfer langsung materi genetik antara dua sel bakteri yang berhubungan sementara. Pernyataan B a Fertilisasi b Kemoautotrop c Cyanophyta d Flagella e Konjugasi f Pembelahan biner g Alga

 

Rangkuman Tentang Virus

Rangkuman Tentang Virus

1. Virus memiliki struktur yang sangat berbeda dibandingkan
organisme lain oleh karena itu dikelompokkan ke dalam satu
sistem yang paling sederhana dari seluruh sistem genetika.
2. Struktur virus terdiri dari gabungan kapsomer yang membentuk
lapisan pembungkus DNA atau RNA yang disebut kapsid, struktur
tambahan lainnya adalah selubung protein yang menyelubungi
kapsid.
3. Ukuran virus ada yang lebih kecil dari ribosom, yaitu sekitar 20
nm dengan jumlah gen 4. Virus yang paling besar berukuran 80
nm, yaitu virus ebola. Oleh karena itu, virus hanya dapat diamati
dengan mikroskop elektron.
4. Virus hanya dapat menginfeksi sel-sel tertentu saja. Dalam dunia
virus berlaku kesesuaian “lock and key” antara protein bagian luar
virus dengan molekul reseptor spesifik pada permukaan sel inang.
5. Virus berkembang biak melalui dua mekanisme, yaitu siklus litik
dan siklus lisogenik.
6. Virus sangat berbahaya karena mudah sekali bermutasi menjadi
lebih ganas dan penyebarannya sangat mudah, sehingga dapat
menyebabkan epidemi penyakit.
7. Virus juga dapat bermanfaat karena dapat mengawetkan
makanan, produksi insulin, dan pembuatan vaksin yang dapat
menyelamatkan banyak nyawa manusia, hewan serta tumbuhan. about-hiv-400x210