Pengertian Tentang Struktur dan Pengertian Ribosom

Pengertian Tentang Struktur dan Pengertian Ribosom

Struktur dan Pengertian Ribosom

Pengertian Ribosom – Struktur Ribosom

Pengertian Ribosom – Ribosom ditemukan baik pada sel prokariota maupun eukariota. Pada sel prokariota ribosom terdapat bebas di sitosol. Sedangkan pada sel eukariota selain terdapat bebas di sitosol juga terdapat di matriks mitokondria, stroma kloroplas atau menepel pada permukaan membrane REK. Hasil penelitian secara biokimia menunjukkan bahwa ribosom sel-sel prokariota memiliki massa molekul yang lebih kecil jika dibandingkan dengan massa molekul ribisom pada sel eukariota . Hasil ini didapat dengan analisis sedimentasi. Analisis ini mendasarkan pada pengukuran laju pengendapan suatu molekul di dalam larutan kental biasanya larutan sukrosa yang dipusing dalam kecepatan yang sangat tinggi. Koefisien sedimentasi dinyatakan dalam S yaitu unit Svedberg, ribosom sel prokariota memiliki koefisien sedimentasi 70S, sedangkan sel eukariota koefisien sedimentasinya 80S. selain koefisien Svedberg, laju pengendapan juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yaitu berat molekul, bentuk makromolekul, atau rakitan, makromolekulnya. Beberapa buah ribosom terkadang berkumpul membentuk lingkaran-lingkaran kecil disebut polisom. Hasil pengamatan dengan teknik pewarnaan negatif dan pengamatan dengan mikroskop elektron menghasilkan petunjuk bahwa ribosom terdiri dari dua bagian yang tidak sama besar.

Struktur dan Pengertian Ribosom
Struktur dan Pengertian Ribosom

Ribosom terbentuk globular dengan dimeter sekitar 250 sampai 350 nm. Ribosom mampu menyebarkan maupun menyerap electron dengan sangat kuat sehingga mikroskop electron dapat digunakan secara intensif untuk meniliti ribosom lebih dalam.sebenarna selain dengan mikrosof electron, ribosom dapat diteliti dengan berbagai cara antara lain dengan defraksi sinar X, sentrifugasi atau pemusingan, maupun dengan imunositokimia. Analisis biokimia juga bias dilakukan untuk mengetahui jumlah dan mengidentifikasi protein-ptein dalam sub unit ribosom.

Ribosom subunit kecil, tampilannya mirip embrio yaitu seperti memiliki kepala dan badan yang dihubungkan dengan leher yang pendek. Leher tersebut dibentuk dengan takikan (sedikit lekukan) pada satu sisi dan lekukan yang dalam paa sisi yang lain. Badannya berbentuk batang yang membengkak. Pada subunit kecil terdapat daerah datar pada satu sisi bagian ini menempel pada sub unit.
Analisis kimia pada sub unit-sub unit ribosom tersebut menunjukkan bahwa sub unit besar ribosom sel-sel prokariotik mengandung dua molekul rRNA masine-masing dengan koefisien seimentasi 23S dan 5S selain rRNA juga terdapat 31 sampai 34 macam protein. Sedangkan pada sub unit kecil ribosom hanya menganung sebuah rRNA dengan koefisien seimentasi 16S dan 21 macam protein.pada eukariota, ribosomnya teriri dari 2 sub unit yaitu sub unit besar dan sub unit kecil. Sub unit besar mempunyai 3 buah rRNA masing-masing dengan koefisien sedimentasi 28S, 5S, 8S, dan 5S serta mengandung 45-49 macam protein. sedangkan sub unit kecil hanya memiliki satu rRNA dengan koefisien sedimentasi 18S dan 33 macam protein.
Strukur dari ribosom memilki sifat sebagai berikut :

1. Bentuknya universal, pada potongan longitudinal berbentuk elips.
2. Pada teknik pewarnaan negatif, tampak adanya satu alur transversal, tegak lurus pada sumbu, terbagi dalam dua sub unit yang memiliki dimensi berbeda.
3. Setiap sub unit dicirikan oleh koefisiensi sedimentasi yang dinyatakan dalam unit Svedberg (S). Sehingga koefisien sedimentasi dari prokariot adalah 70S untuk keseluruhan ribosom (50S untuk sub unit yang besar dan 30S untuk yang kecil). Untuk eukariot adalah 80S untuk keseluruhan ribosom (60S untuk sub unit besar dan 40S untuk yang kecil).
4. Dimensi ribosom serta bentuk menjadi bervariasi. Pada prokariot, panjang ribosom adalah 29 nm dengan besar 21 nm. Dan eukariot, ukurannya 32 nm dengan besar 22 nm.
5. Pada prokariot sub unitnya kecil, memanjang, bentuk melengkung dengan 2 ekstremitas, memiliki 3 digitasi, menyerupai kursi. Pada eukariot, bentuk sub unit besar menyerupai ribosom E. coli.
Komposisi kimia dari ribosom antara lain sebagai berikut :

Protein Ribosom

a. Sub unit kecil (30S prokariot): 21 protein digambarkan berturut-turut dengan huruf S dan satu angka antara 1 dan 21 (S1, S2, S21). Berat moleku130.000 – 40.000 Dalton. Berada pada permukaan ribosom, mengelilingi rRNA. Protein memainkan peranan sebagai reseptor pada faktor pemanjangan sedangkan yang lainnya mengontrol transducti.
b. Sub unit besar: 33 protein dikenal sebagai Li sampai L33. Terlibat dalam:
– Translokasi oleh adanya GTP (melekat pada ribosam) yang memberikan energi untuk memindahkan inRNA dan pembebasan tRNA asetil.
– Fiksasi (protein L7 dan L1z) dari suatu faktor pemanjangan (EF-6)
– Dalam pembentukan suatu ikatan peptida antar rantai peptida yang telah dibentuk dan suatu asetil-NH2 baru.
– Dalam konstruksi suatu alur longitudinal, menempatkan rantai protein dengan pembentukan dan melindunginya meiawan enzim proteolitik. Alur ini memiliki panjang sesuai dengan rantai polipeptida 35 asetil-NH2.

 Asam Nukleat Ribosom

a. Sub unit besar dibentuk dari protein dan RNA dalam kuantitas yang seimbang, mengandung 2 tipe rRNA, yakni:
– Satu rRNA 28S
– Satu rRNA SS

b. Sub unit kecil mengandung r RNA 18s
Diketahui bahwa, dengan ketiadaan RNA 185, maka sub unit besar tidak dapat berasosiasi pada sub unit kecil. Sedangkan RNA 28s memungkinkan asosiasi tersebut. RNA SS melekat pada sequence asam nukleat ini yaitu tRNA. Bilamana terbaca maka tRNA melekat pada site yang merupakan bagian RNA 285. Perpindahan dari tRNA yang melekat pada molekul mRNA menyebabkan pergerakan translasi mRNA masing-masing.

Pengertian Ribosom

Ribosom merupakan salah satu organel tidak bermembran yang ditemukan pada semua sel, baik sel prokariotik maupun eukariotik. Pada eukariotik , organel ini terdapat pada sitoplasma, menempel pada permukaan luar retikulum endoplasma, didalam metriks mitokondria dan didalam stroma kloroplas.

Fungsi dan Hubungan Endoplasma dg Organel Lain

Fungsi dan Hubungan Endoplasma dg Organel Lain

Fungsi dan Hubungan Endoplasma dg Organel Lain

Hubungan Endoplasma – Hubungan Retikulum Endoplasma dengan organel lain.

Hubungan Endoplasma – Didalam sitoplasma, terdapat sejumlah organel-organelberbatas membran seperti mitokondria, lisosom, badan golgi,mikrobodi dan inti. Retikulum endoplasma bersama-samadengan sistim membran yang lain membentuk suatu jalinan didalam sel yang disebut jaringan rongga sel (Cytocavity). Jalinanrongga sel tersebut memisahkan sel menjadi dua kompartemen,yaitu kompartemen sitoplasma dan kompartemen rongga dalam(intracavity).

Endoplasma – Dengan satu sisi mengarah ke sitosol dan sisi yanglain menghadap ke lumen jalinan rongga sel.Jalinan rongga sel pada umumnya dan retikulumendoplasma pada khususnya membentuk suatu sistimperadaran didalam sel dan enzim-enzim disebarkan secarameluas untuk aktivitas katabolisme dan anabolisme. Denganadanya jalinan rongga sel tersebut, maka substrat-substrat yangpenting dengan cepat mencapai bagian dalam sel dengan carafusi membran dan gerakkan membran. Sehingga bahan-bahanyang disintesis dan dirakit dibagian dalam sel dapat dengancepat diangkut ke permukaan sel.Bila sistim membran tidak dinamis, maka substrat tidakmampu berdifusi ke enzim-enzimnya secepat yang diinginkan.Demikian pula bahan-bahan sisa dan bahan pembangun yangpenting tertimbun sehingga mencapai konsentrasi yang tidakberguna.

Fungsi dan Hubungan Endoplasma dg Organel Lain
Fungsi dan Hubungan Endoplasma dg Organel Lain

Fungsi Retikulum Endoplasma

Berikut adalah beberapa fungsi retikulum endoplasma:

1. Menjadi tempat penyimpan kalsium, bila sel berkontraksi maka kalsium akan
dikeluarkan dari RE dan menuju ke sitosol.
2. Sebagai penampang sintesis protein, untuk disalurkan ke kompleks Golgi dan akhirnya dikeluarkan dari sel.
3. Memodifikasi protein yang disintesis oleh ribosom untuk disalurkan ke
kompleks golgi dan akhirnya dikeluarkan dari sel. (RE kasar)
4. Mensintesis lemak dan kolesterol, ini terjadi di hati (RE kasar dan RE halus).
5. Menetralkan racun (detoksifikasi) misalnya RE yang ada di dalam sel-sel hati.
6. Transportasi molekul-molekul dan bagian sel yang satu ke bagian sel yang lain
(RE kasar dan RE halus).

Retikulum endoplasma juga memiliki fungsi khusus

diantaranya:

Detoksifikasi
Retikulum endoplasma selain mngnadung enzim untuk sintesa lipid juga mengandung enzim detoksifikasi obat-obatan dan metabolit yang tidak larut dalam air. Enzim yang berperan dalam detoksifikassi adalah sitokrom P450. Adanya enzim ini menjadikan obat-obatan yang tidak larut air menjadi larut dalam air melalui serangkaian proses kimia sehingga dapat dikeluarkan dari tubuh lewat urine.

Menghasilkan seramida
Membran retikulum endoplasma menghasilkan seramida yang akan dibawa ke aparatus golgi sebagai bahan baku untuk sintesis gliko sfingolipida

Sintesa lipida
Pada membran retikulum endoplasma menghasilkan hampir semua macam lipida yang dibutuhkan untuk pembentukan membran yang meliputi fosfolipida dan kolesterol. Fosfolipida yang dihasilkan akan angkut oleh vesikel transpor ke membran sel, membran aparatus golgi, dan membran pada lisosom. Sedangkan fosfolipida untuk membran organel yang lain dibawa oleh proetin transfer fosfolipida.

  1. Kesimpulan

Fungsi utama RE kasar adalah sebagai tempat sintesis protein sedangkan RE halus berfungsi dalam beberapa proses metabolism yaitu sintesis lipid, metabolisme karbohidrat dan konsentrasi kalsium, detoksifikasi obat-obatan, dan tempat melekatnya reseptor pada protein membran sel.

Membran RE mampu untuk menghidroksilasi suatu substrat memberi kemampuan kepada sel dalam fungsi anabolic dan protektif.Dalam metabolism karbohidrat RE memegang peranan penting dalam sintesis glikoprotein.

Reticulum endoplasma merupakan membrane yang berlipat lipat dan dibatasi oleh ruang ruang disebut lumen. Membrane reticulum endoplasma tersusun dari lipoprotein. Berdasarkan struktur dan fungsinya, reticulum endoplasma dibedakan menjadi dua, yaitu reticulum endoplasma kasar ( REK ) dan reticulum endoplasma halus ( REH ).

Retikulum endoplasma terdiri dari tubulus-tubulus, vesikel dan kantong-kantong pipih yang menempati ruang sitoplasma. Retikulum Endoplasma merupakan bagian sel yang terdiri atas sistem membrane, memiliki struktur yang menyerupai kantungberlapis-lapis. Kantung ini disebut cisternae.

Pengertian Struktur dan Macam Endoplasma

Pengertian Struktur dan Macam Endoplasma

Pengertian Struktur dan Macam Endoplasma 

Macam Endoplasma – Struktur Retikulum Endoplasma

Pengertian Struktur dan Macam Endoplasma
Pengertian Struktur dan Macam Endoplasma

Macam Endoplasma – Semua sel eukariota mengandung retikulum endoplasma. Secara umum retikulum endoplasma berperan sebagai jalur transportasi intraseluler bagi sel. Ruang yang terdapat di dalam retikulum endoplasma(RE) disebut lumen atau ruang sisternal RE. Lumen RE terpisahdari sitosol oleh suatu membran tunggal (membran RE) yangmemudahkan komunikasi diantara kedua kompartemen ini. Ruangan-ruangan kosong yang ditutupi dengan membran retikulum endoplasma mempunyai ketebalan 4 nm (nanometer, 10-9 meter). Membran ini berhubungan langsung dengan selimut nukleus. Membran RE berkesinambungan dengan membran luar inti.Struktur membran retikulum endoplasma sesuai dengan model membran mosaik cair dari Singer dan Nicolson. Dalambeberapa hal, membran retikulum endoplasma berbeda denganmembran plasma, antara lain:

a. Rasio kolesterol
Konsenstrasi kolesterol yang terdapat pada membranplasma lebih sedikit dibandingkan dengan konsentrasikolesterol yang terdapat pada membran retikulumendoplasma.

Macam Endoplasma

b. Rasio protein
Jumlah protein yang terdapat dalam membran plasma lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah protein yang terdapatdalam membran retikulum endoplasma. Hal tersebutmenyebabkan struktur membran pada retikulum endoplasmalebih stabil dari pada membran plasma.

c.Ketebalan membran
Membran plasma lebih tebal dari membran retikulumendoplasma. Membran plasma memiliki ketebalan berkisarantara 8-10 nm, sedangkan membran retikulum endoplasmamemiliki ketebalan berkisar 5 nm. Perbandingan tebal antara membran retikulum plasmadengan membran retikulum endoplasma.

Macam Endoplasma

d. Fluiditas
Membran plasma lebih bersifat cair dibandingkan denganmembran retikulum endoplasma. Hal ini disebabkan karenakandungan protein yang terdapat pada membran plasma lebih sedikit dibandingkan dengan membran retikulumendoplasma.

 Pengertian Retikulum Endoplasma

Retikulum Endoplasma (RE, atau endoplasmic reticula) berasal dari kata endoplasmic berarti “didalam sitoplasma” dan reticulum yang berarti “jaringan” adalah organel yang dapat ditemukan pada semua sel eukariotik. Retikulum endoplasma adalah sistem membran kantung terlipat dan saluran yang saling berhubungan yang berfungsi sebagai lokasi untuk protein dan sintesis lipid. Berbagai lipatan retikulum endoplasma menyediakan permukaan yang besar di mana fungsi seluler dapat terjadi.

C. Macam-Macam Retikulum Endoplasma

Berdasarkan topografinya Retikulum Endoplasma terdiri dari :

Retikulum Endoplasma Halus

Berbeda dari RE kasar, RE halus tidak memiliki bintik-bintik ribosom di permukaannya. RE halus terbetuk dari satu labirin dengan kanalikuli yang halus, saling berhubungan, serta berinfiltrasi dalam semua sitoplasma. Retikulum endoplasma halus atau licin biasanya dalam bentuk vesikula atau tubulus. RE halus berfungsi dalam beberapa proses metabolisme yaitu sintesis lipid, metabolisme karbohidrat dan konsentrasi kalsium, detoksifikasi obat-obatan, dan tempat melekatnya reseptor pada protein membran sel. Jalur yang dibuka dengan RE halus adalah jalur nutrisi dan mineral yang berhubungan dengan mitokondria, tempat glikogen dan juga peroksisom. RE halus merupakan jalinan tubuli-tubuli yang saling berkaitan dan tanpa adanya ribosom. Retikulum endoplasma halus ditemukan berlimpah dalam sel-sel dari organ reproduksi, di mana mereka memproduksi hormon steroid, seperti estrogen dan testosteron.

Dalam beberapa jenis sel otot, Retikulum endoplasma halus (disebut sebagai retikulum sarkoplasma) menyimpan ion kalsium. Hasil rilis ion kalsium ini pada kontraksi otot. Ini organel sel memiliki fungsi detoksifikasi dalam sel hati. Retikulum endoplasma halus yang ditemukan dalam sel-sel hati mengandung enzim-enzim detoksifikasi yang dapat menonaktifkan racun berbahaya, seperti obat-obatan dan sisa metabolisme.

3. Retikulum Endoplasma Sarkoplasmik.
RE sarkoplasmik adalah jenis khusus dari RE halus. RE sarkoplasmik ini ditemukan pada otot licin dan otot lurik. Yang membedakan RE sarkoplasmik dari RE halus adalah kandungan proteinnya. RE halus mensintesis molekul, sementara RE sarkoplasmik menyimpan dan memompa ion kalsium. RE sarkoplasmik berperan dalam pemicuan kontraksi otot.

Retikulum Endoplasma Kasar

Di permukaan RE kasar, terdapat bintik-bintik yang merupakan ribosom sehingga membran tidak tampak bersih. Ribosom ini berperan dalam sintesis protein. Maka, fungsi utama RE kasar adalah sebagai tempat sintesis protein. RE kasar memiliki struktur khas yaitu setiap lembarannya tersusun atas 2 membran sel yang kemudian menjadi satu pada bagian tepi sel masing-masing. Retikulum endoplasma kasar terdapat dalam bentuk lamella berupa kantung-kantung yang pipih . Membran ini dibatasi oleh kantong yang berbentuk sakulus.
Bentuk dan letak sakulus bervariasi, sesuai dengan jenis, struktur dan fungsi sel.Misalnya RE kasar yang yang berada di pankreas, sakulus menjadi tampak sistematis, terarah, serta paralel antara satu kantung dengan kantung lainnya. Contoh RE kasar yang lain tampak pada sel-sel glandula dari acini pankreas dan paratoide terdapat pada maxilla. Hampir seluruh sakulus yang diamati di bawah mikroskop menempati bagian basal sitoplasma. Semakin aktif sebuah sel, maka jumlah ribosom dan sakulur akan kian banyak.
Pada permukaan hyaloplasmik membran retikulumendoplasma kasar, terdapat partikel-partikel ribosom yangmenempel atau tertanam.Ribosom-ribosom (80S, 60S dan 40S) melekat pada membranretikulum endoplasma melalui perantaraan glikoprotein khususyang disebut riboforin. Riboforin ini merupakan reseptor untukpartikel ribosom.

Riboforin merupakan protein integral membran yangterdapat pada retikulum endoplasma kasar. Bagian ribosomyang berasosiasi dengan kompleks ribosom adalah ribosom subunit besra. Dari gambaran di atas, menunjukkan bahwamembran retikulum endoplasma dan membran sel padaumumnya bukan hanya asimetris dari aspek strukturalnya,tetapi juga simetris dari aspek fungsionalnya. Masing masing ruangan mempunyai bentuk dan ukuran yang berbeda pada retikulum endoplasma kasar, yang kemudian dapat dibedakan tiga jenis :
1. Sisterna, ruangan pada retikulum endoplasma yang berbentuk ruangan gepeng, yang kadang-kadang tersusun berlapis lapis dan saling berhubungan.
2. Tubuler, berbentuk sebagai pipa pipa kecil yang saling berhubungan.
3. Vesikuler, ruangan pada retikulum endoplasma yang berbentuk seperti gelembung gelembung kecil berlapis.
Retikulum endoplasma kasar memiliki daerah yang sebagian besar tidak mengandung ribosom. Daerah-daerah tersebut merupakan daerah peralihan, karena dari situlah dibentuk vesikula-vesikula transpor atau vesikula transisi atau retikulum endoplasma transisi. Vesikula-vesikula tersebut megandung protein atau lipida yang diangkut secara intraseluler.Vesikula-vesikula transisi atau vesikula transpor berperan mengangkut makromolekul (protein) dari retikulumendoplasma. Di dalam vesikula transport terdapat protein yanglarut yang berasal dari lumen retikulum endoplasma (proteinsekretori) atau protein yang terikat pada membran vesikula (protein membran). Vesikula-vesikula dapat bergabung dengan membran sasaran dan melepaskan isinya. Membran vesikula merupakan bagian dari membran sasaran.Pada sel-sel yang aktif mensintesis hormon steroid,retikulum endoplasma licin atau halus memiliki enzim-enzimuntuk sintesis kolesterol, yang merupakan prazat untuk sintesishormon steroid. Sintesis lipida berlangsung di dalam retikulum endoplasma licin. Semua lipida yang dibuat di dalam sel disintesis pada membran retikulum endoplasma kecuali fosfatil dilgliserat dan kardiolipin.