Minuman Kesehatan dari Buah dan Sayuran

Minuman Kesehatan dari Buah dan Sayuran

Minuman Kesehatan dari Buah dan Sayuran

Minuman Kesehatan dari Buah dan Sayuran – Pada dasarnya, teknik pengolahan minuman dari buah dan sayuran, baik itu untuk meinuman segar maupun minuman kesehatan, adalah sama seperti diuraikan di sub bab sebelumnya, yaitu merebus, menghaluskan, mencampur, dan menyaring/ memeras. Demikian pula untuk wadah/tempat pengemasan maupun penyajian minuman segar dan minuman kesehatan pada prinsipnya menggunakan bahan yang sama.

Minuman Kesehatan dari Buah dan Sayuran
Minuman Kesehatan dari Buah dan Sayuran

Tips

Beberapa tips dalam pembuatan jus sayuran dan buah, antara lain seperti berikut ini.

a. Pilihlah buah dan sayuran yang masih segar dan kulit/daunnya masih mulus agar kandungan vitaminnya masih utuh.

b. Buah/sayuran perlu dikupas dan dicuci bersih agar aman dikonsumsi (menghilangkan pestisida).

c. Agar bau langu dari sayuran hilang, setelah sayuran dicuci, berikan tambahan jeruk lemon. Misalnya, untuk membuat jus dari 5 batang wortel, tambahkan air perasan dari 1 4 jeruk lemon. Kita juga dapat menambahkan buah nanas untuk menghilangkan bau atau rasa langu jus sayuran karena buah nanas yang mencolok dapat membuat nikmat. Untuk pemanis rasa jus sayur, gunakan madu agar nikmatnya jus sayuran makin sempurna.

d. Perhatikan kondisi dan kebersihan gelas blender. Jika pisau blender sudah berkarat dan pisau blendernya kotor sebaiknya blender jangan digunakan karena akan menyebabkan penyakit.

e. Perhatikan komposisi takaran bahan campuran jus buah, sayuran, dan bahan pemanis agar sesuai dengan tujuan pencegahan atau pemeliharaan kesehatan tubuh.

Observasi/Studi Pustaka Kunjungi tempat penjualan/pembuatan minuman kesehatan di daerahmu!

1. Tentukan anggota kelompok terlebih dahulu. Diskusikan tempat penjualan/pembuatan minuman kesehatan yang akan dikunjungi.

2. Cari info minuman kesehatan berbahan buah dan sayuran yang ada di daerahmu. Jika tidak memungkinkan untuk melakukan kunjungan, carilah melalui referensi buku sumber.

3. Tanyakan beberapa hal berikut ini! • Bagaimana sejarah/asal usul minuman kesehatan tersebut? • Apa bahan yang diperlukan? Bagaimana memilih bahan yang baik? • Apa alat yang digunakan? • Bagaimana proses pembuatannya? • Apa dan bagaimana kemasan dan penyajiannya? • Tips pembuatan atau hal khusus yang perlu diperhatikan saat pembuatan minuman tersebut.

4. Saat melakukan observasi dan wawancara, hendaknya kamu bersikap ramah, bicara dengan sopan, bekerjasama dan toleransi dengan teman kelompokmu.

5. Buatlah laporan observasi dan wawancaramu yang menarik dan indah dengan menggunakan komputer jika ada.

6. Presentasikan di kelas saat pembelajaran. (Lihat LK-5)

Tahukah kamu jika di daerah pesisir banyak terdapat rumput laut yang dapat diolah menjadi minuman kesehatan. Tanaman cincau dan lidah buaya pun dapat dijadikan minuman kesehatan. Apabila di daerahmu terdapat bahan tersebut, cobalah cari informasi cara pembuatannya dan praktikkanlah.

Tahapan Pembuatan Jus Wortel dan Tomat

Pembuatan minuman kesehatan jus wortel dan tomat yang akan diuraikan berikut ini merupakan contoh, bukan harus dibuat. Adapun yang harus diperhatikan adalah tahapan/proses pembuatan dalam membuat karya pengolahan agar dapat dihasilkan karya pengolahan yang sesuai kegunaan, nyaman dalam rasa, tepat dalam pengolahan, memiliki nilai estetis dalam penyajian maupun kemasan, aman bagi kehidupan manusia. Dalam merencanakan pembuatan karya pengolahan, yang harus diperhatikan adalah apa hal pokok yang ditugaskan. Kemudian, rencanakan pembuatannya dengan beberapa pilihan rancangan yang timbul dalam pikiranmu.

Tuangkan semua pikiran kreatifmu yang berkaitan dengan hal pokok yang ditugaskan dalam bentuk desain rancangan kerja secara tertulis, berupa gambar ataupun skema dengan beberapa pilihan rancangan. Kemudian, tetapkan hal apa yang akan dibuat, lalu buatlah rencana rancangan/desain secara lengkap sesuai tahapan pembuatan karya. Berikut ini contoh tahapan pembuatan minuman kesehatan jus wortel dan tomat.

a. Perencanaan 1) Identifikasi Kebutuhan Siswa belajar terus menerus dalam menghadapi ujian akhir semester yang menyebabkan kelelahan pada mata. 2) Perencanaan fisik Minuman kesehatan untuk melindungi mata karena lelah dan mencegah mata minus yaitu “Jus wortel dan tomat”.

b. Pelaksanaan

1) Persiapan Membeli wortel dan tomat di pasar pada pagi hari agar mendapatkan sayuran yang masih segar. Mencuci peralatan yang dibutuhkan sebelum digunakan untuk membuat jus.

a) Bahan Bahan yang diperlukan yaitu wortel dan tomat (2:1), madu atau gula secukupnya, es batu atau air matang secukupnya.

b) Alat: Alat yang diperlukan: • talenan, • pisau, • blender, • saringan • sendok. Untuk penyajian diperlukan: • gelas kaca, atau • gelas plastik

2) Proses Pembuatan Membeli wortel dan tomat yang masih segar. Mencuci peralatan yang dibutuhkan sebelum digunakan untuk membuat jus.

Pengupasan dan pencucian bahan:

1. Kupas wortel menggunakan pisau.

2. Cuci bersih wortel dan tomat.

Pembuatan Jus Wortel :

1. Potong wortel dan tomat agar lebih cepat hancur.

2. Masukkan wortel dan tomat potong dan es batu ke dalam gelas blender.

3. Tutup gelas blender, pasang kabel listrik blender pada stop kontak listrik, lalu tekan tombol untuk menghidupkan blender. Biarkan blender bekerja selama 2 menit, kemudian matikan mesin blender. Tuang jus wortel-tomat pada gelas saji.

4. Apabila ingin mendapatkan jus tanpa serat, kita dapat menyaringnya dan menekan ampas wortel-tomat dengan sendok sehingga hanya tersisa jus murni tanpa ampas.

5. Sesuai selera beri gula atau madu secukupnya dan diaduk sampai tercampur rata.

c. Penyajian/Kemasan

Tempatkan jus wortel pada gelas saji ataupun gelas kemasan yang bisa dibawa pulang.

d. Evaluasi

Di akhir pembuatan pengolahan minuman kesehatan jus wortel dan tomat ujilah hasilnya dengan cara mencoba/merasakan minumanmu. Jika ada yang kurang sesuai buatlah catatan evaluasinya sebagai bahan masukkan dan bahan perbaikan nantinya

Minuman Kesehatan dari Buah dan Sayuran

Pengolahan Pangan Buah dan Sayuran

Pengolahan Pangan Buah dan Sayuran

Pengolahan Pangan Buah dan Sayuran

angan yang kita makan banyak sekali ragamnya dan bentuk pengolahannya. Setiap daerah Nusantara memiliki produk olahan makanan dan minuman khas. Dulu manusia memakan langsung makanan yang diperoleh dari alam dalam bentuk segar, tanpa proses pemasakan/pengolahan terlebih dahulu. Sekarang dengan kemajuan teknologi, produksi buah dan sayuran melimpah, maka perlu dipikirkan pengolahan hasil pangan tersebut. Oleh karenanya, berkembanglah alat penunjang aktivitas manusia yang diciptakan untuk mengolah makanan.

Pengolahan Pangan Buah dan Sayuran
Pengolahan Pangan Buah dan Sayuran

Walaupun buah-buahan dan sayuran masih tetap banyak diminati jika dimakan segar. Pada akhirnya, makanan pun semakin beragam, baik dari segi rasa, penampilan maupun penyajiannya atau kemasannya. Pengolahan artinya membuat atau menciptakan bahan dasar menjadi produk jadi agar dapat dimanfaatkan untuk kebaikan. Pada prinsipnya, kerja pengolahan adalah mengubah fungsi, bentuk, sifat, maupun kualitas bahan. Dengan demikian, materi pengolahan berisi teknologi bahan pangan dan teknologi pengolahan nonpangan. Kerja pengolahan menggunakan desain sistem, yaitu mengubah bahan mentah menjadi produk baru yang bermanfaat dengan teknik mencampur, mengolah, dan memodifikasi bahan tersebut.

Kinerja ini membutuhkan desain secara tepat, juga kemampuan berpikir praktis, tepat, teliti, dan sabar yang dipadu dengan keterampilan. Peranan produk-produk pangan pengolahan yang merupakan hasil perkembangan teknologi sangat penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat selaku konsumen, dalam pembangunan industri pangan nasional, sekaligus dalam perekonomian secara keseluruhan. Maka, teknologi pengolahan pangan berperan dalam perancangan produk, pengolahan bahan baku, tindak pengawetan yang diperlukan, pengemasan, penyimpanan, dan pemasaran serta distribusi produk sampai ke konsumen.

Para petani di negara dengan empat musim hanya bisa bercocok tanam di saat musim semi dan dipanen saat musim panas. Musim gugur dan musim dingin adalah saat untuk para petani beristirahat. Agar dapat memproduksi sayuran dan buah sesuai kebutuhan negara dengan empat musim, mereka menanamnya dalam rumah tanaman (green house). Bersyukurlah kita pada Sang Pencipta yang telah memberikan kemampuan berpikir untuk membudidayakan. Membudidayakan buah dan sayuran akan kamu pelajari pada pelajaran

Negara Indonesia terkenal sebagai negara agraris yang menghasilkan beraneka produk pertanian dari tanaman nabati seperti buah-buahan dan sayuran. Kita sebagai warga Indonesia patut mensyukuri karunia Tuhan kepada tanah air kita. Buah dan sayuran sangat mudah tumbuh dan berkembang di tanah Indonesia. Buah dan sayuran yang tumbuh sepanjang musim di antaranya belimbing, jambu, nanas, pepaya, pisang, tomat, timun, wortel, dan sebagainya.

Buah dan sayuran adalah sumber vitamin dan serat alami yang berguna bagi tubuh dan sangat baik bagi kesehatan. Buah-buahan dan sayur-sayuran dikatakan sebagai pangan fungsional karena merupakan pangan alami yang mengandung komponen bioaktif sehingga dapat memberikan dampak positif pada fungsi metabolisme manusia. Buah-buahan dan sayuran secara alami terbukti mengandung komponen bioaktif yaitu mineral, antioksidan, lipid dan probiotik. Efek fisiologis pada metobolisme manusia yang diberikan oleh buah dan sayuran adalah imunologi, ketercernaan dan aktivitas anti-tumor karena memiliki sifat organoleptik dan fisiokimia (warna, kelarutan, dan tekstur).

Observasi/Studi Pustaka Amati lingkunganmu! 1. Datalah minuman segar berbahan buah dan sayuran yang ada di daerahmu. 2. Teliti bahan buah dan sayuran yang ada pada minuman segar tersebut, serta kandungan/manfaat dari buah dan sayuran tersebut! 3. Apa manfaat bagian lain dari buah dan sayuran pada minuman segar tersebut? 4. Bagaimana latar belakang atau sejarah keberadaan minuman segar tersebut? 5. Saat melakukan observasi dan wawancara, hendaknya kamu bersikap ramah, berbicara sopan, bekerja sama dan toleransi dengan teman kelompokmu. 6. Jika tidak bisa observasi, carilah dari buku sumber.

Tahapan Modifikasi Media Tanam Tanaman Sayuran

Tahapan Modifikasi Media Tanam Tanaman Sayuran

Tahapan Modifikasi Media Tanam Tanaman Sayuran

Setelah mengamati dan melakukan wawancara dengan petani, berikut ini diuraikan bagaimana tahapan budidaya tanaman sayuran dengan modifikasi media tanam. Membudidayakan tanaman pakcoy dengan teknik budidaya hidroponik sederhana merupakan contoh yang dapat kamu praktikkan.

Tahapan Modifikasi Media Tanam Tanaman Sayuran
Tahapan Modifikasi Media Tanam Tanaman Sayuran

1. Perencanaan a. menentukan jenis tanaman sayuran yang akan dibudidayakan, b. menentukan teknik modifikasi media tanam, c. membuat jadwal kegiatan budidaya, d. menyusun kebutuhan sarana dan alat, dan e. menentukan tugas tiap individu.

2. Persiapan Sarana Produksi Bahan

3. Proses Budidaya Tanaman Sayuran Secara Hidroponik Sederhana (Wick System)

1. Lubangi wadah tanam dan beri sumbu. 2. a,b Masukkan sabut kelapa atau zeolit di atas sumbu kemudian tanam benih secara langsung. 3. Simpan di atas cairan nutrisi. Wadah cairan nutrisi diberi lubang untuk sirkulasi udara. Isi cairan nutrisi seminggu sekali. Makin besar tanaman, frekuensi penambahan cairan makin sering. Nutrisi yang digunakan ialah NPK dengan dosis 3 gram per liter atau nutrisi hidroponik yang sudah jadi. 4. Susun di rak, letakkan di tempat yang terkena sinar matahari. 5. Bibit yang sudah tumbuh. 6. Setelah bibit tumbuh baik, masukkan kerikil secara bertahap untuk menopang batang. 7. a,b Lakukan pengamatan pertumbuhan tanaman. 8. Pengendalian serangan OPT secara rutin. Jika terdapat hama atau penyakit, segera tangani. Lakukan pemeliharaan dengan cara menggunting daun atau tanaman yang tumbuh kurang baik. 9. a,b Pakcoy siap panen umur 45 hari setelah tanam. 10. Pakcoy hasil panen, satu tanaman dapat mencapai 100 g.

Keberhasilan kegiatan budidaya tanaman sayuran dapat dilihat dari pertumbuhan tanaman yang baik sesuai umurnya. Pertumbuhan tanaman yang baik ditentukan oleh berbagai faktor, seperti lingkungan dan perawatan. Tanaman hidroponik dapat tumbuh dengan baik apabila lingkungan akar memperoleh cukup udara, air, dan hara. Tanaman dapat gagal tumbuh jika faktor pendukung tidak terpenuhi.

Praktik budidaya tanaman sayuran dengan modifikasi media tanam. 1. Rancanglah perencanaan kegiatan budidaya tanaman sayuran dengan memodifikasi media tanam sesuai daerah setempat. 2. Gunakan informasi dari hasil observasi dan wawancara atau berdasarkan hasil bedah buku sumber/referensi yang telah kamu dapatkan. 3. Buatlah jadwal kegiatan budidaya dan pembagian tugas. (Lihat LK-8) 4. Siapkan alat dan bahan dengan tepat sesuai rencana. 5. Praktikkan setiap tahapan teknik budidaya. 6. Rawatlah tanaman dan amati setiap perkembangannya. 7. Tuliskan setiap hasil pengamatan pada lembar pengamatan yang telah disediakan. (Lihat LK-9) 8. Ambil gambar pada setiap tahapan kegiatan. 9. Buatlah laporan kegiatan budidaya tanaman sayuran dari tahap perencanaan sampai akhir kegiatan budidaya. (Lihat LK-10) Catatan: Tugas 1-3 dipresentasikan terlebih dahulu sebelum memulai praktik kegiatan budidaya tanaman sayuran. Lakukan revisi dari masukan yang diberikan!

Tips 

1. Kegiatan budidaya perlu dilakukan dengan penuh kesabaran, ketelatenan dan ketelitian. Disiplin dan bertanggung jawab melakukan pemeliharaan tanaman. Perhatikan setiap proses yang harus dilakukan dan laksanakan tepat waktu. 2. Jika mengalami kegagalan, tidak perlu putus asa. Terus mencoba dan pelajari kekurangannya. 3. Jika berhasil kamu akan merasa puas dapat memetik hasil usaha dan kerja keras. Tak lupa selalu bersyukur atas nikmat Tuhan Yang Maha Esa.

Perhatikanlah! Pada proses kegiatan budidaya, kamu perlu memahami keselamatan kerja. Tips berikut ini perlu diperhatikan saat kegiatan budidaya. 1.Hati-hati saat menggunakan pupuk dan pestisida yang berbahan kimia. 2.Gunakan masker, sarung tangan, dan baju tertutup saat menyemprot pestisida. 3.Lebih disarankan menggunakan pupuk dan pestisida alami yang lebih aman dan tidak merusak lingkungan. 4.Cuci tangan menggunakan sabun setelah melakukan kegiatan.

Lakukan pengamatan dengan teliti. Amati setiap proses, kemudian catat semua informasi yang didapat. Kamu akan merasakan keagungan dan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa melalui berbagai ciptaan-Nya, dengan mengamati pertumbuhan dan perkembangan tanaman.