Hidup Sehat untuk Menjaga Sistem Ekskresi Manusia

Hidup Sehat untuk Menjaga Sistem Ekskresi Manusia

Hidup Sehat untuk Menjaga Sistem Ekskresi Manusia

 Sistem Ekskresi Manusia – Sekarang kamu sudah mengetahui bagaimana pengaturan yang terjadi di dalam tubuh kita untuk mengeluarkan zat-zat sisa yang beracun bagi tubuh kamu. Proses pembuangan zat-zat sisa metabolisme ini dibantu oleh organ hati, ginjal, paru-paru, dan kulit. Bagaimana jika berbagai organ itu mengalami kerusakan? Bagaimanakah pola hidup kamu agar tetap terjaga kesehatan sistem ekskresinya? Coba jabarkan dan lakukan kegiatan berikut.

 Sistem Ekskresi Manusia

 Sistem Ekskresi Manusia
Sistem Ekskresi Manusia

Hidup Sehat untuk Menjaga Sistem Ekskresi

Refleksi 

 Sistem Ekskresi Manusia  – Pernahkah kamu melihat timbunan sampah dan asap yang keluar dari cerobong di pabrik-pabrik atau dari knalpot kendaraan bermotor? Dari manakah asalnya barang-barang atau zat-zat sisa tersebut? Benar, barang atau zat sisa tersebut berasal dari berbagai kegiatan, baik kegiatan rumah tangga, produksi di pabrik atau mesin untuk menghasilkan tenaga agar kendaraan bermotor dapat bergerak.

 Sistem Ekskresi Manusia – Lalu bagaimana dengan tubuhmu sendiri, setelah beraktivitas seharian apakah kamu menghasilkan zat sisa yang harus dikeluarkan? Tentu saja ada, dan zat tersebut harus dikeluarkan karena akan berbahaya jika terus disimpan di dalam tubuh. Bersyukurlah kepada Tuhan yang telah menciptakan tubuhmu dengan sempurna, sehingga bahan-bahan yang tidak diperlukan bagi tubuh dapat dikeluarkan melalui sistem ekskresi. Zat sisa dari tubuhmu akan dikeluarkan dalam bentuk urin, keringat, dan gas karbondioksida. Namun apa yang terjadi jika salah satu organ ekskresimu mengalami gangguan? Bagaimana cara kamu menjaga kesehatan sistem ekskresi?

 Sistem Ekskresi Manusia

Ilmu Ilmuwan 

 Sistem Ekskresi Manusia  – Tahukah kamu, berkaitan dengan sistem ekskresi, terdapat cabang ilmu kedokteran yang khusus menangani bedah ginjal dan saluran kemih serta alat reproduksi, yaitu urologi. Jauh sebelum Felix Guyon, profesor urologi pertama di Paris, Prancis, pada tahun 1890, pengembangan bidang urologi sudah dikuasai pada abad ke-9 M oleh para dokter pada abad pertengahan seperti Ar-Razi, Ibnu Sina, Al-Zahrawi, Ibnu Al-Quff, Thabit Ibnu Qurra, Al-Majousi, dan Al-Tabari.

Para dokter tersebut mampu mendeteksi dan mengobati beragam penyakit urologi dan menemukan berbagai peralatan serta teknologi pengobatannya. Al-Zahrawi (936- 1013 M) berhasil menemukan sebuah pisau untuk operasi batu ginjal di dalam kandung kemih, dan mampu mengurangi angka kematian yang disebabkan oleh operasi-operasi yang gagal sebelumnya. Beberapa ratus tahun kemudian, dikenal Marcello Malpighi (1628-1694 M), seorang ahli fisiologi dan anatomi dari Italia.

Beberapa penemuan Malpighi adalah hasil pengamatan secara mikroskopis pada bagian otak, hati, ginjal, tulang, darah, kulit, dan lain-lain. Namanya digunakan untuk suatu lapisan pada kulit, yaitu lapisan Malpighi. Selain Malpighi, Willian Bowman (1816-1892 M), seorang dokter Inggris mempelajari struktur organ dan jaringan yang menggunakan mikroskop, dan menemukan bagaimana mekanisme penyaringan di ginjal yang menghasilkan urin. Bowman diberi penghargaan atas penemuannya tentang struktur ginjal yang disebut Simpai Bowman. Pada tahun 1954, seorang spesialis urologi bernama John P. Merril (1917-1984 M) menemukan prosedur transplantasi ginjal, dengan mentransplantasikan ginjal mayat kadaver ke pasien.

Rangkuman Sistem Ekresi

1. Sistem ekskresi merupakan kemampuan untuk menjaga keseimbangan tubuh dengan cara membuang bahan-bahan sisa yang dikeluarkan oleh sel. 2. Organ ekskresi pada manusia terdiri atas empat organ, yaitu ginjal, kulit, paruparu, dan hati. 3. Ginjal merupakan organ ekskresi yang memiliki peran sangat penting karena membuang sisa metabolisme dalam jumlah besar melalui urin. Proses ginjal menghasilkan urin meliputi 3 tahapan utama, yaitu filtrasi, reabsorbsi, dan augmentasi. 4. Kulit merupakan organ eksresi yang mengeluarkan bahan yang hampir sama dengan ginjal, yakni sampa nitrogen berupa urea. 5. Paru-paru merupakan organ ekskresi yang mengeluarkan sisa metabolisme berupa CO2 dan H2 O. 6. Hati merupakan organ eksresi yang memiliki kemampuan menetralisir racun, mengubah sel darah merah, dan menghasilkan getah empedu. Hati memiliki peran dalam mengubah NH3 (amoniak) menjadi urea yang nantinya akan dibuang melalui kulit dan ginjal. 7. Gangguan sistem ekskresi yang sering terjadi pada ginjal, antara lain nefritis, albuminuria, batu ginjal, hematuria, diabetes melitus, diabetes insipidus, biang keringat, dan penyakit kuning.

 

Pola Aktivitas sehat Jasmani/Olahraga

Pola Aktivitas sehat Jasmani/Olahraga

Aktivitas Jasmani ialah gerakan tubuh oleh otot tubuh dan sistem penunjangnya yang memerlukan pengeluaran energi. Aktivitas Jasmani dapat digolongkan menjadi tiga tingkatan, aktivitas Jasmani yang sesuai untuk remaja sebagai berikut: a. Aktivitas Ringan.

Kegiatan ini hanya memerlukan sedikit tenaga dan biasanya tidak menyebabkan perubahan dalam pernapasan atau ketahanan (endurance). Contoh: berjalan kaki, menyapu lantai, mencuci baju/piring, mencuci kendaraan, berdandan, duduk, les di sekolah, les di luar sekolah, mengasuh adik, nonton TV, aktivitas bermain playstation, bermain komputer, belajar di rumah, dan nongkrong. b. Aktivitas Sedang Aktivitas ini membutuhkan tenaga intens atau terus menerus,gerakan otot yang berirama atau kelenturan (flexibility). Contoh: berlari kecil, tenismeja, berenang, bermain dengan hewan peliharaan, bersepeda, bermain musik, jalan cepat. c. Aktivitas Berat Aktivitas ini biasanya berhubungan dengan olahraga dan membutuhkan kekuatan (strength), dan membuat berkeringat. Contoh: berlari, bermain sepakbola, senam aerobik, beladiri (misalnya: karate, taekwondo, pencak silat), dan outbond.

Pola Istirahat 

Pola Aktivitas sehat Jasmani/Olahraga
Pola Aktivitas sehat Jasmani/Olahraga

Istirahat yang baik tentunya akan membuat tubuh menjadi senantiasa bugar dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Istirahat dapat memulihkan kembali tubuh kita setelah melakukan aktivitas keseharian. Istirahat bagi tubuh kita ada berbagai macamnya, yaitu tidur, bersantai, perubahan dalam aktifitas, menghilangkan segala tekanan-tekanan kerja atau masalah-masalah lainnya. Berjalan di udara segar, bermain tenis, menjernihkan pikiran, semuanya dapat menenangkan otototot. Faktor terpenting dalam istirahat adalah tidur. Kegiatan sehari-hari yang melelahkan berakibat pada kebutuhan istirahat yang sesuai untuk melawan segala kepenatan dan kelelahan tersebut. Studi menunjukkan bahwa setelah tidur yang cukup, otak kita kembali berfungsi dengan sangat baik. Salah satu hormon yang penting dalam aktivitas istirahat kita adalah kortisol, dimana waktu produksi tertingginya adalah dari waktu tengah malam hingga di waktu pagi (pagipagi sekali). Kortisol memainkan peranan yang besar dalam membantu kita menghadapi/tekanan yang kita hadapi setiap hari, mengurangi rasa penat dan peradangan.

Pada saat tidur, semua otot beristirahat dan sistem saraf dibebaskan dari segala ketegangan, kekerasan yang sering terjadi tiap-tiap hari. Inilah saatnya dimana tubuh memperbaiki dirinya. Cara Meningkatkan Tidur yang baik adalah dengan memperhatikan: a. Waktu tidur yang dianggap baik adalah selama 7-8 jam. Namun kini waktu itu tak lagi menjadi patokan. Selama kualitas tidur itu baik, tak peduli lama atau sebentar, b. Cara terbaik untuk meningkatkan tidur yang baik adalah dengan melakukan olahraga secara teratur. c. Jangan menyatukan ruang tidur dengan ruang kerja atau belajar. d. Pilih waktu yang tetap untuk tidur dan bangun di pagi hari, bahkan di akhir pekan dan waktu libur. e. Aturlah kegiatan-kegiatan/aktivitas sehari-hari secara rutin, termasuk kebiasaan makan. f. Hindari makan terlalu malam. g. Hindari alkohol, kafein (kopi, teh, coklat) dan obat-obat lain. h. Hindari bekerja terlalu berat, karena dapat memacu hormon kortisol, yang akan mempersiapkan tubuh melakukan kegiatan. i. Akhiri hari dengan santai dan hindari program-program TV yang menegangkan, bacaan dan argumen-argumen. j. Lakukan jalan-jalan di waktu senggang, ambil nafas panjang di udara jernih. k. Baringkan tubuh di tempat yang nyaman, dan sedikit demi sedikit kendurkan setiap bagian tubuh sambil membayangkan tempat yang menyenangkan. l. Lakukan mandi air hangat, bukan air panas. m. Ruangan tidur haruslah sejuk, penuh dengan udara segar, dan sehening  mungkin. n. Pastikan cukup mengonsumsi magnesium dan kalsium, mineral yang dapat membantu menghilangkan stres dan mencegah depresi. o. Lakukan latihan-latihan penenangan untuk menenangkan pikiran. p. Jika belum bisa tidur jangan berlama-lama berbaring di atas tempat tidur. Lebih baik bangun dan lakukan aktivitas lain. Hindari tempat tidur sebelum Anda merasa terkantuk. Tidur adalah suatu pemulih yang besar. Tidur dapat memulihkan sel-sel otot, hati, ginjal, tulang sumsum, perut dan otak. Tidur juga mempersiapkan, kecepatan akurasi dan efisiensi secara fisik dan mental. Tidur akan melenyapkan kepenatan dan juga salah satu penyegar otak yang alami. Pada saat seseorang tidur sel kulit  terbagi, membuat sel-sel baru dua kali lebih cepat pada saat seseorang terjaga, sehingga membuat seseorang dapat terlihat muda lebih lama. Terakhir yang terpenting adalah berdoalah sebelum.

Penyakit 

Penyakit adalah suatu keadaan tidak normal dari tubuh atau pikiran yang menyebabkan ketidaknyamanan, disfungsi atau kesukaran terhadap orang yang dipengaruhinya. Penyakit dibedakan pada penyakit menular, penyakit tidak menular, dan penyakit kronis. Penyakit menular adalah penyakit yang disebabkan oleh kuman yang menyerang tubuh manusia. Kuman dapat berupa virus, bakteri, amuba, atau jamur. Beberapa jenis penyakit yang menular adalah Anthrax, Beguk, Batuk rejan (pertusis), Beri-beri, Cacingan, Cacar Air (varicella), Campak, Chikungunya, Demam campak, Demam berdarah, Demam kelenjar, Diare, Disentri Amuba, Eritema infektiosum (Parvovirus B19), Hepatitis A, Hepatitis B, Hepatitis C, Impetigo, Influenza, Kolera, Lepra, Malaria, Penyakit Meningokokus, Penyakit tangan, kaki dan mulut, Rabies, Radang lambung dan usus, Rubeola, Rubella, Tetanus, Tuberkulosis, Kutu, Konjungtivitis, Kurap, Kudis, Skarlatina, Flu Burung, dan HIV. Penyakit tidak menular adalah penyakit yang tidak disebabkan oleh kuman, tetapi disebabkan karena adanya problem fisiologis atau metabolisme pada jaringan tubuh manusia. Penyakit-penyakit tersebut contohnya adalah batuk, seriawan, sakit perut, dan sebagainya. Penyakit kronis adalah penyakit yang berlangsung sangat lama. Beberapa penyakit kronis yang sering menyebabkan kematian kepada penderitanya antara lain: AIDS, Serangan jantung, Kanker, Stroke, Diabetes, dan lain sebagainya .

Kebiasaan Buruk bagi Kesehatan 

Ada beberapa kebiasaan buruk yang dapat berpengaruh terhadap kesehatan atau dapat mengakibatkan gangguan pada kesehatan pribadi. Kebiasaan itu adalah: a. Merokok atau Hidup dengan Perokok. Merokok berbahaya bagi jantung Anda. Merokok bisa memicu pembekuan darah, yang dapat memblokir aliran darah ke jantung, dan memberikan kontribusi untuk penumpukan plak di arteri. Merokok bisa menyebabkan berbagai macam penyakit. b. Waktu untuk tidur tidak cukup. Kurang tidur dapat menyebabkan masalah kesehatan serius, seperti: konsentrasi menurun, gairah seks menurun, menyebabkan depresi, mempengaruhi kesehatan kulit, dll. c. Konsumsi Alkohol. Kelebihan alkohol dikaitkan dengan risiko yang lebih besar daripada tekanan darah tinggi, kadar lemak darah yang tinggi, dan gagal jantung. Selain itu, kalori ekstra dapat menyebabkan kenaikan berat badan, ancaman bagi kesehatan jantung. d. Malas Untuk Berolahraga. Melakukan olahraga minimal 30 menit setiap hari sangat penting untuk kesehatan saat ini dan jangka panjang Anda. e. memiliki teman dengan kebiasaan yang buruk. Orang-orang di sekitar sangat berpengaruh, selalu berusaha untuk menjaga diri untuk menolak sesuatu yang tidak sehat dan menghindari pengaruh orang lain. f. Bekerja Ketika Sakit. Memaksakan diri untuk terus bekerja ketika sedang sakit akan memperburuk kesehatan dan sudah pasti hasilnya tidak produktif. g. Stres dan Depresi. Karena cemas yang berlebihan akan beresiko terserang penyakit jantung. h.Tidur mendengkur. Mengabaikan Dengkuran Lebih dari sekedar gangguan kecil, mendengkur ternyata bisa menjadi tanda dari sesuatu yang lebih serius yaitu penyakit obstruktif sleep apnea. Gangguan ini, ditandai dengan pernapasan yang terganggu saat tidur, dapat menyebabkan tekanan darah melambung tinggi i. Kurang bersantai Bersantai merupakan salah satu kenikmatan hidup. waktu bersantai sejenak akan lebih waspada dan lebih termotivasi j. Tidak percaya pada diri sendiri dan rendah diri. Biasanya orang yang memiliki sikap mental yang seperti ini sering terlibat pada hubungan yang buruk. Baik itu dalam lingkungan pergaulannya maupun dalam keluarganya. Perasaan rendah diri menyebabkan proses penyembuhan untuk setiap penyakit pada dirinya akan terhambat, meskipun hanya sekedar menderita sakit flu ringan. k. Mengabaikan Rasa Sakit Biasanya sering dialami oleh Wanita yang sibuk bekerja, mengasuh anak-anak, mengatur dan membersihkan rumah pada umumnya akan berpikir rasa sakit yang mereka alami disebabkan oleh kelelahan, sehingga sering diabaikan. Walau wanita lebih sering pergi ke dokter daripada pria, pada umumnya, mereka tidak terlalu memperhatikan kesehatan sendiri. l. Berlama-Lama Menonton TV Duduk selama berjam-jam di depan televise dapat meningkatkan resiko serangan jantung dan stroke, bahkan walaupun jika Anda berolahraga secara teratur. m. Meminum minuman berkarbonasi (soft drink, pop soda, coke, minuman soda, cola) Minuman bersoda tidak memiliki nilai gizi, selain dari gula. Kandungan gizi itu sangat tidak berarti dibanding dengan harga softdrink yang mahal. Anak-anak yang diberi banyak minuman berkarbonasi dan makanan manis lain sering bermasalah pada gigi pada usia dini. Minuman bersoda sangat buruk bagi orang dengan gangguan pencernaan asam atau ulkus lambung. n.Makan Berlebih Kelebihan berat badan merupakan faktor risiko utama untuk penyakit jantung dan mengalami kegemukan atau obesitas.

Mengenal Makanan Sehat

Mengenal Makanan Sehat

Pengertian Makanan Sehat
Makanan yang dikategorikan sebagai makanan sehat adalah makanan yang
mengandung unsur-unsur zat yang dlbutuhkan tubuh dan tidak mengandung
bibit penyakit atau racun. Namun, makanan yang dikategorikan sehat ini
sangat berhubungan dengan sikap dan pola makan dari setiap orang. Jadi
makanan yang mengandung unsur-unsur bergizi harus dlsertai dengan upaya
menjaga kebersihan dan kesehatan orang yang mau memakannya.

Zat Makanan Sehat yang Dibutuhkan Tubuh
Manusia memerlukan zat makanan yang dlbutuhkan agar tubuh dapat beraktivas
dengan normal. Untuk itu, tubuh kita harus diberi makanan yang bergizi dan
sehat. Unsur-unsur makanan sehat adalah makanan yang mengandung zatzat seperti: protein, lemak, karbohidrat, mineral, vitamin, air dengan takaran
yang seimbang.
1. Protein, terutama terdapat didalam jaringan otot gerak, jantung, alat-alat
yang mengandung otot polos, kulit, dan sel darah merah
2. Zat lemak, terdapat dibawah kulit, disekitar jaringan otot juga didalam
dinding rongga-rongga badan serta jaringan syaraf dan otak
3. Karbohydrat (hidrat arang), merupakan zat gula yang terdapat di jaringanjaringan tubuh pada umumnya, terdapat di dalam aliran darah dan sebagian
ditimbun didalam jaringan hati
4. Air, terdapat hampir di semua jaringan tubuh
5. Mineral, bagian terbesar dari tulang belulang manusia
6. Vitamin, dibutuhkan seluruh tubuh
7. Zat Besi, terdapat pada sel darah merah
8. Yodium, terdapat dalam kelenjar gondok
9. Zat kapur, terdapat dalam darah Mengenal Makanan Sehat

Manfaat Unsur-unsur Makanan
Zat-zat yang dikandung dalam makanan mempunyai fungsi atau manfaatnya
tersendiri bagi tubuh kita. Zat-zat yang dibutuhkan tubuh fungsinya sebagai
zat tenaga, sebagai pembangun, sebagai pengatur, dan sebagainya.

1. Zat tenaga
Zat tenaga biasa berasal dari karbohidrat, lemak, dan protein. Unsur-unsur
ini biasa terdapat pada nasi, jagung, daging, telur, dan lain sebagainya.
2. Zat pembangun
Dalam makanan terdapat zat yang disebut dengan zat pembangun. Unsurunsur makanan yang mengandung zat pembangun adalah protein, mineral,
dan air. Unsur-unsur ini harus seimbang agar kesehatan seseorang terjaga
dengan baik.
3. Zat pengatur
Makanan yang terdapat zat pengatur adalah mineral, vitamin-vitamin, dan
air. Zat-zat ini mudah diperoleh dalam makanan yang kita makan.
Minuman Sehat
Air minum yang sehat adalah air minum yang cukup mengandung mineral
yang dibutuhkan tubuh. Air minum sehat juga berarti air minum yang bebas
dari bibit penyakit dan racun.
Memilih minuman memang tak lepas dari masalah selera, namun, sebaiknya kita
tidak melupakan segi kesehatan. Kita perlu mengetahui unsur-unsur apa saja
yang terdapat dalam suatu jenis minuman. Apakah minuman itu merupakan
minuman yang dibutuhkan tubuh kita atau tidak. Atau apakah minuman itu
termasuk minuman yang bersih dan sehat? Berikut ini ada beberapa syarat air
yang bersih dan sehat.
1. Harus jernih tak berwarna, tak berbau, dan tak berasa (asin, manis, pahit,
atau getir) atau disebut air yang memenuhi persyaratan fisis.
2. Tidak mengandung zat yang membahayakan kesehatan, seperti zat
tembaga, zat seng, zat racun dan alkohol.
3. Atau disebut air yang memenuhi persyaratan khemis (kimiawi).
4. Tidak mengandung benih-benih penyakit, rmsalnya, penyakit typhus, dan
dysentri.
5. Cukup mengandung mineral yang dibutuhkan tubuh.
E. Gizi Seimbang
Kita sudah membahas bersama tentang minuman yang bersih dan sehat.
Ada beberapa minuman yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita seperti
air, kopi, jus, susu, dan lain sebagainya. Semua minuman bermanfaat bagi
tubuh kita tetapi belum tentu semuanya dibutuhkan oleh tubuh kita. Karena
itu kita perlu menjaga keseimbangan gizi.

Gizi seimbang adalah susunan menu seimbang yang dapat memberikan:
1. Cukup kalori/energi, guna memenuhi pengeluaran energi setiap hari.
2. Cukup protein, guna memenuhi keperluan tubuh untuk pertumbuhan.
3. Cukup lemak, guna keperluan tubuh akan asam lemak tak jenuh dan
untuk menggunakan vitamin-vitamin yang larut dalam lemak.
4. Cukup vitamin dan mineral.
Menu yang seimbang ini lebih lazim disebut hidangan 4 (empat) sehat 5 (lima)
sempurna, yang terdiri atas:
1. Makanan pokok (sumber hidrat arang).
2. Lauk-pauk (sumber protein dan lemak).
3. Sayuran (vitamin dan mineral).
4. Buah-buahan (sumber vitamin).
5. Susu (sumber protein, vitamin dan mineral).

Gangguan Kesehatan Akibat Gizi yang Kurang
Sempurna
Kekurangan unsur-unsur makanan dapat menimbulkan gangguan kesehatan
sebagai contoh:
1. Kekurangan Protein akan menyebabkan penyakit kwashiorkor.
2. Kekurangan Vitamin A mengakibatkan kerusakan mata.
3. Kekurangan Vitamin B mengakibatkan penyakit beri-beri.
4. Kekurangan Yodium Menimbulkan pembengkakan kelenjar gondok.
5. Kekurangan Zat kapur mengganungu pertumbuhan tulang dan gigi.
6. Kekurangan karbohidrat menurunkan kekuatan daya gerak.
Kekurang sempurnaan gizi di dalam makanan jika berlangsung dalam kurun
waktu yang lama akan mengganggu pertumbuhan serta menurunkan daya
tahan tubuh serta meburunkan imunitas tubuh sehingga penyakit lebih mudah
masuk kedalam tubuh.