Merancang Taktik dan Strategi Permainan Olahraga Softball

Merancang Taktik dan Strategi Permainan Olahraga Softball

Merancang Taktik dan Strategi Permainan Olahraga Softball

Permainan Olahraga Softball

a. Rancangan Taktik dan Strategi Penyerangan dalam Permainan Softball Pada sub-bab sebelumnya kalian sudah dapat menganalisis dan mengidentifikasi berbagai taktik dan strategi penyerangan dalam permainan Softball sederhana. Pada sub-bab ini, kalian diharapkan dapat merancang taktik dan strategi penyerangan dalam permainan Softball yang sederhana. Pelajari dan perhatikanlah aktivitas belajar permainan 5 lawan 5 berikut ini:

Permainan Olahraga Softball
Permainan Olahraga Softball

Permainan Olahraga Softball

1) Buatlah kelompok masing-masing 10 orang, kemudian tentukan kelompok bertahan dan penyerang masing-masing 5 orang, 2) Buatlah lapangan dengan ukuran 9 x 9 meter dengan 3 base. 3) Kelompok penyerang berusaha untuk merancang terlebih dahulu taktik dan strategi penyerangan dengan baik. 4) Lakukan permainan dengan aturan, jika terjadi 3 kali mati pada kelompok penyerang, maka kelompok bertahan berganti menjadi kelompok penyerang. Begitu seterusnya sampai permainan dilakukan sebanyak 3 ining. 5) Kelompok yang berhasil mendapatkan nilai terbanyak adalah pemenangnya 6) Lakukan permainan itu dengan sungguh-sungguh sambil menerapkan nilai sportivitas, kerjasama, toleransi, dan disiplin.

Permainan Olahraga Softball

Rancangan Taktik dan Strategi Pertahanan Softball

Permainan Olahraga Softball – Pada sub-bab sebelumnya kalian sudah dapat menganalisis dan mengidentifikasi berbagai taktik dan strategi pertahanan dalam permainan Softball sederhana. Pada sub-bab ini, kalian diharapkan dapat merancang taktik dan strategi penyerangan dalam permainan Softball yang sederhana.

Pelajari dan perhatikanlah aktivitas belajar permainan 7 lawan 7 berikut ini: 1) Buatlah kelompok masing-masing 14 orang, kemudian tentukan kelompok bertahan dan penyerang masing-masing 7 orang, 2) Buatlah lapangan dengan ukuran 10 x 10 meter dengan 3 base. 3) Kelompok bertahan berusaha untuk merancang terlebih dahulu taktik dan strategi pertahanan dengan baik melalui diskusi. 4) Jika kelompok bertahan dapat mematikan bola kelompok penyerang sebanyak 3 kali mati, maka kelompok bertahan dapat berganti menjadi kelompok penyerang. Begitu seterusnya sampai permainan dilakukan sebanyak 3 ining. 5) Kelompok yang berhasil mendapatkan nilai terbanyak adalah pemenangnya 6) Lakukan permainan itu dengan sungguh-sungguh sambil menerapkan nilai sportivitas, kerjasama, toleransi, dan disiplin.

Mengevaluasi Taktik dan Strategi  Softball

Setelah kalian menganalisis dan merancang taktik penyerangan dalam berbagai permainan Softball sederhana, selanjutnya kalian harus dapat menilai penampilan bermain diri sendiri dan teman dalam menerapkan taktik dan strategi penyerangan yang dilakukan saat melakukan permainan. Lakukan aktivitas belajar berikut ini: 1) Amati dan perhatikanlah temanmu yang sedang bermain permainan softball. 2) Siapkanlah lembar penilaian penampilan bermain untuk diri sendiri dan temanmu

Skor : 4= Penampilan Baik 3= Penampilan Cukup 2= Penampilan Kurang 1= Penampilan Kurang Sekali

3) Lakukan penilaian terhadap penampilan dirimu sendiri dan temanmu ketika melakukan permainan softball. 4) Diskusikan hasil penilaianmu dengan teman-temanmu dalam satu tim. 5) Kemukakan hasil diskusi penilaianmu dalam satu tim kepada tim lain dalam satu kelas.

Ringkasan

Permainan Olahraga Softball dimainkan di lapangan oleh dua regu atau yang saling berhadapan. Tujuan permainan softball adalah mencetak angka sebanyak mungkin dan mematikan lawan supaya tidak mendapatkan poin. Oleh karena itu, permainan softball diperlukan taktik dan strategi penyerangan dan pertahanan. Berbagai taktik dan strategi permainan softball perlu untuk dianalisis, dirancang, dan dievaluasi. Terdapat pola penyerangan dan pertahanan dalam permainan softball. Pola penyerangan antara lain: Pukulan tanpa ayunan (sacrifire bunt), Pukul dan lari (hit and run), Mencuri base (the steal), Pukulan melayang (sacrifice fly). Sedangkan pola pertahanan antara lain: Sistem pertahanan pendek (close system atau disingkat C-system), Sistem pertahanan medium (medium system atau disingkat M-system), Sistem pertahanan jauh/dalam (deep system atau disingkat D-system).

Penilaian

a. Penilaian Pengetahuan Agar kalian paham dan mengerti tentang taktik dan strategi dalam permainan softball. Lakukanlah kegiatan di bawah ini di rumah: 1) Amatilah sebuah tim yang sedang melakukan permainan softball dengan menonton pertandingan softball di internet maupun pertandingan lain. 2) Perhatikanlah setiap taktik dan strategi yang muncul, baik pertahanan maupun penyerangan dan tuliskan dalam buku pelajaranmu. 3) Diskusikan dengan temanmu di kelas dan kumpulkan hasil diskusimu ke guru.

b. Penilaian Sikap Permainan sofball banyak memiliki nilai-nilai sikap yang dapat kalian ambil untuk kehidupan di masyarakat. Oleh karena itu, berikan penilaian sikap terhadap dirimu sendiri dan teman selama pembelajaran permainan softball

Pola Pertahanan dalam Strategi Permainan Softball

Pola Pertahanan dalam Strategi Permainan Softball

Pola Pertahanan dalam Strategi Permainan Softball

Strategi Permainan Softball – Pada dasarnya taktik dan strategi pertahanan permainan softball adalah siasat atau usaha dari regu penjaga lapangan untuk bertahan mematahkan atau menangkis serangan lawan, dengan jalan mematikan pelari atau pemukul, agar tidak maju ke base di depannya atau mendapatkan nilai.

Strategi Permainan Softball
Strategi Permainan Softball

Dalam permainan softball, khususnya regu bertahan, pemain-pemainnya dibagi dalam 2 kelompok besar sesuai dengan daerahnya masing-masing, yaitu: infielder di daerah infield (daerah bujur sangkar yang dibatasi oleh garis-garis penghubung antara home base ke first base, second base, third base dan kembali ke home base) dan outfielder di daerah outfield (daerah yang dibatasi oleh garis-garis perpanjangan dari home base ke first base dan dari home base ke third base dan pagar belakang). Pada permainan softball ada dua macam taktik dan strategi pertahanan, yaitu: pertahanan infield dan outfield. Secara keseluruhan sistem pertahanan ini dapat dikelompokkan menjadi 3 macam, yaitu:

1) Sistem pertahanan pendek (Close system atau yang biasa disebut C-position), digunakan bila ada pelari di base ke III yang menentukan kemenangan atau keadaan sama/draw (tie game) dan dalam keadaan kurang dari dua mati (out).

2) Sistem pertahanan medium (Medium system atau disebut juga M-position), merupakan posisi agak lebih aman, terutama jika menghadapi lawan yang suka melakukan pukulan pendek (bunting) dan untuk mencegah pelari di base tidak dapat maju ke base berikutnya atau digunakan untuk melakukan double play artinya mematikan 2 pelari sekaligus dalam waktu dan moment yang bersamaan dan berurutan. Misalnya ada pelari di base I dan hendak menuju ke base II sementara temannya memukul. Jika bolanya (hasil pukulan) dapat dikuasai oleh pemain lapangan, dengan cepat bola tersebut dilemparkan kearah base II untuk mematikan pelari dari base I kemudian sekaligus mematikan pelari yang menuju ke base I. Inilah yang dimaksudkan dengan double play.

3) Sistem pertahanan dalam/ jauh (Deep system atau disebut juga D-position), untuk menghadapi situasi tanpa/tidak ada pelari satupun di base sedangkan pemukulnya adalah pemukul jauh dan akurat (slugger), atau biasa juga untuk menghadapi bila ada pelari di base II dan III dalam keadaan 2 mati (out), sehingga kemungkinan lawan untuk mendapatkan nilai sangat kecil atau sebaliknya besar kemungkinan bagi regu lapangan untuk mematikan lawan. Sebab dalam keadaan seperti ini pihak lawan ada kecenderungan untuk memukul bola sejauh mungkin. Kalian dapat memahami taktik dan strategi pertahanan dalam permainan soffball melakukan aktivitas belajar berikut ini:

1) Aktivitas Belajar I

Cobalah kalian lakukan dan analisis permainan pukul dan lari ke base 3, berikut ini:

a) Buatlah kelompok masing-masing 7 orang, kemudian tentukan 2 orang sebagai penyerang, 5 orang sebagai bertahan,

b) Buatlah lapangan dengan ukuran 7 x 7 meter dengan 2 base.

c) Pemain bertahan berusaha mematikan pelari di base 1 dan 2 untuk mencegah nilai dengan cara masuk ke base tersebut terlebih dahulu

d) Kalian dapat melakukan permainan tersebut dengan waktu yang ditentukan.

e) Pergantian peran penyerang dan bertahan dapat dilakukan untuk memberikan kesempatan pada semuanya.

f) Lakukan permainan itu dengan sungguh-sungguh sambil menerapkan nilai sportivitas, kerjasama, toleransi, dan disiplin.

2) Aktivitas Belajar II

Strategi Permainan Softball – Cobalah kalian lakukan dan analisis permainan pukul dan lari ke base 3, berikut ini:

a) Buatlah kelompok masing-masing 7 orang, kemudian tentukan 2 orang sebagai penyerang, 5 orang sebagai bertahan,

b) Buatlah lapangan dengan ukuran 7 x 7 meter dengan 3 base.

c) Pemain bertahan berusaha mematikan pelari /penyerang di base 1, 2, dan 3 untuk mencegah nilai dengan cara mendahuluinya masuk ke base tersebut bersama bola.

d) Jika bolanya (hasil pukulan) dapat dikuasai oleh pemain lapangan, dengan cepat bola tersebut dilemparkan ke arah base II untuk mematikan pelari dari base I kemudian sekaligus mematikan pelari yang menuju ke base I.

e) Kalian dapat melakukan permainan tersebut dengan waktu yang ditentukan guru.

f) Pergantian peran penyeran dan bertahan dapat dilakukan untuk memberikan kesempatan pada semuanya.

g) Lakukan permainan itu dengan sungguh-sungguh sambil menerapkan nilai sportivitas, kerjasama, toleransi, dan disiplin.

Strategi Permainan Softball

 

Taktik dan Strategi dalam Permainan Softball

Taktik dan Strategi dalam Permainan Softball

Taktik dan Strategi dalam Permainan Softball

Permainan softall dimainkan di lapangan oleh dua regu atau yang saling berhadapan. Tujuan permainan softball adalah mencetak angka sebanyak mungkin dan mematikan lawan supaya tidak mendapatkan poin. Oleh karena itu, permainan softball diperlukan taktik dan strategi penyerangan dan pertahanan. Berbagai taktik dan strategi permainan softball akan dianalisis, dirancang, dan dievaluasi dalam pelajaran ini.

Taktik dan Strategi dalam Permainan Softball
Taktik dan Strategi dalam Permainan Softball

Menganalisis Taktik dan Strategi dalam Permainan Softball

a. Pola Penyerangan dalam Permainan Softball Taktik dalam penyerangan softball adalah siasat yang dipergunakan oleh regu yang mendapatkan giliran memukul, secara individu atau kelompok untuk menyerang lawan dan berusaha memperoleh nilai dan kemenangan dalam pertandingan. Taktik penyerangan yang sering dipergunakan dalam permainan softball adalah sebagai berikut:

1) Pukulan Tanpa Ayunan (bunt) Pukulan tanpa ayunan adalah usaha pemukul melakukan pukulan ke arah base pertama, pitcher atau base ketiga dengan tujuan untuk membantu pelari menuju base di depannya.

2) Pukul dan lari Pukul dan lari adalah siasat yang dilakukan oleh pemukul untuk membantu agar pelari dapat maju beberapa base di depannya dengan selamat. Taktik ini dilakukan apabila ada pelari di base 1 atau 2. Keuntungan pukul lari adalah memungkinkan tidak terjadinya out sehingga dapat membantu mencapai base di depannya. Taktik pukul dan lari dapat dipergunakan dalam situasi unggul 1 angka dan sebelum terjadi 2 out. Pukul dan lari dikatakan berhasil jika dapat menyelamatkan pelari dari base 1 mencapai base 3.

3) Mencuri base Mencuri base adalah siasat yang dilakukan oleh pelari di base. Keberhasilan siasat ini dipengaruhi kecepatan dan kejelian pelari melihat pelepasan bola oleh pitcher. Mencuri base dapat dilakukan oleh: a) Satu orang pelari yang melakukan mencuri base, dari satu base ke base berikutnya sewaktu pitcher melakukan pitching. b) Dua pelari pada dua base melakukan mencuri base, misalnya seorang pada base 1, yang lain pada base 3, atau masingmasing pada base 2 dan 3.

4) Pukulan Melayang Taktik ini sangat tepat dilakukan pada saat permainan berlangsung ketat. Hal ini dilakukan sebelum terjadi 2 mati atau selisih nilai tidak lebih dari 2, ada pemain di base 3, atau base 2 dan base 1. Pukulan melayang harus dilakukan oleh seorang pemukul yang baik, karena harus memukul bola melampung ke arah outfield. Bola dipukul jauh dan melambung ke arah outfielder, pelari pada base bersiap meninggalkan base. Jika kemungkinan bola tidak tertangkap oleh fielder, pelari dapat langsung menuju base di depan home. Akan tetapi, jika diperkirakan bola dapat ditangkap oleh outfielder, pelari siap berada di base, bersamaan dengan bola menyentuh glove penjaga, langsung lari secepatnya mencapai base di depannya. Kalian dapat melakukan beberapa aktivitas belajar untuk menganalisis taktik dan strategi penyerangan dalam permainan softball.

1) Aktivitas Belajar I

Cobalah kalian lakukan dan analisis permainan pukul dan lari ke base 1, berikut ini: a) Buatlah kelompok masing-masing 9 orang, kemudian tentukan 2 orang sebagai penyerang, 7 orang sebagai bertahan, b) Buatlah lapangan dengan ukuran 7 x 7 meter dengan 2 base. c) Pemain penyerang berusaha berlari ke base 1, base 2, dan kembali ke home base setelah memukul. d) Kalian dapat melakukan permainan tersebut dengan waktu yang ditentukan guru. e) Pergantian peran penyerang dan bertahan dapat dilakukan untuk memberikan kesempatan pada semuanya. f) Lakukan permainan itu dengan sungguh-sungguh sambil menerapkan nilai sportivitas, kerjasama, toleransi, dan disiplin.

2) Aktivitas Belajar II

a) Buatlah kelompok masing-masing 11 orang, kemudian tentukan 4 orang sebagai penyerang, 7 orang sebagai bertahan, b) Buatlah lapangan dengan ukuran 7 x 7 meter dengan 3 base. c) Pemain penyerang berusaha berlari ke base 1, base 2, base 3, dan selanjutnya kembali ke home base setelah memukul. d) Kalian dapat melakukan permainan tersebut dengan waktu yang ditentukan guru. e) Pergantian peran penyerang, bertahan, dapat dilakukan untuk memberikan kesempatan pada semuanya. f) Lakukan permainan itu dengan sungguh-sungguh sambil menerapkan nilai sportivitas, kerjasama, toleransi, dan disiplin.