Peranan Dunia Tumbuh Tumbuhan dalam Kehidupan

Peranan Dunia Tumbuh Tumbuhan dalam Kehidupan

Peranan Dunia Tumbuh Tumbuhan  dalam Kehidupan

Tumbuh Tumbuhan  – Di dalam kehidupan, tumbuhan banyak memainkan peranan penting. Sebagai organisme fotosintesis tumbuhan merupakan pemasok oksigen ke lingkungan dan sumber makanan bagi organisme heterotof. Karenanya di dalam rantai makanan, tumbuhan disebut sebagai produsen. Tumbuhan juga merupakan penyusun utama ekosistem, terutama ekosistem hutan. Dalam hal ini tumbuhan merupakan tempat tinggal atau habitat berbagai jenis satwa. Bahkan berbagai jenis satwa tertentu memiliki habitat spesifi k pada kanopi pepohonan, contohnya adalah berbagai jenis burung dan berbagai jenis primata arboreal (Gambar 7.43). Selain itu, setiap jenis tumbuhan (lumut, paku, dan tumbuhan berbiji) mempunyai peran tertentu yang khas. Secara sekilas, mungkin kalian melihat tumbuhan lumut tidak mempunyai manfaat bagi kehidupan. Namun, ternyata lumut banyak berperan penting di dalam ekosistem. Di ekosistem hutan hujan tropis, lumut berperan penting dalam meningkatkan kemampuan hutan menahan air (water holding capacity). Selain itu, lumut juga merupakan habitat penting bagi organisme lain, terutama populasi hewan invertebrata. Beberapa jenis anggrek, misalnya, tidak akan dapat bertahan andaikan tidak ada lumut yang sehat. Bahkan lumut juga merupakan media yang baik bagi perkecambahan biji tumbuhan tingkat tinggi.

Tumbuh Tumbuhan

Tumbuh Tumbuhan
Tumbuh Tumbuhan

Tumbuh Tumbuhan  – Selain itu, ada spesies tertentu pada tumbuhan lumut yang dapat dimanfaatkan oleh manusia/penduduk. Misalnya saja, Marchantia polymorpa, yang digunakan untuk mengobati sakit hepatitis (radang hati). Sphagnum sp. dapat digunakan sebagai pembalut atau pengganti kapas. Selain itu, tumbuhan lumut juga merupakan bioindikator pencemaran lingkungan. Bahkan berbagai jenis lumut tertentu bisa menunjukkan adanya kandungan bahan tambang, misalnya spesies lumut yang hidup di permukaan batuan yang mengandung biji besi. Selain lumut, tumbuhan paku yang mungkin dianggap kurang bermanfaat, ternyata banyak banyak berperan dalam kehidupan kita. Contohnya, semanggi (Marsellia crenata) dapat dimanfaatkan untuk dijadikan sayuran. Paku rane (Selaginella wildenowi) dapat difungsikan sebagai obat penyembuh luka. Dryopteris fi lixmas juga mempunyai fungsi yang sama yakni sebagai bahan penghasil obat-obatan. Dalam bidang pertanian, Azolla pinata dapat dimanfaatkan sebagai pupuk hijau tanaman padi di sawah. Ini dapat dilakukan karena tumbuhan tersebut dapat bersimbiosis dengan tanaman algae biru, dan mampu mefi ksasi atau menambat N2 di dalam tanah.

Tumbuh Tumbuhan  – Akibatnya, tanah bisa menjadi subur. Selain itu, tumbuhan paku juga merupakan tanaman ornamen taman yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Sebagai tanaman hias tumbuhan paku dapat dijual dengan harga yang tinggi. Jenis tumbuhan paku yang bisa dimanfaatkan sebagai tanaman hias antara lain paku sarang burung (Asplenium nidus), paku ekor merak (Adiantum farleyense), paku suplir (Adiantum concatum), dan paku tanduk rusa (Platycerum bifurentum). Setelah lumut dan paku, tumbuhan yang paling banyak dimanfaatkan manusia adalah kelompok tumbuhan berbiji. Tumbuhan berbiji yang berupa pohon bisa menjadi tumbuhan perindang, misalnya beringin (Ficus benjamina), jati, mahoni, dan akasia. Selain itu, bisa juga sebagai bahan obat-obatan. Obat kencing batu bisa diambil dari bunga matahari, Diabetes mellitus dan diare bisa diatasi dengan buah apel. Sebagai minuman penghangat badan, kita sering memanfaatkan jahe dan temu lawak (golongan Zingiberaceae), dan kayu putih (Eucalyptus sp.). Dan sebagai obat sakit malaria kita menggunakan kina (Cinchona succirubra). Tumbuhan berbiji merupakan sumber bahan pangan. Beberapa tumbuhan dapat digunakan sebagai bahan pangan, baik sebagai sayur atau makanan pokok. Sumber protein misalnya kacang, kedelai. Sumber vitamin misalnya wortel, tomat, buah-buahan, dan kacang-kacangan. Sumber karbohidrat misalnya kentang, ketela pohon, ubi, padi, jagung, gandum, dan sagu. Di Indonesia bagian timur (Papua dan Maluku), masyarakatnya menggunakan sagu sebagai makanan pokok (sumber karbohidrat). Sumber lemak misalnya kelapa (Cocos nucifua), kelapa sawit (Elaeis guinensis), dan kacang tanah (Arachys hipogaea). Serta sumber serat misalnya buah-buahan dan tumbuhan hijau.

Tumbuh Tumbuhan

Bahan Sandang juga bisa diperoleh dari tumbuhan bebiji, contohnya kapas (Gossypium sp.) dan rami. Selain itu keindahan berbagai jenis bunga dan tanaman berbiji lainnya merupakan aset tanaman hias, contohnya kamboja, beringin, palem, dan anggrek. Sedangkan di bidang industri, berbagai jenis tumbuhan berbiji merupakan bahan bakunya mulai dari bumbu dapur sampai mebeler. Sebagai bumbu dapur, contohnya bawang merah, bawang putih, kencur, kunyit, laos, dan cabe. Sebagai bahan makanan dan minuman misalnya kwaci, contohnya biji bunga matahari (Helianthus annus), minuman keras, contohnya dari Juniperus communis. Selain itu, emping juga merupakan contoh makanan olahan dari melinjo (Gnetum gnemon). Selain itu gula pasir dan gula jawa juga berasal dari tumbuhan berbiji, yatiu tebu (Saccharum offi cinarum) dan kelapa (Cocos nucifera). Kopi dan teh yang sering kita minum juga berasal dari tumbuhan berbiji yaitu Coff ea sp. dan Camellia sp. Di bidang bahan bangunan atau ukiran berbagai jenis pohon dengan kualitas yang bagus merupakan bahan baku pembuatan bangunan dan ukiran. Contohnya adalah Taxus baccata (Gymnospermae), damar (Agathis alba), mahoni, Podocapus imbricata, Pinus silvetris, dan jati. Tentu masih banyak berbagai manfaat berbagai jenis tumbuhan yang bisa kalian sebutkan. Untuk itu, kalian akan mengerjakan tugas berikut.

Tumbuh Tumbuhan

Telisik

Buatlah kelompok dengan anggota 3-4 orang. Bagilah tugas untuk bersama-sama melakukan pengamatan ke lingkungan sekitar kalian tentang pemanfaatan berbagai jenis tumbuhan. Galilah informasi nama-nama daerah tanaman yang tumbuh, dibudidayakan, atau dimanfaatkan di lingkungan masyarakat. Susunlah data tersebut dalam tabel.

Uji Kompetensi

Jawablah soal-soal berikut dengan tepat. 1. Apa peranan tumbuhan di dalam kehidupan? Jelaskan. 2. Jelaskan manfaat tumbuhan lumut. 3. Jelaskan manfaat tumbuhan paku. 4. Jelaskan berbagai manfaat tumbuhan biji. 5. Jelaskan pemanfaatan tumbuhan yang banyak dilakukan di masyarakat sekitar kalian.

Tumbuh Tumbuhan  – Ikhtisar

1. Kingdom Plantae beranggotakan seluruh tumbuhan yang hidup di muka bumi ini (Lumut, Paku-pakuan, Tumbuhan berbiji). 2. Ciri-ciri Kingdom plantae antara lain, struktur tubuh berupa multiseluler, eukarioik, memiliki sel yang sudah terspesialisasi, mempunyai klorofil, dan mempunyai siklus hidup. 3. Ciri- ciri tumbuhan lumut antara lain, berukuran kecil 2-5 cm, memiliki dinding sel, tidak memiliki sistem pembuluh pengangkut, tidak memiliki akar, batang, daun sebenarnya, akar berupa rhizoid, pad batang dan daun belum terdapat floem dan xilem hanya terdapat tubuh yang memanjang tapi tidak membesar, habitat kosmopolit, reproduksi secara aseksual (kuncup, spora, fragmenasi), seksual (peleburan spermatozoid). Klasifikasi tumbuhan lumut yaitu lumut daun, lumut hati, lumut tanduk. 4. Ciri- ciri tumbuhan paku antara lain, tubuh dapat dibedakan (akar, batang, daun), autotrof, habitat kosmopolit, cara reproduksi seksual (persatuan arkegonium dan anteredium), aseksual (spora), generasi sporofit lebih dominan dalam daur hidupnya. Tumbuhan paku terbagi menjadi 4 subdivisi antara lain paku purba, paku kawat, paku ekor kuda, paku sejati. 5. Ciri- ciri tumbuhan berbiji antara lain ukuran makroskopik, sudah bisa dibedakan dengan jelas (akar, batang, daun), memilki jaringan pembuluh, memilki klorofil, autotrof, habitat mayoritas di darat, cara reproduksi dengan biji. Tumbuhan berbiji dibedakan menjadi 2 golongan, yaitu Gymnospermae (tumbuhan berbiji terbuka) dan Angiospermae (tumbuhan berbiji tertutup). 6. Anggota tanaman Gymnospermae mempunyai ciri yaitu bakal biji yang tumbuh pada permukaan megasporofit (daun buah), berupa semak, perdu, pohon, tidak memiliki bunga sesungguhnya, pada umumnya berkelamin tunggal. Gymnospermae terbagi dalam 4 kelas antara lain kelas Cycadinae, kelas coniferinae, kelas Gneinae, kelas Ginkoinae. 7. Anggota tanaman Angiospermae mempunyai ciri bakal biji selalu diselubungi oleh suatu badan yang berasal daru daun- daun buah yang merupakan bakal buah, tanaman berupa semak, perdu dan pohon, daun buah membentuk badan yang disebut putik, daun buah dan benang sari terpisah/ terkumpul di dalam dasar bunga, serbuk sari tidak langsung jatuh pada bakal biji, tetapi jatuh pada kepala putik. 8. Angiospermae erbagi menjadi 2 antara lain dikotil dan monokotil. Ciri tanaman dikotil antara lain tanaman berbentuk (herba, semak, perdu dan pohon), mempunyai dua daun lembaga, akar tunggang, batang berbentuk kerucut panjang, daun tunggal/majemuk dan jarang mempunyai pelepah, helaian dan bertulang menyirip atau menjari, bunga berkelipatan 2,4 dan 5, batang keras, terdapat pembuluh floem dan xilem. Ciri tanaman monokotil antara lain, akar lembaga tidak tumbuh terus, akar serabut, batang dari pangkal sampai ke ujung sama besar, tidak bercabang, ruas tampak jelas, daun kebanyakan tunggal dan bertulang sejajar, bunga dengan kelipatan 3, tidak mempunyai kambium, berkas pengangkut xilem dan floem tersebar dalam batang. 9. Manfaat tumbuhan lumut bagi manusia adalah untuk obat dan pengganti kapas. Peranan tumbuhan paku bagi kehidupan digunakan sebagai sayur, obat, menyuburkan tanah, sebagai tanaman hias. Peranan tumbuhan berbiji bagi manusia antara lain sebagai bahan makanan, sayuran, kayu, obat- obatan, bahan sandang, penyedia O2 dan lain-lain.

Pengertian Ciri Umum Tumbuhan Kingdom Plantae

Pengertian Ciri Umum Tumbuhan Kingdom Plantae

Pengertian Ciri Umum Tumbuhan Kingdom Plantae

Ciri Umum Tumbuhan – Tumbuhan atau tanaman dapat kalian jumpai dengan mudah di sekitar rumah atau di lingkungan sekolah. Beraneka macam tanaman hias juga sering disusun dalam sebuah taman yang menghiasi halaman rumah atau perkantoran. Coba perhatikan taman di lingkungan tempat tinggal kalian, ada berapa jeniskah tanaman yang ditanam di sana? Bisakah kalian membedakan atau mengelompokkan berbagai jenis tanaman tersebut? Tentu, kalian akan bisa melakukannya dengan mudah bila memiliki pengetahuan yang cukup mengenai Kingdom Plantae (Dunia Tumbuhan). Kalian bisa mendapatkannya dengan membaca uraian berikut.

Ciri Umum Tumbuhan
Ciri Umum Tumbuhan

Ciri Umum Tumbuhan – Pada uraian berikut, kalian akan mempelajari Kingdom Plantae (Dunia Tumbuhan), meliputi ciri umum plantae dan klasifi kasinya ke dalam kelompok tumbuhan lumut, tumbuhan paku, dan tumbuhan berbiji. Selain itu, kalian juga akan mempelajari cara perkembangbiakan dan siklus hidup, serta peranan plantae dalam kehidupan. Setelah mempelajari bab ini, kalian akan mampu mendeskripsikan ciri-ciri divisi di dalam Dunia Tumbuhan, membedakan tumbuhan lumut, tumbuhan paku, dan tumbuhan berbiji, serta memberikan contoh spesiesnya. Selain itu, kalian juga diharapkan dapat menjelaskan cara perkembangbiakan tumbuhan dan berbagai manfaat tumbuhan bagi kehidupan manusia.

Ciri Umum Kingdom Plantae

Ciri Umum Tumbuhan – Kingdom Plantae disebut juga Dunia Tumbuhan karena beranggotakan berbagai jenis tumbuhan. Sebagai anggota sebuah kingdom, berbagai jenis tumbuhan memiliki ciri-ciri umum yang sama. Semua organisme yang disebut tumbuhan bersifat eukariotik multiseluler dan sel-selnya terspesialiasasi membentuk jaringan dan organ. Sel-sel tumbuhan memiliki dinding sel yang terbuat dari selulosa. Tumbuhan juga memiliki klorofi l, yaitu klorofi k a dan klorofi l b, sehingga mampu melakukan fotosintesis untuk memenuhi kebutuhan makanannya. Karena dapat memenuhi kebutuhan makanannya secara mandiri, maka tumbuhan disebut organisme autotrof. Tumbuhan menyimpan cadangan makanannya dalam bentuk tepung atau pati.

Ciri Umum Tumbuhan – Alga hijau, alga cokelat, dan beberapa jenis alga lainnya memiliki sifat yang mirip dengan tumbuhan. Tapi apakah mereka termasuk anggota Kingdom Plantae? Jawabannya adalah bukan. Beberapa jenis alga memang memiliki klorofi l dan mampu melakukan fotosintesis. Namun, mereka tidak termasuk anggota Kingdom Plantae karena beberapa alasan, misalnya karena tubuh alga masih berupa talus (belum bisa dibedakan antara akar, batanng, dan daun). Karena sifat tersebut, maka alga tidak termasuk ke dalam Kingdom Plantae, akan tetapi termasuk Kingdom Protista. Walaupun demikian, alga dan tumbuhan memiliki kekerabatan yang dekat. Tumbuhan dan alga hijau memiliki klorofi l b sebagai suatu pigmen aksesoris fotosintetik. Disebut aksesoris tambahan karena klorofi l tersebut tidak dimiliki oleh organisme fotosintetik lainnya. Semua eukariotik fotosintetik menggunakan klorofi l a sebagai pigmen yang terlibat secara langsung dalam konversi energi cahaya menjadi energi kimia. Hampir semua jenis tumbuhan adalah tumbuhan darat (teresterial). Namun, ada juga tumbuhan yang hidup di air (akuatik).

Ciri Umum Tumbuhan – Beberapa contoh tumbuhan akuatik adalah enceng gondok, teratai, dan kangkung air. Perbedaan karakter habitat darat dan air akan mendorong tibulnya perbedaan adaptasi struktural, kimiawi, dan reproduksi. Di habitat darat, sumber daya yang diperlukan organisme fotosintetik tersedia di dua tempat yang sangat berbeda. Cahaya dan karbon dioksida sebagian besar tersedia di atas permukaan tanah, sementara air dan nutrien mineral sebagian besar berada di dalam tanah. Dengan demikian, tubuh tumbuhan yang kompleks menunjukkan derajat spesialisasi struktural yang beraneka ragam pada organ-organ yang berada di bawah tanah, yaitu akar, dan yang di atas permukaan tanah yaitu tunas yang akan menjadi daun. Pada sebagian besar tumbuhan, pertukaran karbon dioksida dan oksigen antara atmosfer dan bagian dalam yang berfotosintetis terjadi melalui stomata (mulut daun), yaitu pori mikroskopik yang melalui permukaan daun.

Ciri Umum Tumbuhan – Keajaiban Benih Benih atau yang umum kita sebut sebagai biji adalah suatu bagian dari tumbuhan yang sangat istimewa. Sebutir benih dapat menentukan bagaimana bentuk perkembangannya nanti menjadi sebuah tumbuhan, meliputi semua bagianbagiannya yang detil seperti bagaimana perawakannya, seberapa tingginya, bagaimana bentuk dan lebar daunnya, bagaimana bentuk dan warna bunganya, bagaimana rasa buahnya, dan lain sebagainya. Benih adalah suatu maha karya ciptaan Tuhan yang mengilhamkan tumbuhan untuk berkembang biak dan memberikan manfaat bagi manusia dan kehidupan di bumi. Harun Yahya Series, 2003

Ciri Umum Tumbuhan – Reproduksi tumbuhan berlangsung secara generatif dan vegetatif. Tumbuhan mempunyai daur atau siklus hidup yang disebut pergiliran generasi atau metagenesis, meliputi generasi haploid (gametofi t) dan generasi diploid (sporofi t). Perhatikan Gambar 7.2. Kedua generasi tersebut saling bergiliran dan masing-masing saling menghasilkan. Gametofi t membentuk gamet dengan cara pembelahan mitosis dan sporofi t membentuk spora melalui pembelahan meiosis. Spora didefi nisikan sebagai suatu sel reproduktif yang berkembang secara langsung menjadi suatu organisme tanpa harus menyatu dengan sel-sel lainnya. Sedangkan gamet adalah sebaliknya, tidak dapat berkembang secara langsung menjadi organisme tetapi harus melalui penggabungan terlebih dahulu. Sel sperma (gamet jantan) membuahi sel telur (gamet betina) membentuk zigot dan zigot akan berkembang menjadi organisme, yaitu suatu sporofi t baru. Dalam siklus hidup semua tumbuhan sprorofi t dan gametofi t adalah heteromorfi k, artinya sporofi t dan gametofi t berbeda dalam hal morfologi atau bentuknya. Pada lumut dan kerabat dekatnya, gametofi t (generasi haploid) adalah tumbuhan yang lebih besar dan rumit dan merupakan suatu tahapan yang umumnya dapat kita lihat secara langsung misalnya hamparan lumut daun. Akan tetapi, pada kelompok tumbuhan selain lumut (paku-pakuan, konifer seperti Pinus, dan tumbuhan berbunga) sporofi t (generasi diploid) adalah tahapan dominan, yang dapat kita amati sebagai semak, rumput, herba, maupun pohon. Berdasarkan bentuk sporofi tnya (ada tidaknya biji), tumbuhan dapat dikelompokkan menjadi kelompok tumbuhan tidak berbiji dan kelompok tumbuhan berbiji. Tumbuhan tidak berbiji terdiri dari lumut dan paku-pakuan. Kedua tumbuhan tersebut berkembang biak secara generatif dengan benih yang disebut spora sehingga disebut kelompok tumbuhan tingkat rendah. Sedangkan tumbuhan yang berkembang biak dengan dengan benih yang berupa biji disebut tumbuhan tingkat tinggi. Tumbuhan tingkat tinggi terdiri dari tumbuhan berbiji terbuka dan tumbuhan berbiji tertutup. Tumbuhan berbiji terbuka memiliki struktur yang disebut strobilus dan tumbuhan berbiji tertutup memiliki struktur yang disebut bunga. Keduanya berperan dalam pembentukan biji sebagai alat perkembangbiakan.

Mengamati Perbedaan berbagai Kelompok Tumbuhan

A. Dasar teori Tumbuhan merupakan organisme eukariotik multiseluler dengan sel-sel yang terspesialiasasi membentuk jaringan dan organ. Sel-sel tumbuhan memiliki dinding sel yang terbuat dari selulosa. Tumbuhan juga memiliki klorofil, sehingga mampu melakukan fotosintesis untuk memenuhi kebutuhan makanannya. Karena dapat memenuhi kebutuhan makanannya secara mandiri, maka tumbuhan disebut organisme autotrof. Tumbuhan menyimpan cadangan makanannya dalam bentuk tepung (pati). Berdasarkan struktur tubuhnya tumbuhan dapat dikelompokkan menjadi tumbuhan lumut, tumbuhan paku, dan tumbuhan berbiji. Ketiga kelompok tumbuhan tersebut memiliki sifat-sifat yang berbeda satu sama lain. Tumbuhan lumut memiliki struktur yang sangat sederhana, tubuhnya ada yang masih berupa talus (lembaran) tersusun oleh sel-sel yang sederhana dan ada yang sudah merupakan peralihan ke bentuk kormus (tumbuhan berpembuluh). Sedangkan tumbuhan paku merupakan kelompok yang lebih maju karena sudah dapat dibedakan menjadi akar, batang, dan daun (tumbuhan berkormus). Kelompok yang paling maju adalah tumbuhan berbiji, memiliki struktur tubuh yang lebih kompleks dan berkembang biak dengan biji. B. Tujuan Mengetahui perbedaan struktur tubuh tumbuhan tingkat rendah dan tumbuhan tingkat tinggi. C. Alat dan bahan 1. Berbagai jenis tumbuhan: a. tumbuhan lumut yang terdapat di tembok-tembok yang lembab b. suplir atau tumbuhan paku lainnya c. rumput teki dan bayam Semua jenis tumbuhan tersebut dicabut utuh beserta akar-akarnya, usahakan yang sudah membentuk bunga, spora, atau biji 2. lup atau kaca pembesar 3. Alat tulis (pensil, kertas, penggaris) D. Langkah percobaan 1. Buatlah kelompok kerja untuk melakukan percobaan ini. 2. Amati dengan seksama struktur tiap jenis tumbuhan tersebut, mulai dari akar, batang, daun, bunga, dan spora atau buahnya. Perhatikan perbedaannya. 4. Tulislah perbedaan jenis-jenis tumbuhan tersebut dalam bentuk tabel. Contoh tabelnya adalah sebagai berikut. Perbedaan Tumbuhan Tingkat Rendah dan Tumbuhan Tingkat Tinggi No Bagian yang diamati Tumbuhan tingkat rendah Tumbuhan tingkat tinggi lumut paku rumput bayam 1 Akar 2 Batang 3 Daun 4 Spora 5 Bunga 6 Biji E. Pembahasan 1. Berdasarkan pengamatan kalian, bagaimana struktur tubuh berbagai tumbuhan tersebut? Jelaskan ciri khas masing-masing kelompoknya. 2. Bandingkan hasil pengamatan kelompok kalian dengan kelompok lain. 3. Presentasikan hasil pengamatan kelompok kalian di depan kelas untuk mendapat tanggapan dan masukan dari kelompok lain serta guru kalian. 4. Buatlah laporan dan kumpulkan pada guru kalian.