Cara Untuk Menyusun Contoh Teks Pidato

Cara Untuk Menyusun Contoh Teks Pidato

Cara Untuk Menyusun Contoh Teks Pidato

Contoh Teks Pidato
Contoh Teks Pidato

Contoh Teks Pidato – Apakah Anda aktif berorganisasi, baik di sekolah maupun di masyarakat? Apabila Anda memiliki peran penting di sekolah atau masyarakat, tidak jarang Anda ditunjuk untuk berpidato dalam acaraacara tertentu. Oleh karena itu, tentunya Anda harus mampu berpidato dengan baik. Sekarang, Anda akan belajar menulis teks pidato. Dengan demikian, kemampuan Anda mendapatkan informasi pada pembelajaranpelajaran sebelumnya dapat dimanfaatkan pada saat menyusun teks pidato.

Pidato adalah penyampaian dan penanaman pikiran, informasi, atau gagasan dari pembicara kepada khalayak ramai. Pidato biasanya disampaikan secara lisan dalam acara-acara resmi, seperti peringatan hari bersejarah, perayaan hari besar, atau pembukaan suatu kegiatan. Untuk dapat berpidato dengan baik harus mempersiapkan materi pidato yang akan disampaikan. Materi pidato tersebut dapat disusun secara lengkap atau hanya pokok-pokoknya saja. Ada tiga langkah utama yang perlu diperhatikan dalam menyusun naskah pidato, yakni meneliti masalah, menyusun uraian, dan melakukan latihan.

Contoh Teks Pidato

1. Meneliti Masalah a. Menentukan Topik dan Tujuan Pidato Topik pembicaraan merupakan persoalan yang dikemukakan. Topik yang akan disampaikankan hendaknya menarik perhatian pembicara dan pendengar. Adapun tujuan pembicaraan berhubungan dengan tanggapan yang diharapkan dari para pendengar. Contoh: Topik : Bahaya rokok bagi kesehatan Tujuan umum : Sosialisasi Tujuan khusus : Memberikan penjelasan untuk mensosialisasikan bahaya rokok bagi kesehatan, baik bagi perokok maupun orang-orang di sekitarnya. b. Menganalisis Pendengar dan Situasi Menganalisis pendengar dan situasi dilakukan untuk mengetahui siapa pendengarnya dan dalam situasi apa pidato itu akan disampaikan. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menganalisis pendengar adalah sebagai berikut. 1) Maksud pengunjung mendengarkan uraian pidato. 2) Adat kebiasaan atau tata cara kehidupan pendengar. 3) Tempat acara berlangsung. c. Memilih dan Menyempitkan Topik Topik yang terlalu luas dapat kita batasi agar lebih fokus dan pembahasan lebih terarah .

2. Menyusun Uraian a. Mengumpulkan Bahan Untuk dapat menyusun pidato, kita harus mengumpulkan bahan yang diperlukan sesuai dengan topik pembicaran. Banyak sumber yang dapat dijadikan bahan pidato, seperti bahan bacaan, hasil mendengarkan, atau pengalaman yang berkesan. b. Membuat Kerangka Uraian Membuat kerangka uraian (sama halnya dengan kerangka karangan) akan memudahkan kita untuk menyusun naskah pidato. Bahan-bahan yang telah kita peroleh disusun sesuai dengan kerangka uraian. c. Menguraikan secara Mendetail Naskah pidato dapat diuraikan secara lengkap sesuai dengan kerangka yang telah dibuat. Dalam penyusunan naskah hendaknya kita menggunakan kata-kata yang tepat dan efektif sehingga memperjelas uraian.

3. Berlatih Berpidato Jika kita belum terbiasa tampil di depan umum, latihan berbicara sangatlah perlu. Kita dapat melatih intonasi, pengucapan, ataupun gaya saat berpidato. Kita juga dapat menentukan metode berpidato yang akan digunakan. Berikut metode pidato yang dapat digunakan setelah kita mempersiapkan naskah pidato. a. Metode Menghafal Berpidato dengan metode menghafal dilakukan dengan cara menghafalkan naskah pidato yang telah disusun. Metode ini memang sedikit merepotkan karena kita harus menghafalkan kata demi kata. Pidato dengan metode ini dapat digunakan untuk pidato pendek dalam situasi yang resmi. b. Metode Naskah Metode ini sering dipakai dalam pidato resmi. Kita tampil berpidato dengan cara membacakan naskah yang telah disusun. Metode dengan membaca naskah agak kaku. Apalagi jika belum terbiasa, pandangan mata kita hanya difokuskan pada naskah, sedangkan pendengar terabaikan. c. Metode Ekstemporan Metode ini dianggap paling ideal. Dalam metode ini, pembicara menyiapkan sebuah naskah yang lengkap untuk disampaikan dalam pidato, akan tetapi pada pelaksanaannya naskah tersebut tidak dibaca seperti pada metode naskah. Naskah pidato berfungsi sebagai catatan materi yang akan disampaikan. Pembicara akan berbicara secara bebas tanpa membaca naskah itu. Adapun struktur penulisan naskah pidato terdiri atas bagian pembuka, isi, dan penutup.

Contoh Teks Pidato – Contoh bagian pembuka pidato:

Bapak/ Ibu guru yang saya hormati, serta rekan-rekan yang saya banggakan, Pertama-tama saya panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah swt. Saat ini kita masih diberikan keleluasaan umur untuk melakukan segala aktivitas dan rutinitas kita. Semoga langkahlangkah perjuangan kita ada dalam rida-Nya.

Contoh bagian isi pidato:

Hadirin yang saya hormati, Seminar ini diadakan bukan tanpa tujuan. Tujuan pokok seminar ini adalah untuk meningkatkan mutu pengajaran bahasa, terutama bahasa Indonesia dan bahasa daerah, baik sebagai sarana komunikasi maupun sebagai unsur dan pendukung kebudayaan kita. Hal yang perlu kita tingkatkan adalah pengajaran bahasa pada semua jenis jenjang lembaga pendidikan, termasuk lembaga pendidikan luar sekolah. Contoh bagian penutup pidato: … Seminar ini diadakan dengan harapan dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi kemajuan pengajaran dan perkembangan bahasa Indonesia dan daerah. Mudah-mudahan usaha kita ini diberkahi oleh Tuhan Yang Maha Esa. Wassalamualaikum wr.wb.

Contoh Teks Pidato – Uji Materi

1. Susunlah sebuah teks pidato. 2. Bacakan hasilnya di depan teman-teman Anda. 3. Teman-teman yang lain melakukan pengamatan dengan memberikan penilaian berdasarkan tabel penilaian.

Menulis Karangan Berdasarkan Pengalaman Orang Lain

Dalam pelajaran ini, Anda kan berlatih menulis karangan berdasarkan pengalaman orang lain dalam cerpen. Tulisan tersebut harus meliputi pelaku, peristiwa, dan latar. Dengan demikian, kemampuan menulis Anda akan bertambah.

Anda telah belajar menulis karangan berdasarkan pengalaman diri sendiri. Sekarang, Anda akan melanjutkan pembelajaran tersebut dengan menulis karangan berdasarkan pengalaman orang lain. Oleh karena itu, sebaiknya Anda memahami dengan benar pembelajaran sebelumnya karena pelajaran tersebut bermanfaat dalam mempelajari pembelajaran berikut ini.

Bacalah dengan saksama cerpen berikut.

Menunggu Cerpen Raisal Kahfi

Contoh Teks Pidato – Aku kembali terpaku pada panorama yang tak asing lagi. Sebuah panorama yang selama ini begitu akrab dengan kehidupanku di kampus hijau ini. Di depanku berdiri kokoh sebatang pohon palem yang tegar dalam kesendirian. Pohon itu dikelilingi rumput basah yang bermandi matahari. Perlahan sisa tetesan embun yang hinggap di atasnya sirna seiring dengan pagi yang semakin tua. Di tempat yang penuh kenangan ini aku masih menunggunya dengan setia, bagiku setia tidak pernah sia-sia. Masih bisa kuhirup aroma pagi walau matahari sudah agak meninggi. Pukul sepuluh, saat yang tepat untuk menunggunya di sini, selasar sebuah masjid yang selalu teduhkan jiwaku. Melapangkan pikiranku dari jenuhnya suasana perkuliahan. Hal inilah yang menjadi salah satu alasanku untuk segera kembali ke tempat ini begitu perkuliahan usai. Begitu juga dengan teman-temanku yang saat ini, di belakangku, sedang asyik membicarakan rencana perjalanan kami ke Jakarta beberapa minggu lagi. Seusai kuliah tempat ini selalu jadi tujuan mereka. Dan kini aku masih asyik sendiri, nikmati matahari dan berbagai aktivitas kehidupan yang saat ini terpajang di depan mataku. Tanpa henti aku memohon pada Tuhan agar pagi ini aku depertemukan dengannya, mahluk indah yang akhir-akhir ini telah mendobrak semesta hatiku dan membuatku jatuh cinta. Kutebar pandanganku. Di kananku sebuah masjid berdiri dengan megah walau tak semegah masjid raya yang ada di alun-alun kotaku. Masjid itu bernama al-Furqon. Tempat ini adalah salah satu tempat yang paling sering kusinggahi. Di beranda masjid kulihat beberapa mahasiswa sedang membaca alQuran. Aku terenyuh melihatnya. Bagaimana tidak? Akhir-akhir ini aku begitu jarang menyentuh kitab suci. Sungguh, aku benar-benar merasa berdosa. Tak jauh dari situ kulihat seorang lelaki yang sedang duduk termenung menatap ke arah pohon palem, seperti aku. Tetapi setelah kuamati, sesekali lelaki itu tersenyum kecil seakan sedang bercakapcakap dengan rumput. Entah apa yang sedang ia pikirkan. Mungkinkah dia sedang terperosok ke dasar lembah cinta sepertiku? Entahlah, yang jelas wajahnya tampak tersenyum. Di depanku, di seberang lapangan rumput, seorang penjual kue donat sedang melayani pembelinya, dua perempuan berjilbab dengan pakaian serba ketat. Dengan genitnya mereka memilih-milih donat yang ada di dalam box, sepertinya si penjual donat cukup gerah juga pada dua perempuan centil itu. Tetapi mereka membuatku teringat pada seseorang yang saat ini masih kutunggu. Apa yang sedang dilakukannya di pagi yang semakin tua ini? Kuharap dia tidak sedang menggoda lelaki lain seperti yang dilakukan oleh dua perempuan itu. Bicara soal jilbab, memang akhir-akhir ini banyak sekali muslimah yang berjilbab bukan karena panggilan hati, melainkan karena panggilan mode. Hal inilah yang terkadang membuatku dan beberapa temanku merasa prihatin. Ya, itu memang hak asasi mereka. Tetapi sejujurnya aku lebih menghormati wanita baik-baik tanpa jilbab daripada wanita berjilbab yang masih gemar mempertontonkan auratnya. Seperti bidadari yang saat ini semakin membuat kesabaranku nyaris habis. Ia tidak berjilbab. Rambutnya bergelombang bagai

Selengkapnya di Sumber: Majalah Cerita Kita, November 2006

Cara Untuk Mendiskusikan Masalah

Cara Untuk Mendiskusikan Masalah

Cara Untuk Mendiskusikan Masalah

Cara Untuk Mendiskusikan – Seberapa seringkah Anda mengikuti berita seputar kehidupan? Rajinkah Anda menyimak informasi mengenai kesehatan, kemasyarakatan, dan lain-lain. Tahukah Anda, berdasarkan penelitian, kegiatan membaca dan menulis adalah salah satu pekerjaan yang menyehatkan. Dengan demikian, hidup Anda akan menjadi lebih baik. Anda pun dapat menjalani aktivitas dengan pikiran yang jernih dan sehat. Jika pikiran sehat, Anda dapat berpikir secara kritis. Setiap informasi mengandung pokok-pokok permasalahan. Pokok permasalahan tersebut dapat didiskusikan. Diskusi merupakan kegiatan yang dapat merangsang daya kritis. Anda dapat memberikan tanggapan, baik secara lisan maupun secara tertulis. Salah satu bentuknya ialah paragraf ekspositoris. Kemudian, dalam bidang sastra, berbagai informasi tersaji dalam tulisan karya sastra. Misalnya, puisi, cerpen, atau novel. Untuk memahami isinya, Anda perlu melakukan identifikasi. Dengan begitu, Anda dapat memaknai berbagai gagasan yang hendak diinformasikan oleh pengarangnya. Hasil identifikasi Anda pun dapat dituangkan ke dalam bentuk tulisan sebagai bentuk tanggapan kritis.

Cara Untuk Mendiskusikan
Cara Untuk Mendiskusikan

Cara Untuk Mendiskusikan Masalah

Mendiskusikan Masalah

Cara Untuk Mendiskusikan – Dalam pelajaran ini, Anda akan berlatih mendiskusikan suatu permasalahan. Latihan tersebut bermanfaat untuk mengasah daya nalar dan kemampuan berargumen Anda. Dengan demikian, Anda diharapkan dapat mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi yang berkaitan dengan permasalahan tersebut.

Cara Untuk Mendiskusikan

Setiap masalah yang ada di sekitar kita akan menimbulkan beragam tanggapan. Hal ini tentunya bergantung pada respons setiap orang. Misalnya, jika di kelas Anda ada permasalahan, Anda dan temanteman biasanya mendiskusikan dan mencari jalan keluar atas berbagai permasalahan tersebut. Kegiatan mendiskusikan permasalahan tersebut berhubungan dengan cara pengungkapan pikiran, perasaan, dan informasi. Dengan demikian, akan ada timbal balik pembicaraan yang berlangsung secara dua arah. Begitu pula dengan permasalahan yang termuat dalam teks bacaan. Misalkan, Anda pernah membaca artikel kesehatan yang memuat wabah demam berdarah di sekitar Anda. Dalam pikiran Anda mungkin muncul suatu kekhawatiran jika demam berdarah tersebut menyerang Anda atau teman sekelas Anda. Anda kemudian dapat mengajukan pertanyaan: Mengapa demam berdarah bisa mewabah? Hal-hal apa sajakah yang perlu dilakukan untuk menanggulanginya? Apakah upaya yang perlu dilakukan oleh pihak berwenang atau pemerintah? Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan memenuhi pikiran sehingga Anda ingin menemukan jawabannya. Sekarang, bacalah bacaan berikut dengan baik.

Cara Untuk Mendiskusikan

Menghadapi Rasa Marah

Kemarahan adalah suatu bentuk emosi yang sulit dihadapi karena beberapa alasan. Anda mungkin tumbuh dalam suatu keluarga di mana kemarahan diekspresikan dalam cara yang menyakitkan, agresif, atau kasar. Anda mungkin juga diajarkan bahwa ekspresi kemarahan adalah sesuatu yang tidak bisa diterima dan Anda belajar untuk menekan atau menyembunyikannya.

Banyak di antara kita merasa marah, tetapi tidak tahu apa yang harus dilakukan untuk menghadapi kemarahan tersebut. Anda mungkin malah berpura-pura segala sesuatu baik-baik saja sementara di dalam diri Anda merasa penuh dengan amarah. Anda mengekspresikan kemarahan dengan meluapkannya keluar, menjerit, atau menyakiti mereka yang dekat dengan Anda.

Marah adalah suatu emosi manusia yang normal. Kita pernah merasa marah dalam situasi tertentu, misalnya ketika kita terjebak dalam suatu kemacetan, jika orangtua mengkritik kita, atau ketika orang lain memperlakukan kita secara tidak hormat. Bagi sebagian besar orang, marah adalah suatu emosi perlindungan diri yang bertindak sebagai suatu bendera merah yang memperingatkan kita bahwa sesuatu sedang terjadi pada kita. Marah juga adalah emosi yang berguna bagi kita untuk bertanggung jawab, membuat perubahan, atau melindungi diri dalam suatu situasi. Sumber: www. kotacantik.info.com

Cara Untuk Mendiskusikan – Cermatilah, permasalahan apa saja yang menurut Anda dapat didiskusikan. Apakah Anda sudah menemukan permasalahan yang terdapat dalam teks tersebut? Mungkin Anda berpendapat hal-hal berikut terhadap isi permasalahan dalam teks tersebut.

1. Kemarahan dapat timbul pada sebagian orang tanpa terkendali. 2. Kadang, kita tidak dapat menyadari penyebab kemarahan itu muncul. 3. Kemarahan lebih banyak merugikan baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Hal-hal tersebut dapat Anda diskusikan dengan teman-teman. Selanjutnya, Anda pun dapat mengajukan beberapa kiat agar kemarahan itu dapat dikendalikan dan membuat kita sehat. Berikut ini adalah beberapa pernyataan yang dapat Anda kemukakan tentang cara sehat menghadapi marah. 1. Jangan mengesampingan rasa marah. Ambil tindakan untuk segera memperbaiki situasi ketika Anda merasa terganggu sehingga perasaan marah tidak membubung. Misalnya, bicaralah pada teman jika Anda merasa tidak senang dengan sikapnya. 2. Jangan melepaskan kemarahan. Anda mungkin merasa lebih baik, tetapi orang yang terkena marah, akan merasa tidak nyaman. Cari cara lain untuk melepaskan kemarahan, seperti menulis dalam suatu jurnal, atau menulis surat berisikan kemarahan untuk mencapai perasaan bebas. 3. Bersikaplah proaktif. Jangan harap orang lain membaca pikiran Anda atau mengetahui apa yang Anda inginkan. Bicaralah pada diri sendiri. Belajar jujur pada diri sendiri dan orang lain tentang apa yang Anda inginkan dan butuhkan pada suatu dasar keseharian. 4. Gunakan energi kemarahan untuk mendapatkan sesuatu yang bermanfaat. Ini akan sangat baik terutama di tempat belajar. Pikirkan dengan hati-hati sebelum Anda mengekspresikan kemarahan pada teman. Anda pun dapat berolah raga agar pikiran menjadi segar. 5. Sisihkan waktu beberapa saat untuk menulis dan memikirkan tentang perasaan orang lain yang mungkin menjadi sasaran kemarahan Anda. Kadang-kadang, kita mengekspresikan kemarahan ketika kita merasa sakit hati dan tidak puas. Cobalah untuk menyelami dan mengekspresikan perasaan lebih dalam.

Saat Anda membaca artikel atau buku, mungkin Anda menemukan kata-kata yang dianggap sulit. Tidak jarang, hal tersebut menghambat Anda dalam memahami suatu bacaan. Hal yang harus Anda lakukan adalah mendaftar kata-kata sulit dalam bacaan. Misalnya, dalam artikel “Menghadapai Rasa Marah” terdapat kata-kata sulit berikut: 1. emosi 2. ekspresi 3. agresif 4. normal 5. situasi Setelah Anda mendaftar kata-kata sulit tersebut, carilah artinya dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. 1. Emosi: a. luapan yang berkembang dan surut dalam waktu singkat b. keadaan dan reaksi psikologis dan fisiologis (gembira, sedih, haru, cinta); keberanian yang bersifat subjektif c. marah 2. Ekspresi: a. pengungkapan atau proses menyatakan (yaitu memperlihatkan atau menyatakan maksud, gagasan, perasaan, dan sebagainya) b. pandangan air muka yang memperlihatkan perasaan seseorang 3. Agresif: a. bersifat atau bernafsu menyerang b. cenderung (ingin) menyerang sesuatu yang dipandang sebagai hal atau situasi yang mengecewakan, menghalangi, atau menghambat 4. Normal: a. menurut aturan atau menurut pola yang umum; sesuai dan tidak menyimpang dari suatu norma atau kaidah b. bebas dari gangguan jiwa 5. Situasi: a. kedudukan (letak sesuatu, tempat, dan sebagainya) b. keadaan

Menurunkan Berat Badan dengan Efektif

Cara Untuk Mendiskusikan – Naiknya bobot badan sering kali bukan fakta yang menggembirakan. Apalagi bagi mereka yang selalu mengutamakan penampilan menarik. Cindy Crawford, misalnya. Wanita model kaliber dunia terkenal ini menyatakan untuk mempertahankan bobot badan ideal, agar tetap tampak semampai, ia rajin melakukan olahraga loncat tali. Memang, ada banyak cara menurunkan bobot badan. Ada diet macan yang lebih mementingkan konsumsi daging, diet buah-buahan, membatasi makan nasi dan makanan berkarbohidrat tinggi lain seperti makanan dari terigu, jagung, singkong, atau ubi, serta mengurangi konsumsi gula. Banyak juga iklan di media massa yang menjanjikan penurunan bobot badan sampai beberapa kilogram hanya dalam beberapa minggu. Selain itu, ada ada juga yang menawarkan metode tusuk jarum, sedot lemak, minum jamu, minum teh hijau, dan sebagainya. Begitu beragamnya kiat yang bisa dilakukan, justru sering membuat orang bingung mana cara yang paling efektif. Menurut dr. Sadoso Sumosardjuno, D.S.O.R, pakar kesehatan olahraga, menurunkan bobot badan secara sehat, yang terbaik dengan mengatur makan disertai olahraga. Hal lainnya disarankan agar olahraga itu berupa kombinasi latihan beban dan aerobik. Turunnya berat badan pascadiet tentu saja harus diikuti dengan kondisi tubuh yang sehat sekaligus bugar. Oleh karena itu, diet yang sehat untuk melangsingkan tubuh, menurut Sadoso, tidak boleh terlalu ketat. Untuk wanita jangan di bawah 1.200 kalori dan pria tidak di bawah 1.500 kalori. Dr. Leane, M.Sc., ahli gizi dari Universitas Kristen Indonesia, Jakarta, menawarkan cara mudah dan praktis untuk itu. Hal tersebut antara lain dengan menghilangkan kebiasaan ngemil, terutama  camilan bertepung dan bergula tinggi. Selain itu, lakukan membiasakan diri makan setiap tiga jam sekali, tetapi dijaga keseimbangan input dan outputnya (porsi makanan yang dikonsumsi seimbang dengan porsi kegiatan yang dilakukan). Cara lain yaitu membatasi makanan berkarbohidrat tinggi seperti nasi, kentang, singkong, ubi, serta makanan dari terigu. Namun, tidak berarti dihentikan sama sekali karena tubuh memerlukan energi dari karbohidrat untuk metabolisme alias pemecahan zat-zat makanan.

Upaya mengurangi makan makanan sumber protein, seperti ikan, tahu, tempe, atau dagingdagingan pun tidak perlu terlalu ketat. Dengan membatasi asupan karbohidrat, protein dan lemak tidak mudah dipecah karena energi pemecahnya kurang sehingga tidak banyak yang tertumpuk dalam tubuh. Buah-buahan yang tidak mengandung banyak karbohidrat tetapi banyak air–semacam pepaya, belimbing, semangka, jambu, dan apel–sangat dianjurkan. Namun, kurangi konsumsi buah manis seperti pisang, melon, sawo, anggur, dan mangga karena banyak mengandung fruktosa yang akan menjadi glukosa dalam darah. “Penurunan bobot badan jangan terlalu cepat,” ujar kedua dokter tersebut. Kalau sampai bobot turun 5 kg dalam tiga hari, misalnya, penurunan bobot tampak cepat berhasil, tetapi bobot akan cepat naik lagi. Naiknya malah lebih cepat dan turunnya semakin lambat. Ini yang dinamakan “sindrom yoyo”, kurus dan gemuk saling bergantian sehingga tekanan darah pun akan cepat naik, yang tentu berdampak negatif buat jantung. Untuk orang dewasa bobot badan dibedakan atas bobot badan normal (BBN) dan bobot badan ideal (BBI). BBN pria dan wanita setelah 35 tahun adalah tinggi badan (sentimeter) dikurangi 100. Adapun BBI diperoleh dengan mengurangi BBN sebesar 10%-nya.

Awas Obat Sembarangan! Penurunan bobot badan dengan olahraga dan diet itu syaratnya disiplin yang tinggi. Tidak heran jika banyak orang lebih suka potong kompas. Misalnya, dengan teknik sedot lemak. Cara ini, menurut Sadoso, bisa membantu melangsingkan tubuh, tetapi kalau pola makan tidak diubah, tubuh gampang menjadi gemuk lagi. Selain itu, penyedotan yang berulang kali akan meninggalkan bekas penusukan jarum. Menurut Sadoso, cara ini juga mustahil bisa mengecilkan bagian-bagian tertentu, misalnya betis yang besar. Hal ini disebabkan pada kegemukan alamiah bobot serta ukuran tubuh biasanya terbagi rata. Apalagi kalau memang tulangnya besar. Hal lainnya juga karena rayuan iklan obat atau ramuan pelangsing. Obat atau ramuan itu umumnya bersifat diuretik yang membuat peminumnya sering buang air kecil. Jadi, turunnya berat badan lebih disebabkan oleh berkurangnya cairan dalam tubuh lewat urine sehingga ukuran sel-sel tubuh mengecil. Jika ini berlanjut, tubuh akan kekurangan air (dehidrasi) atau fungsi ginjal terganggu. Oleh karena itu, menurut para pakar kesehatan, kita harus berhati-hati dengan obat semacam itu. Leane menambahkan, obat diuretik tidak digunakan untuk anak-anak dan remaja. Lain halnya dengan obat pelangsing laksans. Obat yang bisa menyebabkan dehidrasi ini membuat makanan yang masuk tidak sempat diserap tubuh tetapi langsung dibuang. Obat antigemuk kombinasi antara fenfluramine dan phentermine pernah beredar, tetapi kemudian dilarang karena beberapa wanita gemuk yang menggunakannya terkena gangguan serius pada klep jantungnya. Sumber: Intisari, Desember 2006

 

Fungsi dan Peranan Bakteri Untuk Kehidupan

Fungsi dan Peranan Bakteri Untuk Kehidupan

Fungsi dan Peranan Bakteri Untuk Kehidupan

Fungsi dan Peranan Bakteri
Fungsi dan Peranan Bakteri

Fungsi dan Peranan Bakteri

Peran Bakteri

Fungsi dan Peranan Bakteri – Bakteri juga dapat menyerang hewan ataupun tumbuhan. Contoh bakteri yang menyebabkan penyakit pada hewan adalah Salmonella. Bakteri ini dapat menyebabkan keracunan pada babi atau unggas karena dapat menghasilkan racun. Bakteri yang menyerang tumbuhan, di antaranya Agrobacterium tumifaciens menyebabkan penyakit crown gall pada tanaman buah-buahan. Secara tidak langsung bakteri juga dapat merugikan manusia karena dapat merusak bahan pokok kebutuhan manusia. Makanan sebagai bahan pokok kebutuhan manusia, merupakan media yang baik bagi pertumbuhan bakteri. Oleh karena itu, untuk mempertahankan agar makanan tidak rusak oleh bakteri perlu dilakukan proses yang disebut sterilisasi.

Fungsi dan Peranan Bakteri – Sterilisasi adalah suatu usaha membebaskan alat-alat atau bahan-bahan dari segala macam bentuk kehidupan atau kontaminasi terutama oleh mikroba. Sterilisasi dapat dilakukan dengan berbagai macam cara. Secara fisik, misalnya dengan pemanasan, sinar ultraviolet, dan sinar X; secara mekanis, misalnya dengan cara penyaringan; secara kimia dengan menggunakan desinfektan. Sterilisasi yang paling banyak digunakan biasanya adalah dengan cara pemanasan. Sterilisasi dengan pemanasan biasanya menggunakan tekanan atm dan suhu 121rC, selama 15 menit. Dengan proses ini, bakteri bersama sporanya akan mati sehingga makanan menjadi lebih tahan lama. Cara lain untuk mengawetkan makanan adalah dengan proses pasteurisasi, yaitu pemanasan pada suhu 62rC selama 30 menit atau 71rC selama 15 menit. Pasteurisasi biasanya dilakukan untuk mensterilkan susu yang tidak tahan pada pemanasan yang terlalu tinggi.

Fungsi dan Peranan Bakteri – Proses lain yang sering dilakukan untuk mengawetkan makanan adalah dengan merendam makanan tersebut dalam larutan garam atau larutan gula. Dengan cara ini bakteri juga akan mati. Coba diskusikan dengan teman dan gurumu, mengapa dengan perendaman pada larutan garam dan larutan gula bakteri dapat mati? Proses apakah yang terjadi pada bakteri sehingga menyebabkan kematian selnya?

I N F O B I O L O G I

Penyakit yang Menyerang Paru-Paru

Fungsi dan Peranan Bakteri – Tuberkolosis (TBC) adalah penyakit infeksi kronis yang biasanya menyerang paru-paru, tetapi dapat juga menyerang hampir seluruh bagian tubuh kita. Penyebabnya adalah bakteri Mycobacterium tuberclosis. Usia penyakit ini sudah ribuan tahun, tetapi hingga kini belum berhasil dilenyapkan dari muka bumi. Dahulu penyebaran TBC sangat luas dan fatal akibatnya. Semua penderita pasti meninggal dunia, termasuk ilmuwan Yunani Hippocrates menjadi korban dari penyakit ini. Beruntung Robert Koch berhasil menemukan bakteri ini pada 1882. Lebih bersyukur lagi, tahun 1921 vaksin TBC yang kita kenal dengan nama BCG (Bacille Calmette Guerin), ditemukan oleh ilmuwan Prancis, Alber Calmette dan Camille Guerin.

Fungsi dan Peranan Bakteri –  Setelah ditemukan antibiotik untuk TBC tahun 1940–1950 an, kasus TBC menurun drastis. Namun, pada tahun 1985 penurunan itu terhenti, TBC kembali menyebar. Terhadap penyakit akibat bakteri ini kita harus waspada. Soalnya banyak orang terinfeksi TBC, tetapi tidak menunjukkan gejala. Setiap tahun delapan juta penduduk dunia terjangkit penyakit TBC bergejala, dan tiga juta orang meninggal dunia. Diperkirakan sampai tahun 2020 sekitar satu miliar orang akan terinfeksi, lebih dari 150 juta orang akan sakit dan 36 juta akan meninggal. (Sumber: Intisari, Agustus 2003)

2) Peran Menguntungkan

Fungsi dan Peranan Bakteri – Seperti telah dikemukakan, peran menguntungkan bakteri lebih banyak daripada peran merugikan. Sembilan puluh sembilan persen (99%) bakteri justru dapat memberikan manfaat bagi organisme lain khususnya manusia. Salah satu manfaat bakteri adalah dalam proses penguraian makhluk hidup yang telah mati. Melalui proses ini, bakteri bersama dengan jamur memecah materi organik menjadi materi anorganik. Sebagai contoh, protein yang tadinya bersifat organik dapat diubah menjadi senyawa nitrat (NO3 ) yang bersifat anorganik. Contoh bakteri yang dapat melakukan penguraian protein menjadi nitrat adalah Nitrosomonas dan Nitrobacter. Nitrat oleh tumbuhan kemudian dipakai sebagai bahan baku pembentuk protein. Protein dipakai untuk menyusun tubuh tumbuhan dan hewan. Tubuh tumbuhan dan hewan yang telah mati, kemudian diuraikan lagi oleh bakteri menjadi senyawa nitrat. Dengan demikian, terjadi suatu siklus materi. Kegunaan lain dari bakteri adalah dapat menambat senyawa nitrogen dari udara. Peran ini penting karena kebutuhan nitrogen tidak cukup hanya dipenuhi dari tanah sebagai hasil proses penguraian di atas. Bakteri dapat memfiksasi atau menambat nitrogen dari udara dengan cara bersimbiosis dengan akar tumbuhan kacang-kacangan atau dengan membentuk bintil akar. Dalam simbiosis ini bakteri menyediakan nitrat yang dibutuhkan tumbuhan, sedangkan tumbuhan menyediakan bahan makanan untuk menunjang hidup bakteri. Contoh bakteri semacam ini adalah Rhizobium.

Mengamati Bakteri pada Bintil Akar

Untuk mengenal apa yang disebut bintil akar, coba cari tanaman yang termasuk kacang-kacangan, misalnya kacang tanah. Perhatikan bintil akarnya. Dengan bantuan gurumu, coba sayat bintil akar tersebut dan warnai sayatan tadi dengan metilen biru (seperti yang sudah kamu lakukan pada kegiatan sebelumnya). Amati sayatan tersebut di bawah mikroskop. Apakah kamu dapat menemukan sel bakterinya? Setelah kamu temukan, gambarkan bagaimana bentuk sel dan koloni bakteri yang teramati.

Beberapa bakteri telah lama digunakan dalam industri karena bakteri dapat melakukan proses fermentasi. Dalam industri pengolahan makanan, bakteri berperan dalam melakukan proses fermentasi suatu bahan menjadi bahan lain yang lebih enak rasanya. Sebagai contoh, susu dapat diubah menjadi keju, mentega atau yoghurt oleh bakteri Lactobacillus dan Streptococcus lacti. Bakteri juga dapat digunakan dalam produksi antibiotik Bakteri juga dimanfaatkan dalam industri lain, seperti pembuatan asam cuka dari fermentasi alkohol yang dilakukan oleh bakteri Acetobacter. Selain itu, bakteri juga digunakan dalam produksi berbagai macam enzim, misalnya enzim glukosa isomerase diproduksi oleh bakteri Bacillus subtilis.

Enzim yang terdapat dalam beberapa bakteri juga dapat dimanfaatkan untuk menguraikan selulosa menjadi CO2 dan CH4 . CH4 atau gas metan sering disebut biogas. Biogas kini telah banyak digunakan sebagai bahan bakar alternatif.

Pemanfaatan Bakteri (Membuat Nata de coco) Bakteri dapat kita manfaatkan untuk menghasilkan makanan/ minuman yang lebih enak rasanya dan dapat dijadikan sumber pendapatan. Nata adalah sejenis makanan penyegar atau pencuci mulut yang biasanya dibuat dari air kelapa yang difermentasi menggunakan bakteri pembentuk selulosa yang dikenal sebagai Acetobacter xylinum dan Acetobacter pasteurianus. Dengan resep di bawah ini cobalah buat Nata de coco. Cara pembuatan: Bahan: air kelapa 1 liter gula pasir 4 gr urea 0,2 gr ZA 3 gr Tahap kerja: air kelapa disaring dan dimalamkan di tambah gula pasir, urea, ZA panaskan sampai mendidih (10 -– 15 menit)

tuangkan ke loyang yang steril dinginkan tambah starter (bibit) inkubasi selama 7 hari panen rendam dalam air selama 3 hari dipotong-potong dadu tambahkan sirup + gula rebus selama 30 menit tiriskan siap dimakan

Bakteri, terutama Escherichia coli dalam rekayasa genetik sering digunakan sebagai tempat terjadinya penggabungan gen untuk menghasilkan sifat-sifat atau produk baru yang diinginkan, misalnya dalam memproduksi hormon insulin, gen insulin yang terdapat pada manusia dipotong, kemudian disambungkan ke gen bakteri. Selanjutnya bakteri inilah yang akan menghasilkan insulin dalam jumlah banyak karena dalam DNA-nya telah terdapat gen insulin. Selain itu, bakteri E. coli juga digunakan dalam bioteknologi produksi interferon, yaitu suatu antivirus yang dihasilkan oleh sel-sel manusia, tetapi melalui rekayasa genetika dapat diproduksi oleh bakteri tersebut. Informasi tentang teknologi yang menggunakan bakteri ini, akan kamu peroleh di kelas XII pada bab bioteknologi.

Info Biologi

Bakteri yang Berjasa

Mengurangi Impor Gula Glukosa isomerase adalah enzim yang dapat mengubah glukosa menjadi gula yang jauh lebih manis, yaitu fruktosa. Fruktosa saat ini banyak digunakan dalam berbagai industri makanan dan minuman sebagai bahan pemanis menggantikan gula karena menghasilkan rasa manis yang sama dengan pemakaian jauh lebih sedikit. Fruktosa dapat dihasilkan dari bahan baku murah yang mengandung banyak glukosa seperti sirup jagung dengan menggunakan enzim tersebut. High fructosa ?p ?p ??p ppp ??p ?p p p I corn syrup (HFCS) atau sirup jagung yang banyak mengandung fruktosa tinggi dapat dihasilkan berkat jasa suatu bakteri, yaitu Bacillus coagulan penghasil enzim glukosa isomerase. Berkat jasa bakteri ini, di USA impor gula menurun tajam. Manfaat yang lebih luas adalah menurunnya permintaan akan gula juga perubahan penggunaan lahan yang tadinya ditanami tebu menjadi ditanami jagung dan beras yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok masyarakat dunia. (Sumber: Biotecnology in School, 1990)

Tugas

Untuk menambah wawasanmu tentang peran menguntungkan dan merugikan dari bakteri, carilah artikel-artikel yang berkaitan dengan hal tersebut baik dari koran, buku, majalah atau internet. Setelah terkumpul, buatlah suatu kliping yang bisa kamu kumpulkan pada guru. Selanjutnya pada kesempatan tertentu kumpulan kliping tersebut dapat dipresentasikan.